• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Buah Bit Bisa Mencegah Risiko Cacat Lahir Bawaan, Benarkah?

Buah Bit Bisa Mencegah Risiko Cacat Lahir Bawaan, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Selama hamil, ibu pasti sering disarankan oleh dokter atau orang terdekat untuk memperbanyak konsumsi makanan sehat, seperti sayur dan buah-buahan. Kalau ibu bosan dengan sayur atau buah-buahan yang itu-itu saja, ibu perlu coba buah bit. Buah yang satu ini baik untuk ibu hamil karena kandungan folatnya yang tinggi. 

Dikutip dari laman Mom Junction, ibu bisa mengonsumsi bit dalam jumlah sedang selama kehamilan, yakni satu sampai dua buah bit per hari. Buah ini diketahui punya sifat pemurnian darah, detoksifikasi, dan revitalisasi. Yang paling populer, buah bit diketahui mencegah risiko cacat lahir. Benarkah demikian? 

Baca juga: Paling Baik Wanita Hamil Konsumsi Jenis Buah Ini

Benarkah Buah Bit Mencegah Risiko Cacat Lahir?

Para ahli hortikultura di University of Wisconsin-Madison menemukan bahwa buah bit adalah makanan yang memiliki kandungan asam folat tertinggi. Karena kandungan folat yang sangat tinggi ini, buah bit digadang-gadang efektif dalam membantu pengembangan sistem saraf bayi. Folat yang ada dalam buah bit ampuh untuk mencegah risiko cacat lahir seperti spina bifida dan membantu perkembangan sumsum tulang belakang bayi.

Itulah alasan pasti mengapa bit direkomendasikan kepada para ibu hamil. Folat adalah senyawa yang penting di masa kehamilan. Ibu hamil disarankan untuk memperoleh senyawa ini minimal 600 mikrogram setiap harinya agar perkembangan janin tetap lancar. 

Manfaat Buah Bit untuk Kehamilan Lainnya

Bukan cuma mencegah cacat lahir dan membantu perkembangan sumsum tulang belakang. Ternyata masih banyak manfaat buah bit lain yang perlu ibu ketahui, yaitu:

  1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Buah bit diketahui memiliki sifat antioksidan yang dapat membangun kekebalan. Ini tentunya sangat dibutuhkan oleh ibu hamil karena kekebalan yang kuat menghindarkan ibu dan janin dari berbagai penyakit dan infeksi.

Baca juga: Mengonsumsi Durian ketika Hamil, Amankah?

  1. Mencegah Dekalsifikasi Gigi

Bit memiliki jumlah silika yang baik yang memungkinkan tubuh memanfaatkan mineral seperti magnesium dan tembaga. Bersamaan dengan itu, buah ini memiliki kalsium dan magnesium yang membantu ibu hamil dalam menangani dekalsifikasi gigi.

  1. Menjaga Metabolisme Tetap Stabil

Bit kaya kalium untuk membantu tubuh ibu dalam menyeimbangkan elektrolit. Kalium yang ada dalam buah juga membantu menjaga tingkat tekanan darah pada ibu hamil.

  1. Meminimalisir Nyeri Sendi dan Pembengkakan Selama Kehamilan

Buah bit mengandung sejumlah betalain yang bertindak sebagai agen antiinflamasi, sehingga dapat meminimalisir nyeri dan pembengkakan pada persendian selama kehamilan.

  1. Pemurnian Darah dan Meningkatkan Stamina

Buah bit memiliki kemampuan untuk memurnikan darah yang otomatis mencegah risiko penyakit dan infeksi pada janin. Makan buah bit juga meningkatkan stamina fisik dan menjaga tekanan darah. Bukan cuma itu saja, zat besi yang ada dalam buah bit mampu meningkatkan jumlah hemoglobin dalam darah, sehingga ibu bisa terhindar dari risiko anemia.

  1. Melancarkan Pencernaan

Serat makanan dalam bit mengoptimalkan fungsi pencernaan dan membantu pergerakan usus yang sehat. Hal ini tentu menjadi berita baik untuk ibu hamil yang rentan mengalami sembelit. 

Baca juga: 5 Jenis Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Itulah informasi mengenai buah bit yang perlu ibu hamil ketahui. Kalau ibu punya pertanyaan lain mengenai kehamilan, ibu bisa berdiskusi bersama dokter melalui aplikasi Halodoc. Melalui aplikasi Halodoc, ibu dapat menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja.

Referensi :
Mom Junction. Diakses pada 2020. Eating Beetroot During Pregnancy: Health Benefits And Side Effects.
Parenting Firstcry. Diakses pada 2020. Beetroot in Pregnancy – Health Benefits and Side Effects.