Ad Placeholder Image

Cacar Api: Nyeri dan Rusak Saraf? Kenali Lebih Dalam!

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   13 Mei 2025

Nyeri akibat cacar api berisiko menimbulkan kerusakan saraf dan dapat berkembang menjadi komplikasi jangka panjang yang mengganggu kualitas hidup.

Cacar Api: Nyeri dan Rusak Saraf? Kenali Lebih Dalam!Cacar Api: Nyeri dan Rusak Saraf? Kenali Lebih Dalam!

Daftar Isi:


Cacar api atau herpes zoster adalah infeksi virus yang ditandai dengan ruam menyakitkan dan nyeri hebat.

Pada sebagian kasus, nyeri ini bisa berlangsung lama dan berisiko menyebabkan kerusakan saraf yang menetap.

Nah, kali ini kita akan membahas secara lengkap tentang nyeri pada cacar api penyebabnya, potensi komplikasi saraf, serta langkah penanganan dan pencegahan yang bisa dilakukan.

Apa Itu Cacar Api dan Mengapa Nyeri Bisa Terjadi?

Cacar api adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus varicella-zoster, virus yang sama yang menyebabkan cacar air.

Setelah seseorang sembuh dari cacar air, virus tersebut tetap berada di dalam tubuh dalam kondisi tidak aktif, tepatnya di jaringan saraf dekat sumsum tulang belakang dan otak. Nah, cacar api terjadi ketika virus ini aktif kembali. Kebanyakan orang yang mengidap herpes zoster sudah mengalami cacar api terlebih dahulu.

Nyeri adalah gejala utama dari cacar api. Virus yang aktif kembali menyerang saraf, menyebabkan peradangan dan kerusakan. Peradangan ini memicu rasa sakit yang bisa terasa seperti terbakar, menusuk, atau ngilu.

Bagaimana Cacar Api Menyebabkan Kerusakan Saraf?

Virus varicella-zoster menyerang sel saraf (neuron) dan menyebabkan peradangan pada saraf. Peradangan ini dapat merusak mielin, lapisan pelindung di sekitar serabut saraf.

Kerusakan mielin mengganggu kemampuan saraf untuk mengirimkan sinyal dengan benar, sehingga menyebabkan rasa sakit kronis yang dikenal sebagai neuralgia pasca-herpes (PHN). PHN adalah komplikasi yang paling umum dari cacar api.

Menurut WHO, PHN dapat terjadi pada 10 hingga 18 persen pasien cacar api, dan risikonya meningkat seiring bertambahnya usia. Nyeri PHN bisa berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun setelah ruam cacar api sembuh.

Gejala Nyeri Akibat Kerusakan Saraf Cacar Api

Gejala nyeri akibat kerusakan saraf pada kasus cacar api bervariasi pada setiap orang, tetapi umumnya meliputi:

  • Nyeri terbakar atau menusuk yang hebat, bahkan setelah ruam sembuh.
  • Sensitivitas ekstrem terhadap sentuhan (allodynia), di mana sentuhan ringan seperti pakaian dapat memicu rasa sakit.
  • Gatal, mati rasa, atau kesemutan di area yang terkena.
  • Nyeri yang terus-menerus atau hilang timbul.

Cari tahu juga, beberapa Faktor Risiko Seseorang Mengalami Herpes Zoster pada artikel tersebut.

Diagnosis Nyeri dan Kerusakan Saraf Akibat Cacar Api

Diagnosis biasanya dilakukan berdasarkan riwayat medis, pemeriksaan fisik, dan deskripsi gejala.

Dokter akan mencari ruam cacar api yang khas dan menanyakan tentang karakteristik nyeri yang dialami.

Dalam beberapa kasus, pemeriksaan saraf mungkin diperlukan untuk menilai sejauh mana kerusakan saraf.

Pengobatan untuk Mengatasi Nyeri dan Kerusakan Saraf

Pengobatan bertujuan untuk mengurangi nyeri, mempercepat penyembuhan ruam, dan mencegah komplikasi. Opsi pengobatan meliputi:

1. Obat antivirus

Obat antivirus seperti acyclovir, valacyclovir, atau famciclovir bisa membantu menghambat replikasi virus. Obat ini paling efektif jika diberikan dalam 72 jam pertama setelah munculnya ruam.

2. Obat pereda nyeri

  • Obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti paracetamol atau ibuprofen.
  • Obat pereda nyeri yang lebih kuat seperti opioid (digunakan dengan hati-hati karena risiko efek samping).
  • Krim atau plester topikal yang mengandung capsaicin untuk mengurangi nyeri.
  • Antikonvulsan: Gabapentin atau pregabalin, yang awalnya digunakan untuk mengobati kejang, tetapi juga efektif untuk nyeri saraf.
  • Antidepresan: Antidepresan trisiklik seperti amitriptyline atau nortriptyline, yang dapat membantu mengurangi nyeri kronis.
  • Terapi fisik: Untuk meningkatkan rentang gerak dan mengurangi nyeri.

Ini beragam Pengobatan untuk Mengatasi Cacar Api pada Orang Dewasa.

Pencegahan Cacar Api dan Komplikasinya

Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah cacar api dan komplikasinya, termasuk PHN.

Vaksin cacar api (Zostavax atau Shingrix) direkomendasikan untuk orang dewasa berusia 50 tahun ke atas, bahkan jika mereka pernah menderita cacar air.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga merekomendasikan vaksinasi sebagai langkah pencegahan utama, terutama bagi kelompok rentan.

Vaksin Herpes Zoster

Vaksinasi Herpes Zoster (Cacar Api) (Shingrix) Kini Bisa di Rumah Lewat Halodoc

Vaksinasi Shingrix adalah vaksin yang bisa memberikan perlindungan pada orang dewasa terhadap penyakit herpes zoster (cacar ular / cacar api) serta Neuralgia Pasca Herpetik (PHN), yaitu rasa nyeri saraf jangka panjang yang terjadi setelah terkena herpes zoster.

Untungnya, saat ini terdapat layanan Homecare by Halodoc sehingga Vaksinasi Herpes Zoster (Shingrix) dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus keluar rumah (tersedia di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar).

Nah, berikut beberapa keunggulan melakukan imunisasi anak dan vaksin dewasa lewat layanan Homecare & Vaksinasi di Halodoc:

  • Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi. Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Homecare by Halodoc.
  • Protokol kesehatan ketat.
  • Setelah vaksin diberikan, petugas medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
  • Partner resmi produsen vaksin internasional sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
  • Hemat waktu dan biaya.
  • Harga vaksin influenza mulai dari Rp2.799.000,-, kamu bahkan bisa melakukan family booking untuk mendapatkan ekstra diskon.
  • Tanpa perlu antre menunggu.
  • Tanpa biaya tambahan.
  • Setelah tindakan, kamu akan mendapat gratis voucher senilai 25rb di Halodoc untuk chat dokter.

Jika kamu belum pernah mendapatkan vaksin herpes zoster, tunggu apalagi?

Booking Vaksinasi Herpes Zoster (Cacar Api) (Shingrix) Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.

Kamu bisa order melalui aplikasi Halodoc atau hubungi langsung nomor WhatsApp 0888-0999-9226.

Yuk, segera pesan layanan Homecare by Halodoc vaksin herpes zoster sekarang!

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Segera cari pertolongan medis jika kamu mencurigai menderita cacar api, terutama jika:

  • Kamu mengalami nyeri hebat.
  • Ruam dekat mata (dapat menyebabkan kerusakan mata permanen).
  • Kamu memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Kesimpulan

Nyeri pada cacar api dapat menyebabkan kerusakan saraf dan komplikasi jangka panjang. Pengobatan dini dengan obat antivirus dan pereda nyeri sangat penting untuk mengurangi risiko komplikasi.

Selain itu, vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah cacar api dan komplikasinya

Bila kamu mulai merasakan gejala cacar api, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kulit melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Jika infeksi telah mengenai saraf tepi, biasanya ditandai dengan nyeri hebat di sekitar area ruam maka diperlukan kolaborasi penanganan dengan dokter spesialis saraf untuk mengatasi nyeri yang lebih kompleks.

Semakin cepat ditangani, semakin kecil risiko komplikasi jangka panjang yang bisa muncul.

Untuk mendukung pemulihan, kamu juga bisa membeli obat dan produk kesehatan lainnya lewat Toko Kesehatan Halodoc. Semua produk dijamin 100% original dan terpercaya, serta bisa dikirim ke rumahmu hanya dalam waktu 1 jam.

Referensi: 
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2025. Shingles (Herpes Zoster)
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2025. Herpes Zoster.