Ad Placeholder Image

Cara Aman Memotong Gunting Kuku Bayi Tanpa Takut Melukai

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 11 September 2026

Cara Aman Memilih Gunting Kuku Bayi Terbaik agar Si Kecil Tetap Nyaman dan Terawat Setiap Hari

Cara Aman Memotong Gunting Kuku Bayi Tanpa Takut MelukaiCara Aman Memotong Gunting Kuku Bayi Tanpa Takut Melukai

DAFTAR ISI


Kuku bayi tumbuh cukup cepat dan dapat menjadi tajam ketika panjang. Jika tidak dipotong, kuku bisa membuat bayi tidak sengaja menggaruk wajah atau kulitnya sendiri.

Namun, jari bayi berukuran kecil sehingga penggunaan gunting kuku perlu dilakukan dengan hati-hati. Dengan waktu dan teknik yang tepat, kuku bayi dapat dirapikan tanpa melukai kulit di sekitarnya.

Cara Aman Menggunting Kuku Bayi

Waktu yang baik untuk menggunting kuku bayi adalah ketika ia sedang tidur atau tenang setelah mandi. Setelah mandi, kuku biasanya lebih lunak sehingga lebih mudah dipotong, tetapi pastikan jari dan tangan bayi tetap kering agar tidak licin.

Gunakan gunting kuku khusus bayi atau pemotong kuku bayi yang berukuran kecil, memiliki ujung tumpul, dan bersih. Hindari memakai gunting biasa karena ujungnya dapat melukai kulit atau bantalan kuku.

Pegang telapak tangan atau kaki bayi dengan mantap, lalu tekan bantalan jari menjauh dari kuku sebelum memotong. Gunting mengikuti bentuk kuku secara perlahan dan jangan memotong terlalu pendek agar tidak menimbulkan luka atau kuku tumbuh ke dalam.

Untuk kuku jari tangan, bentuk potongan dapat mengikuti lengkungan alami kuku. Sementara itu, kuku kaki sebaiknya dipotong lurus dan tidak terlalu dalam pada bagian sudutnya.

Jika bayi bergerak tiba-tiba, segera hentikan proses dan lanjutkan ketika ia kembali tenang. Apabila kulit tidak sengaja tergores, tekan perlahan menggunakan kasa bersih hingga perdarahan berhenti, tanpa mengisap luka atau mengoleskan bahan yang tidak direkomendasikan.

Peralatan perawatan bayi, termasuk gunting kuku atau pemotong kuku, sebaiknya digunakan secara pribadi dan dibersihkan sesuai petunjuk produk. Bila memerlukan produk kesehatan untuk keluarga, beli produk kesehatan online di Halodoc dari apotek resmi.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika luka pada jari bayi tampak dalam, perdarahan tidak berhenti setelah ditekan, atau muncul kemerahan dan bengkak yang semakin meluas. Nanah, kulit terasa hangat, demam, atau bayi tampak sangat rewel juga dapat menjadi tanda infeksi.

Jangan memotong bagian kuku yang menusuk kulit secara paksa. Dokter dapat memeriksa kondisi jari dan memberikan penanganan yang sesuai untuk mencegah infeksi atau cedera lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasikan keluhan kesehatan bayi kepada dokter untuk memperoleh arahan yang sesuai. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Referensi

American Academy of Pediatrics. Diakses pada 2026. Nail Care: Fingers and Toes.
KidsHealth, Nemours. Diakses pada 2026. Nail Care: Fingers and Toes.
World Health Organization. Diakses pada 2026. WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Perawatan Bayi dan Anak.
PubMed. Diakses pada 2026. Nail Disorders and Care in Infants and Children.

FAQ

1. Kapan kuku bayi boleh dipotong?

Kuku bayi boleh dipotong ketika sudah terlihat panjang atau tajam dan berisiko menggores kulit. Pilih waktu ketika bayi sedang tidur atau tenang agar gerakannya lebih sedikit.

2. Apakah kuku bayi boleh digigit oleh orang tua?

Sebaiknya tidak, karena mulut mengandung bakteri yang dapat berpindah ke kulit bayi dan meningkatkan risiko infeksi. Gunakan gunting kuku atau pemotong kuku khusus bayi yang bersih.

3. Bagaimana jika jari bayi terluka saat menggunting kuku?

Tekan luka dengan kasa bersih selama beberapa menit sampai perdarahan berhenti. Jika luka cukup dalam, terus berdarah, atau tampak bengkak dan bernanah, segera periksakan bayi ke dokter.

4. Bolehkah menggunakan kikir kuku untuk bayi?

Kikir kuku khusus bayi dapat digunakan untuk menghaluskan ujung kuku yang tajam. Lakukan perlahan dan hentikan jika bayi tidak nyaman atau kulit di sekitar kuku mulai kemerahan.