Berat Badan Ideal: Begini Cara Hitungnya
Ada beberapa cara menghitung berat badan ideal, salah satunya dengan Indeks Massa Tubuh (BMI).

DAFTAR ISI
- Cara Hitung Berat Badan Ideal
- Interpretasi BMI: Memahami Angka Berat Badan Normal
- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Ideal
- Berat Badan Normal: Lebih dari Sekadar Angka
- Faktor-faktor yang Memengaruhi BMI
- Tips Meraih Berat Badan Ideal
- Kapan Harus ke Dokter?
- Temukan Cara Menurunkan Berat Badan Tepat dengan Program Klinis dan Menyeluruh dari Halofit
- Hubungi Dokter ini untuk Tips Meraih Berat Badan Ideal
Berat badan ideal bukan hanya tentang penampilan, tetapi juga indikator penting kesehatan.
Memiliki berat badan yang sehat dapat mengurangi risiko berbagai penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.
Simak pembahasan mengenai cara menghitung berat badan ideal, faktor-faktor yang memengaruhinya, dan tips untuk menjaganya.
Cara Hitung Berat Badan Ideal
Ada beberapa cara menghitung berat badan ideal, salah satunya menggunakan Indeks Massa Tubuh (BMI).
BMI adalah ukuran yang menghubungkan berat badan dengan tinggi badan.
Rumus BMI
Rumus BMI adalah:
BMI = Berat Badan (kg) / (Tinggi Badan (m))²
Contoh: Seseorang dengan berat badan 70 kg dan tinggi badan 1,75 m, maka BMI-nya adalah:
BMI = 70 / (1.75)² = 22.86
Interpretasi BMI: Memahami Angka Berat Badan Normal
Menurut standar WHO untuk populasi global, rentang BMI normal adalah 18.5–24.9.
Namun, untuk populasi Asia, termasuk Indonesia, batasnya sedikit berbeda:
- Kurang berat badan: <18.5
- Normal: 18.5–22.9
- Kelebihan berat badan: 23–24.9
- Obesitas: di atas 25
Menurut Kementerian Kesehatan RI, menjaga berat badan dalam rentang normal penting untuk kesehatan jangka panjang.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Ideal
Berat badan ideal dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain:
- Usia: Kebutuhan kalori dan massa otot berubah seiring bertambahnya usia.
- Jenis Kelamin: Pria cenderung memiliki massa otot lebih banyak daripada wanita.
- Genetik: Dapat memengaruhi metabolisme dan distribusi lemak tubuh.
- Aktivitas Fisik: Semakin aktif, semakin banyak kalori terbakar.
- Pola Makan: Asupan kalori dan nutrisi menentukan kondisi berat badan.
Berat Badan Normal: Lebih dari Sekadar Angka
Mempertahankan berat badan normal adalah kunci kesehatan optimal.
Lebih dari sekadar angka di timbangan, berat badan sehat mencerminkan keseimbangan kalori masuk dan keluar, serta komposisi tubuh yang ideal.
Beberapa aspek penting:
- Komposisi Tubuh: Persentase lemak dan massa otot berbeda pada tiap orang meski BMI sama.
- Distribusi Lemak: Lemak visceral atau visceral fat (di sekitar organ) lebih berbahaya daripada lemak subkutan.
- Kesehatan Metabolik: Berat badan normal biasanya terkait kadar gula dan kolesterol yang sehat.
Orang dengan berat badan normal memiliki risiko penyakit kronis yang lebih rendah daripada orang dengan kekurangan atau kelebihan berat badan.
Faktor-faktor yang Memengaruhi BMI
Meskipun BMI adalah alat yang berguna, penting untuk diingat bahwa ada faktor-faktor lain yang memengaruhi interpretasi hasil BMI, seperti:
- Usia: BMI cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.
- Jenis kelamin: Pria cenderung memiliki massa otot lebih banyak daripada wanita, sehingga BMI mereka mungkin lebih tinggi.
- Etnis: Beberapa kelompok etnis mungkin memiliki komposisi tubuh yang berbeda, yang dapat memengaruhi interpretasi BMI.
- Massa otot: Individu dengan massa otot tinggi, seperti atlet, mungkin memiliki BMI yang tinggi meskipun mereka tidak kelebihan berat badan.
Oleh karena itu, interpretasi BMI harus dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan faktor-faktor individu.
Tips Meraih Berat Badan Ideal
Meraih berat badan ideal membutuhkan kombinasi dari pola makan sehat, olahraga teratur, dan gaya hidup yang baik.
Berikut ini tips mencapai berat badan ideal:
- Konsumsi makanan bergizi seimbang: Perbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak.
- Batasi asupan makanan olahan, gula, dan lemak jenuh: Makanan-makanan ini cenderung tinggi kalori dan rendah nutrisi.
- Olahraga secara teratur: Lakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu.
- Tidur yang cukup: Kurang tidur dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan.
- Kelola stres: Stres dapat menyebabkan makan berlebihan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika sulit mencapai atau mempertahankan berat badan ideal, atau memiliki kondisi medis tertentu yang memengaruhinya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi di Halodoc.
Dokter membantu menentukan target realistis serta membuat rencana sesuai kebutuhan.
Untuk panduan personal, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi melalui aplikasi Halodoc. Mudah, cepat, tanpa harus pergi keluar rumah!
Temukan Cara Menurunkan Berat Badan Tepat dengan Program Klinis dan Menyeluruh dari Halofit
Sedang mencari cara menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap aman dan diawasi dokter?
Kini kamu bisa mencapainya lewat Halofit, layanan Klinik Obesitas Digital dari Halodoc yang menawarkan pendekatan klinis, nutrisi, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Halofit dirancang khusus untuk membantu kamu menemukan cara menurunkan berat badan yang benar-benar efektif, bukan sekadar diet sementara.
Dengan dukungan dokter dan ahli gizi profesional, setiap program Halofit disesuaikan dengan kondisi tubuh, pola makan, dan target penurunan berat badanmu.
Berikut dua pilihan program yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan:
1. Halofit Advanced – Rp750.000/bulan

Cocok bagi kamu yang ingin memulai perjalanan sehat dengan pendampingan dokter dan ahli gizi selama 30 hari.
Program Halofit Advanced mencakup meal plan personal, serta obat pendamping penurun berat badan yang diresepkan langsung oleh dokter untuk mendukung hasil yang aman dan maksimal.
2. Halofit Transform – Mulai dari Rp3.300.000/bulan

Program Halofit Transform adalah program premium bagi kamu yang membutuhkan cara menurunkan berat badan dengan cepat dan terukur melalui terapi injeksi GLP-1.
Terapi ini telah terbukti secara klinis membantu mengontrol nafsu makan dan mempercepat penurunan berat badan.
Dengan pengawasan dokter, kamu akan mendapatkan dukungan medis lengkap beserta obat diet paling ampuh sesuai kebutuhan tubuhmu.
Semua layanan ini tersedia langsung di aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi, pemesanan paket, hingga pemantauan progres, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu datang ke klinik.
Tunggu apa lagi? Kamu bisa klik di sini untuk mulai coba program Halofit!
Hubungi Dokter ini untuk Tips Meraih Berat Badan Ideal
Jika kamu ingin berkonsultasi lebih lanjut terkait cara meraih berat badan ideal, kamu bisa menghubungi dokter spesialis gizi via Halodoc.
Dokter spesialis gizi di Halodoc sudah berpengalaman membantu menyusun pola makan dan nutrisi yang seimbang, aman, dan sesuai kebutuhan individu.
Berikut beberapa dokter yang bisa kamu hubungi melalui Halodoc:
- dr. Diani Adrina, Sp.GK: Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Trisakti (2001) dan Universitas Indonesia (2007). Dengan pengalaman 23 tahun, saat ini praktik di Jakarta Selatan, anggota IDI dan PDGKI, serta tersedia di Halodoc untuk konsultasi gizi, diet, dan terapi nutrisi.
- dr. Karina Marcella Widjaja, Sp.GK: Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Kristen Krida Wacana (2017) dan Universitas Indonesia (2023). Dengan pengalaman 6 tahun, saat ini praktik di Tangerang, anggota IDI dan PDGKI, serta tersedia di Halodoc untuk konsultasi diet sesuai kondisi kesehatan.
Itulah dokter yang siap memberikan kamu tips memperoleh berat badan ideal dengan cara yang aman dan sesuai kebutuhanmu.
Dengan Halodoc, kamu bisa berkonsultasi secara mudah, aman, dan nyaman tanpa perlu keluar rumah.


