Bolehkah ibu menyusui minum ob herbal? Ini faktanya

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Herbal untuk Ibu Menyusui
- Tips Aman Mengatasi Batuk Pilek saat Menyusui
- Studi Terkait
- Kapan Harus Ke Dokter?
- FAQ
Menjaga kesehatan selama masa menyusui adalah hal yang sangat krusial. Ketika kamu terserang batuk, pilek, atau masuk angin, rasa tidak nyaman tentu akan mengganggu aktivitas mengASIhi. Banyak ibu menyusui yang merasa ragu untuk mengonsumsi obat-obatan kimia medis karena khawatir zat aktifnya dapat masuk ke dalam ASI dan memengaruhi bayi.
Akibatnya, obat herbal atau jamu sering kali menjadi pilihan alternatif yang dianggap lebih alami dan aman. Namun, apakah semua obat herbal benar-benar aman untuk ibu menyusui? Jawabannya adalah tidak selalu. Beberapa tanaman herbal mengandung senyawa aktif kuat yang dapat menurunkan produksi ASI atau bahkan memicu reaksi alergi pada bayi.
Oleh karena itu, sebelum mengonsumsi obat apa pun, sangat penting untuk memahami kandungan aktif di dalamnya. Jika ragu, kamu bisa langsung konsultasi ke dokter Halodoc guna mendapatkan saran medis yang aman dan tepercaya selama masa laktasi.
Rekomendasi Obat Herbal untuk Ibu Menyusui
Berikut adalah beberapa produk kesehatan berbahan herbal terstandar yang dinilai relatif aman dan umum digunakan oleh ibu menyusui untuk meredakan gejala batuk, pilek, dan masuk angin:
1. Silex Sirup 100 ml
Silex Sirup merupakan obat batuk herbal terstandar yang diformulasikan dari ekstrak bahan alami seperti thyme, primula, althaea, anise oil, dan eucalyptus oil. Kombinasi bahan herbal ini bekerja efektif untuk membantu mengencerkan dahak yang menyumbat saluran napas, melegakan tenggorokan, dan meredakan batuk berdahak.
Obat ini relatif aman dan sering direkomendasikan dokter untuk ibu hamil dan menyusui karena tidak mengandung alkohol maupun bahan aktif sintetis yang keras.
Dosis umum untuk dewasa adalah 1 sendok makan (15 ml), diminum 3–4 kali sehari setelah makan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Silex Sirup 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Obat Batuk Cap Ibu & Anak Sirup 150 ml
Obat Batuk Cap Ibu & Anak (Nin Jiom Pei Pa Koa) adalah obat herbal tradisional yang sangat populer untuk meredakan batuk berdahak, melegakan tenggorokan gatal, serta memelihara kesehatan paru-paru. Obat ini mengandung bahan alami seperti ekstrak bulbus Fritillariae Cirrhosae, folium Eriobotryae, madu, dan menthol.
Rasa manis madu alami dan sensasi dingin menthol-nya membantu menenangkan tenggorokan yang meradang akibat batuk terus-menerus. Meski demikian, karena mengandung madu, pastikan bayi kamu tidak mengonsumsi obat ini secara langsung (madu hanya boleh dikonsumsi anak di atas 1 tahun).
Dosis umum untuk dewasa adalah 1 sendok makan (15 ml), diminum 3 kali sehari.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Obat Batuk Cap Ibu & Anak Sirup 150 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Memilih Obat Herbal yang Aman saat Menyusui
- Perhatikan Label BPOM: Pastikan produk memiliki nomor registrasi BPOM RI yang sah untuk menjamin mutunya.
- Hindari Kandungan Tertentu: Beberapa herba seperti daun sage, peppermint dosis tinggi, dan rosemary dapat mengurangi produksi ASI.
- Gunakan Sesuai Dosis: Jangan pernah melebihi dosis anjuran yang tertera pada kemasan produk.
3. Tolak Angin Cair Plus Madu 15 ml 5 Sachet
Tolak Angin Cair merupakan produk herbal instan yang mengandung bahan-bahan seperti jahe, madu, adas, daun cengkeh, dan mint. Obat herbal ini berkhasiat memelihara daya tahan tubuh, meredakan gejala masuk angin seperti perut kembung, mual, pegal-pegal, dan pusing.
Kandungan jahe hangat di dalamnya baik untuk meningkatkan stamina ibu menyusui. Namun, disarankan untuk membatasi konsumsinya agar tidak berlebihan guna menghindari risiko rasa hangat berlebih pada pencernaan bayi yang sensitif.
Dosis umum untuk menjaga daya tahan tubuh adalah 1 sachet per hari, atau saat tubuh terasa kurang sehat.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Tolak Angin Cair Plus Madu 15 ml 5 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Aman Mengatasi Batuk Pilek saat Menyusui
Selain mengonsumsi obat herbal yang aman, kamu juga bisa menerapkan langkah-langkah alami berikut untuk mempercepat pemulihan:
- Mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih hangat minimal 2–3 liter sehari.
- Menghirup uap air hangat yang ditetesi sedikit minyak kayu putih untuk membantu melegakan hidung tersumbat.
- Beristirahat yang cukup di sela-sela jadwal menyusui agar sistem imun tubuh bekerja lebih optimal.
Studi Terkait
Sebuah studi klinis yang dirilis dalam Journal of Clinical Lactation (2026) mengungkapkan bahwa herba terstandar seperti ekstrak Thyme dan Primula (komponen utama Silex) tidak terbukti memberikan dampak buruk pada volume ASI maupun kesehatan bayi yang disusui. Meskipun demikian, para peneliti menyarankan agar ibu menyusui menghindari penggunaan obat herbal curah atau racikan tradisional yang belum terstandarisasi untuk mencegah risiko paparan logam berat dan zat kontaminan berbahaya.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari, batuk semakin parah disertai sesak napas, atau jika bayi menunjukkan tanda-tanda sensitivitas seperti rewel dan ruam kulit, segera konsultasi dengan Konselor Laktasi di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
- ✅ Dokter tersedia 24 jam.
- ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Bisa dicover asuransi.
- ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
- ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
- ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Pastikan kamu selalu berkonsultasi dengan ahli medis sebelum mengonsumsi obat apa pun demi kelancaran proses menyusui dan kesehatan si kecil. Sekarang, kamu bisa dengan mudah beli obat online di Halodoc dan pesananmu akan segera diantar langsung ke rumah.
Referensi
National Institutes of Health (PubMed). Diakses pada 2026. Safety of Herbal Medicine Use During Breastfeeding.
BPOM RI. Diakses pada 2026. Pedoman Keamanan Obat Tradisional untuk Ibu Hamil dan Menyusui.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines on Safety Monitoring of Herbal Medicines.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Breastfeeding and Medications: What’s Safe?
FAQ
1. Apakah semua obat batuk herbal aman untuk ibu menyusui?
Tidak semua aman. Ibu menyusui harus memilih produk herbal terstandar yang sudah memiliki izin BPOM dan bebas dari zat aditif berbahaya atau herbal yang bisa menurunkan produksi ASI.
2. Herbal apa saja yang dapat menurunkan produksi ASI?
Beberapa herba seperti peppermint, sage, rosemary, dan parsley dalam konsentrasi tinggi atau dosis terapeutik diketahui berpotensi mengurangi suplai ASI.
3. Amankah mengonsumsi madu saat menyusui?
Sangat aman. Madu yang dikonsumsi oleh ibu menyusui tidak akan menularkan bakteri botulisme ke bayi melalui ASI karena spora bakteri tersebut akan hancur di sistem pencernaan ibu.
4. Bagaimana mendeteksi jika bayi tidak cocok dengan herbal yang diminum ibu?
Perhatikan gejala pada bayi setelah menyusui. Jika bayi tampak rewel, kembung, mengalami diare, atau muncul ruam merah pada kulitnya, segera hentikan konsumsi herbal tersebut.





