• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berkeringat Tanpa Sebab, Begini Cara Mengatasi Hiperhidrosis

Berkeringat Tanpa Sebab, Begini Cara Mengatasi Hiperhidrosis

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Hiperhidrosis atau keringat berlebih terjadi ketika produksi keringat berlebihan dan hal ini tidak berkaitan dengan aktivitas fisik atau suhu udara. Seseorang yang mengalami hiperhidrosis dapat memiliki keringat berlebih di ketiak atau telapak tangan dan telapak kaki. Masalah keringat di ketiak biasanya dimulai pada akhir masa remaja, sedangkan berkeringat di telapak tangan terjadi lebih awal, sekitar usia 13 tahun. Jika kondisi ini tidak ditangani, maka kelainan ini dapat berlanjut seumur hidup. 

Siapa pun mungkin merasa berkeringat adalah kondisi yang memalukan, apalagi jika basahnya tembus ke pakaian. Selain itu berkeringat berlebih juga dapat menimbulkan konsekuensi tertentu, misalnya kamu jadi sulit menggenggam setir mobil atau berjabat tangan. Lantas, bagaimana cara untuk mengatasinya?

Baca juga: Keringat Berlebih Meski Udara Dingin, Mungkin Hiperhidrosis?

Cara Mengatasi Hiperhidrosis

Mengingat hiperhidrosis adalah masalah yang membuat kamu tidak percaya diri, ada beberapa cara efektif untuk mengatasinya. Cobalah teknik yang pasalnya ampuh untuk mengatasi keringat berlebih berikut ini:

  • Antiperspirant

Cara mudah untuk mengatasi keringat berlebih yaitu antiperspirant. Kebanyakan antiperspirant mengandung garam aluminium. Saat kamu mengoleskannya ke kulit, antiperspirant akan menyumbat untuk menghalangi keringat. 

Perlu diketahui, banyak antiperspirant yang terkandung dalam deodoran. Hal ini membantu kamu mengatasi keringat berlebih dan membantu mengontrol bau dari keringat.

Namun, antiperspirant tidak hanya baik untuk ketiak Kamu juga dapat mengaplikasikannya ke area tubuh lain yang sering keringat berlebih, seperti tangan dan kaki. Kamu mungkin juga bisa mengaplikasikannya ke kulit kepala agar rambut tidak mudah berminyak. 

Baca juga: Ketahui 2 Penyebab Seseorang Mengalami Hiperhidrosis

  • Perawatan Medis

Jika antiperspirant tidak dapat menghentikan keringat berlebih di kaki dan tangan kamu, cobalah bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai rekomendasi perawatan yang tepat. Kemungkinan dokter akan merekomendasikan salah satu perawatan medis berikut:

  1. Lontophoresis: Perawatan ini dilakukan dengan merendam kaki dan tangan selama 20 hingga 30 menit di dalam air dangkal yang dialirkan arus listrik rendah. Menurut ahli, cara perawatan ini dapat menghalangi keringat untuk sampai ke permukaan kulit. Kamu harus mengulangi perawatan ini setidaknya beberapa kali seminggu, sampai keringat berlebih teratasi. 
  2. Krim Resep Dokter: Krim resep biasanya mengandung glycopyrrolate yang membantu hiperhidrosis yang memengaruhi wajah dan kepala. 
  3. Obat pemblokir saraf: Beberapa obat oral memblokir bahan kimia yang memungkinkan saraf tertentu untuk berkomunikasi satu sama lain. Hal ini dapat mengurangi keringat pada beberapa orang. Namun, efek sampingnya yaitu mulut kering, penglihatan kabur, dan masalah kandung kemih. 
  4. Antidepresan: Beberapa obat yang digunakan untuk depresi juga dapat mengurangi keringat. Obat ini juga membantu mengurangi kecemasan yang memperburuk hiperhidrosis. 
  5. Suntikan Toksin Botulinum. Pengobatan ini untuk sementara waktu dapat memblokir saraf yang menyebabkan keringat. Kulit kamu akan dibekukan atau dibius terlebih dulu. Setiap tubuh yang mengalami hiperhidrosis akan membutuhkan beberapa suntikan. Efeknya dapat bertahan enam hingga 12 bulan, kemudian perawatan perlu diulang. 

Baca juga: Alasan Pemeriksaan Darah Penting Bagi Pengidap Hiperhidrosis

Hiperhidrosis dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa malu. Kamu mungkin kesulitan bekerja atau menikmati aktivitas sehari-hari karena tangan, kaki, atau ketiak yang basah hingga menembus pakaian. Kamu mungkin khawatir akan gejala yang muncul dan menjadi malu atau tidak percaya diri. 

Itulah pentingnya untuk bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc agar kamu mendapatkan sara penanganan yang tepat. Kamu mungkin juga bisa berdiskusi dengan orang yang sesama mengidap hiperhidrosis untuk bertukar pengalaman. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Hyperhidrosis
WebMD. Diakses pada 2020. Excessive Sweating: Treatment Tips