Bolehkah Konsumsi Frozen Food Setiap Hari? Ini Faktanya
Frozen food selalu menjadi andalan ketika tidak sempat memasak makanan.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Frozen Food?
- Fakta Mengenai Konsumsi Frozen Food Setiap Hari
- Kelebihan Frozen Food
- Kekurangan Frozen Food
- Tips Sehat Konsumsi Frozen Food
Kamu tentunya sudah tidak asing lagi dengan frozen food. Memang benar, pilihannya yang begitu beragam menjadikan makanan beku satu ini andalan.
Khususnya ketika kamu tidak memiliki banyak waktu untuk memasak. Mulai dari daging, sosis, nugget, bakso, bahkan hingga kentang dan sayuran.
Meski begitu, timbul suatu pertanyaan, terkait apakah frozen food aman untuk dikonsumsi setiap hari atau tidak.
Demi menjawab pertanyaan ini, yuk ketahui faktanya!
Apa Itu Frozen Food?
Frozen food atau makanan beku adalah makanan yang diawetkan dengan cara dibekukan. Proses pembekuan ini bertujuan untuk memperlambat aktivitas enzim dan pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan pembusukan makanan.
Dengan teknologi pembekuan yang tepat, kualitas makanan, termasuk rasa dan kandungan gizinya, dapat dipertahankan selama periode tertentu.
Fakta Mengenai Konsumsi Frozen Food Setiap Hari
Meski tidak memiliki nama baik seperti halnya bahan makanan segar, makanan beku sebenarnya tidak sejahat yang mungkin banyak masyarakat pikirkan selama ini. Sebab, proses pembekuan tidak lantas menjadi penentu apakah makanan itu sehat atau tidak.
Namun, sehat atau tidaknya makanan sebenarnya justru bergantung pada gizi yang terdapat di dalam makanan tersebut. Pasalnya, bahan makanan selalu melalui proses yang serupa, mulai dari dipanen, dipilih, dibersihkan, sampai dikemas dan dipasarkan pada masyarakat.
Ini artinya, tidak terdapat perbedaan kandungan gizi antara daging segar dan beku, begitu pula sayuran segar dan sayuran yang dibekukan. Meski demikian, kalau kamu cemas akan efek samping mengonsumsi frozen food, kamu bisa mengingat satu hal.
Meski kandungan gizi frozen food tidak berbeda dengan makanan segar, bukan berarti kamu dapat memakannya setiap hari. Ini karena sebagian besar makanan beku yang kamu beli di pasaran tentu telah mengalami serangkaian proses pengolahan lain.
Sederhananya, makanan beku ini bukan makanan segar yang kamu bekukan. Alhasil, mengonsumsinya terlalu sering atau berlebihan justru dapat meningkatkan risiko akan kondisi berikut:
1. Tekanan darah tinggi
Frozen food olahan cenderung memiliki kandungan natrium yang tinggi. Misalnya, lasagna yang dibekukan dapat memiliki kandungan natrium mencapai 900 miligram.
Padahal, asupan natrium yang melebihi batas maksimal, yaitu 2.300 miligram setiap hari menjadi penyebab paling utama dari tekanan darah tinggi.
Ada sejumlah tanda tekanan darah tinggi yang perlu kamu waspadai. Simak informasinya dalam artikel: 5 Tanda Darah Tinggi yang Harus Diketahui Semua Orang.
2. Gangguan kesehatan kardiovaskular
Dampak lainnya dari asupan makanan beku berlebihan adalah meningkatkan risiko mengalami gangguan kesehatan jantung. Ini karena peningkatan asupan lemak trans dan lemak jenuh pada tubuh.
Selanjutnya, akumulasi dari kedua lemak jahat ini akan meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular dalam jangka panjang, termasuk penyakit jantung, gagal jantung, dan stroke.
3. Obesitas
Tak hanya tinggi lemak dan natrium, frozen food juga tinggi kalori. Sayangnya, makanan satu ini tidak membuat kamu merasa kenyang layaknya makanan segar.
Dampaknya tentu kamu akan makan berlebihan dan berisiko mengalami kegemukan atau obesitas.
4. Meningkatkan risiko diabetes
Ada beberapa makanan beku yang diawetkan menggunakan pati. Tak hanya membantu mengawetkannya, nyatanya pati juga membantu memberikan lebih banyak rasa dan tekstur pada makanan ini. Meski begitu, sebelum tubuh dapat mencerna pati ini, pati akan terkonversi menjadi gula terlebih dahulu.
Nah, konsumsi frozen foods yang mengandung pati secara berlebihan tentu dapat meningkatkan risiko penyakit gula. Sebab, kadar gula darah dalam tubuh dapat meningkat.
Ketahui lebih mendalam mengenai beberapa fakta penyakit diabetes dalam artikel: 7 Fakta Penyakit Diabetes yang Masih Jarang Diketahui.
5. Meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya
Terlalu banyak mengonsumsi frozen food juga dapat meningkatkan risiko kanker. Alasannya berkaitan dengan pengawet dalam makanan ini. Agar frozen foods aman kamu konsumsi dalam jangka waktu lama, produsen akan menambahkan berbagai bahan pengawet. Bahan pengawet ini tidak memberikan banyak manfaat bagi tubuhmu.
Nah, konsumsi frozen food yang berpengawet setiap harinya secara berlebihan tentu dapat memicu sejumlah masalah kesehatan. Sebab, beberapa pengawet seperti nitrit, dapat berkontribusi pada masalah kesehatan gastrointestinal.
Parahnya lagi, nitrit yang umumnya menjadi pengawet daging, dapat menghasilkan senyawa karsinogenik (pemicu kanker). Hal ini dapat terjadi jika nitrit terpapar panas tinggi, seperti saat memasak daging.
Kelebihan Frozen Food
Berikut beberapa kelebihan frozen food:
- Praktis dan hemat waktu: Frozen food sangat cocok bagi mereka yang memiliki gaya hidup sibuk.
- Memperpanjang umur simpan: Makanan beku dapat disimpan lebih lama dibandingkan makanan segar.
- Mengurangi food waste: kamu dapat mengambil hanya porsi yang dibutuhkan, sehingga mengurangi risiko makanan terbuang.
- Beberapa lebih bernutrisi: Seperti disebutkan sebelumnya, pembekuan bisa menjaga, atau bahkan meningkatkan kandungan nutrisi.
Ketahui juga informasi lain mengenai, Diet dan Nutrisi Kebutuhan Tubuh – Informasi Lengkapnya berikut ini.
Kekurangan Frozen Food
Di samping kelebihannya, frozen food juga memiliki kekurangan:
- Perubahan tekstur: Proses pembekuan dan pencairan dapat mengubah tekstur makanan.
- Potensi penambahan bahan pengawet: Beberapa produk frozen food mengandung tambahan garam, gula, atau bahan pengawet lainnya.
- Tidak semua makanan cocok dibekukan: Beberapa jenis makanan, seperti sayuran berdaun hijau, dapat menjadi lembek setelah dibekukan.
Jika butuh saran tentang pola makan sesuai kondisi tubuhmu, Ini Rekomendasi Dokter Gizi di Halodoc yang Bisa Dihubungi.
Tips Sehat Konsumsi Frozen Food
Agar tetap sehat saat mengonsumsi frozen food, perhatikan beberapa tips berikut:
- Pilih produk dengan kandungan natrium rendah: Batasi asupan garam untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
- Perhatikan kandungan gula: Pilih produk tanpa tambahan gula atau dengan kandungan gula yang rendah.
- Utamakan produk dengan label “clean label”: Produk dengan label ini umumnya minim bahan pengawet dan bahan tambahan lainnya.
- Kombinasikan dengan makanan segar: Lengkapi hidangan frozen food dengan sayuran dan buah-buahan segar untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang.
- Perhatikan cara penyimpanan dan pencairan: Simpan frozen food pada suhu yang tepat dan cairkan dengan benar untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
Itulah fakta mengenai pertanyaan apakah kamu boleh mengonsumsi frozen food setiap hari atau tidak. Jawabannya, konsumsi makanan ini sebaiknya kamu batasi dalam porsi yang tepat.
Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengonsumsi makanan segar yang sehat dan bergizi seimbang. Jika kamu atau anggota keluargamu masih memiliki pertanyaan seputar makanan ini, jangan ragu untuk menghubungi dokter spesialis gizi di Halodoc.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:



