• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisakah Pneumonia Bakterial Disembuhkan Total?

Bisakah Pneumonia Bakterial Disembuhkan Total?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Pneumonia bakterial merupakan infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri tertentu. Bakteri penyebabnya adalah Streptococcus (pneumococcus), tapi bakteri lain juga bisa menyebabkannya. Jika kamu masih berusia muda dan sehat, bakteri ini dapat hidup di tenggorokan tanpa menimbulkan masalah. Namun, jika sistem kekebalan tubuh lemah, bakteri dapat turun ke paru-paru. Ketika itu terjadi, kantung udara di paru-paru terinfeksi dan meradang. Mereka dapat terisi cairan dan itulah yang menyebabkan pneumonia.

Orang yang mempunyai sistem kekebalan tubuh lemah dapat memiliki risiko meningkatkan bakterial pneumonia. Termasuk pada orang yang baru saja melakukan prosedur transplantasi organ. Pengidap HIV positif atau yang mengidap penyakit leukemia, limfoma, atau penyakit ginjal berat juga dapat mengalami peluang lebih besar untuk terinfeksi penyakit ini. 

Baca juga: Pengobatan Bakteri Pneumonia yang Bisa Dilakukan di Rumah

Pneumonia Bakterial Dapat Disembuhkan

Diketahui pneumonia dapat terjadi akibat infeksi bakteri, virus, serat jamur. Namun, ada beberapa faktor lain yang juga dapat meningkatkan risiko pneumonia, salah satunya virus flu atau pilek yang nantinya berkembang menjadi pneumonia. Gangguan ini juga dapat disebabkan oleh serangan jamur ketika kekebalan tubuh rendah atau lemah, dan akibat menghirup objek asing seperti makanan atau minuman. 

Gangguan pneumonia ini sama sekali jangan dianggap sepele dan sebaiknya harus segera mendapat perhatian medis. Umumnya penyakit ini ditandai dengan munculnya tanda dan gejala seperti batuk, demam, hingga kesulitan bernapas. Pneumonia dapat terjadi pada siapapun, dan tercatat sebagai penyebab kematian tertinggi pada anak-anak di seluruh dunia. 

Hampir sekitar sebagian besar kasus pneumonia bakterial dapat diobati di rumah dengan obat-obatan, untuk mencegah komplikasi dari prosedur rumah sakit. Orang yang sehat dapat pulih dalam satu hingga tiga minggu. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dan normal kembali. 

Baca juga: Waspada Komplikasi yang Diakibatkan Pneumonia Aspirasi

Penyembuhan pneumonia dengan konsumsi obat-obat bertujuan untuk mengatasi infeksi yang terjadi. Dokter akan memberikan obat berupa antibiotik harus dikonsumsi pengidap hingga habis jika infeksi pneumonia disebabkan oleh bakteri. Pengobatan dilakukan tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan pneumonia yang dialami. 

Selain itu, dokter juga akan memberikan obat pereda nyeri dan obat batuk. Agar pemulihan terjadi lebih cepat dan konsumsi obat lebih efektif, sebaiknya pengidap melakukan perawatan mandiri di rumah dengan banyak beristirahat, konsumsi banyak cairan atau air putih, dan membatasi aktivitas fisik. 

Beberapa kasus pneumonia bakterial juga memerlukan rawat inap di rumah sakit untuk perawatan. Sebab, anak kecil dan orang tua lebih mungkin untuk mendapatkan perawatan di rumah sakit dengan prosedur antibiotik intravena, perawatan medis, dan terapi pernapasan. 

Orang yang mengidap pneumonia dengan gejala yang tidak kunjung membaik, bahkan setelah konsumsi obat dan antibiotik juga harus segera dibawa ke rumah sakit. Perawatan medis segera juga disarankan untuk pengidap pneumonia yang sudah berusia lanjut, yaitu di atas usia 65 tahun. 

Baca juga: Awas, Ini yang Terjadi Ketika Tubuh Terserang Pneumonia

Di rumah sakit, pengidap akan diberikan antibiotik untuk mengobati jenis bakteri spesifik penyebab pneumonia. Kemungkinan obat akan diberikan secara intravena bersamaan dengan infus untuk mencegah dehidrasi. 

Jika pneumonia bakterial tidak segera diobati, makan dapat berkembang menjadi komplikasi:

  • Kegagalan organ, karena infeksi bakteri.
  • Sulit bernapas.
  • Efusi pleura, penumpukan cairan di paru-paru.
  • Abses paru-paru.

Jika ingin penyakit pneumonia yang kamu alami disembuhkan, sebaiknya segera bicarakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc saat mengalami gejalanya. Pemeriksaan gejala dapat dilakukan dokter melalui aplikasi Halodoc, sehingga kamu tetap bisa beristirahat di rumah. Untuk itu, download aplikasi Halodoc sekarang juga ya!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Bacterial Pneumonia: Symptoms, Treatment, and Prevention.
WebMD. Diakses pada 2020. What Is Bacterial Pneumonia?