Ad Placeholder Image

Berapa lama nail art hilang dan bertahan di kuku?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 10 September 2026

Berapa lama nail art hilang? Cek durasi ketahanan kuku cantik agar tetap awet dan terlihat estetik.

Berapa lama nail art hilang dan bertahan di kuku?Berapa lama nail art hilang dan bertahan di kuku?

DAFTAR ISI


Nail art dapat membuat kuku terlihat lebih menarik, tetapi hasilnya tidak permanen. Lama nail art bertahan dan hilang bergantung pada jenis bahan yang digunakan, kualitas pengerjaan, serta kebiasaan sehari-hari.

Pada kuteks biasa, warna umumnya mulai memudar atau terkelupas dalam sekitar 3–7 hari. Sementara itu, gel polish dapat bertahan kurang lebih 2–3 minggu, sedangkan kuku akrilik atau ekstensi kuku bisa bertahan sekitar 2–4 minggu sebelum perlu dirapikan atau dilepas.

Nail art juga dapat tampak “hilang” karena kuku asli tumbuh. Kuku tangan tumbuh rata-rata sekitar 3 milimeter per bulan, sehingga celah di dekat kutikula akan semakin terlihat meskipun lapisan nail art belum sepenuhnya terkelupas.

Perawatan yang tepat membantu mempertahankan tampilan nail art dan mengurangi risiko kuku rapuh. Karena topik ini berkaitan dengan perawatan kecantikan, bukan pengobatan penyakit tertentu, rekomendasi obat tidak diperlukan. Namun, keluhan pada kuku atau kulit di sekitarnya perlu diperhatikan.

Berapa Lama Nail Art Hilang dan Cara Merawatnya?

Secara umum, nail art akan hilang ketika lapisannya terkelupas, terkikis, atau dilepas menggunakan metode khusus. Jangan mengelupas gel polish atau akrilik secara paksa karena tindakan ini dapat ikut mengangkat lapisan kuku dan membuatnya tipis.

  • Gunakan sarung tangan saat mencuci piring atau bersentuhan lama dengan air dan bahan pembersih.
  • Oleskan pelembap atau minyak kutikula secara rutin agar kulit di sekitar kuku tidak kering.
  • Hindari memakai kuku sebagai alat untuk membuka tutup, mengorek, atau mencungkil benda.
  • Lakukan pelepasan gel atau akrilik di salon yang higienis dan menggunakan peralatan yang sesuai.
  • Beri jeda jika kuku terasa sangat tipis, mudah patah, berubah warna, atau terasa nyeri.

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasikan keluhan kepada dokter Halodoc jika kuku mengalami nyeri, bengkak, kemerahan, keluar cairan, berbau, atau berubah warna setelah nail art. Pemeriksaan juga diperlukan bila kuku terlepas, muncul ruam dan gatal berat, atau keluhan tidak membaik setelah nail art dilepas.

Dokter dapat membantu menilai apakah keluhan disebabkan iritasi, alergi terhadap bahan nail art, atau infeksi yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Hindari menutup kuku yang sedang bermasalah dengan nail art baru.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu kamu memperoleh arahan awal saat kuku atau kulit di sekitarnya mengalami keluhan setelah nail art. Kamu dapat konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Referensi
American Academy of Dermatology Association. Diakses pada 2026. Nail Care Tips.
National Library of Medicine—PubMed. Diakses pada 2026. Nail Cosmetics and Adverse Effects.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Hand Hygiene and Skin Care.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Perawatan Kebersihan Diri.
WebMD. Diakses pada 2026. Nail Problems and Treatments.

FAQ

Apakah nail art bisa hilang dalam sehari?

Bisa, terutama jika menggunakan kuteks biasa dan kuku sering terkena air, deterjen, atau gesekan. Nail art yang dikerjakan kurang baik juga dapat lebih cepat terkelupas.

Berapa lama gel polish bertahan?

Gel polish biasanya bertahan sekitar 2–3 minggu. Setelah itu, pertumbuhan kuku dan kerusakan lapisan membuatnya perlu dirapikan atau dilepas.

Apakah nail art membuat kuku rusak?

Nail art tidak selalu merusak kuku jika dilakukan dan dilepas dengan benar. Pengikisan berlebihan, pelepasan paksa, serta penggunaan bahan yang memicu alergi dapat menyebabkan kuku rapuh atau kulit iritasi.

Bagaimana cara menghilangkan nail art dengan aman?

Kuteks biasa dapat dihapus menggunakan pembersih kuteks, sedangkan gel dan akrilik sebaiknya dilepas oleh tenaga yang terlatih. Jangan mencabut atau mengelupas lapisan secara paksa karena dapat merusak permukaan kuku.