
BPOM Ungkap Risiko Efek Samping Penggunaan Bahan Kimia Obat dalam Jamu Kuat
Tren penambahan Bahan Kimia Obat (BKO) masih didominasi oleh zat seperti sildenafil, tadalafil, vardenafil HCl, hingga yohimbin HCl yang diselundupkan ke dalam produk penambah stamina pria.

DAFTAR ISI
- BPOM Ungkap Bahaya Tersembunyi di Balik Produk Jamu dan Herbal Ilegal
- Tren Penambahan Bahan Kimia Obat demi Efek Instan
- Efek Samping Penggunaan Bahan Kimia Obat dalam Jamu Kuat
- Daftar Produk Obat Kuat Ilegal Temuan BPOM
- BPOM Mengimbau Masyarakat Jadi Konsumen Cerdas dengan Cek KLIK
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Keinginan masyarakat untuk mendapatkan khasiat kesehatan secara instan sering kali menjadi celah bagi produsen nakal.
Baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis temuan mengejutkan mengenai puluhan produk jamu dan herbal yang ternyata disalahgunakan dengan campuran bahan kimia obat berbahaya.
Langkah tegas ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan demi melindungi masyarakat dari ancaman kerusakan organ tubuh hingga risiko masalah kesehatan yang tersembunyi di balik label ‘alami’.
BPOM Ungkap Bahaya Tersembunyi di Balik Produk Jamu dan Herbal Ilegal
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) secara tegas memperingatkan masyarakat mengenai bahaya Bahan Kimia Obat (BKO) berbahaya yang dimasukkan ke dalam puluhan produk herbal ilegal.
Dalam siaran persnya pada Selasa (10/2/2026), BPOM mengungkapkan temuan 41 produk berbahan alam berbahaya sepanjang periode November hingga Desember 2025.
Meskipun dipasarkan sebagai jamu penambah stamina pria, pelangsing, hingga obat pegal linu, produk-produk ini nyatanya mengandung zat aktif yang wajib digunakan di bawah pengawasan dokter.
Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menegaskan bahwa praktik ini adalah ancaman nyata bagi keselamatan publik.
“Produk yang diklaim sebagai jamu ternyata mengandung zat aktif obat yang penggunaannya harus di bawah pengawasan medis,” ungkap Taruna Ikrar.
Tren Penambahan Bahan Kimia Obat demi Efek Instan
BPOM mencatat adanya tren berbahaya di mana produsen nakal menambahkan zat kimia untuk memberikan efek cepat atau instan kepada konsumen.
Sepanjang tahun 2025, penambahan BKO didominasi oleh produk untuk stamina pria dan pelangsing tubuh.
- Produk pegal linu. Sering kali dicampur dengan natrium diklofenak, ibuprofen, dan deksametason.
- Produk penggemuk. Ditemukan mengandung siproheptadin dan deksametason.
- Obat kencing manis. Terdeteksi mengandung glibenklamid. Penambahan zat-zat ini bertujuan agar konsumen merasa “langsung manjur”, padahal risiko kesehatan yang dipertaruhkan sangat besar.
Efek Samping Penggunaan Bahan Kimia Obat dalam Jamu Kuat
Penggunaan zat kimia seperti sildenafil, tadalafil, vardenafil, hingga sibutramin dalam jamu kuat sangat membahayakan organ vital.
Berikut adalah dampaknya jika dikonsumsi tanpa kontrol dokter:
- Gangguan jantung. Sildenafil dan tadalafil dalam obat kuat dapat memicu sakit kepala hebat, gangguan penglihatan, hingga serangan jantung mendadak.
- Kerusakan organ. Penggunaan deksametason dan parasetamol yang tidak terkontrol berisiko menyebabkan kerusakan hati, osteoporosis, dan gangguan mental.
- Hipertensi. Kandungan sibutramin pada jamu pelangsing dapat meningkatkan tekanan darah, memicu denyut jantung tidak stabil, dan gangguan tidur kronis.
- Gagal ginjal. Penggunaan jangka panjang secara sembarangan berpotensi merusak ginjal secara permanen.
Daftar Produk Obat Kuat Ilegal Temuan BPOM
Berdasarkan investigasi BPOM, berikut adalah daftar produk stamina pria yang terbukti mengandung bahan kimia berbahaya dan dilarang dikonsumsi:
Temuan Desember 2025:
- Butea-S
- Kopi Mandalika
Temuan November 2025:
- AMK Madu Tonik Cap Kuda
- Jamu Suami
- Daun Muda
- Super Strong Madu Kuat Alami Tahan Lama
- Jakarta Bandung Plus
- Kopi Ginseng Siberia New
- Premium Kapsul Herbal
- Dayak Ramuan Kalimantan Kuno
- Akiyo Candy
- Raja Ranjang Ganas
- Jaran Segoro
- Mallboro Black
- Black Honey
- Raja Ranjang Serbuk
- Raja Ranjang Kapsul
- Gatot Koco
- Soloco
- Misteri Energetic Candy
Jangan salah pilih, berikut Ini 7 Rekomendasi Obat Kuat Pria yang Aman dan Efektif.
BPOM Mengimbau Masyarakat Jadi Konsumen Cerdas dengan Cek KLIK
BPOM mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap produk herbal yang menawarkan klaim instan dan tidak masuk akal.
Sebelum membeli, selalu terapkan langkah Cek KLIK:
- Kemasan. Pastikan dalam kondisi baik.
- Label. Baca informasi produk dengan teliti.
- Izin edar.Pastikan memiliki nomor izin resmi dari BPOM.
- Kedaluwarsa. Periksa tanggal aman penggunaan.
Keaslian produk dapat diverifikasi secara mandiri melalui aplikasi BPOM Mobile atau situs resmi BPOM.
Jangan pertaruhkan kesehatan kamu demi hasil instan yang berisiko fatal.
Jika kamu memiliki masalah kesehatan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter.
Konsultasi dengan dokter kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Kamu butuh rekomendasi obat kuat untuk tingkatkan performa seks di ranjang? Simak selengkapnya Ini 7 Rekomendasi Obat Kuat Pria di Apotik untuk Tingkatkan Performa Seks.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli dan tepercaya.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.


