Ad Placeholder Image

Cara Hilangkan Sakit Gigi Secara Permanen

9 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   18 Maret 2026

Cara menghilangkan sakit gigi secara permanen, membutuhkan pengobatan yang disesuaikan dengan penyebab sakit gigi.

Cara Hilangkan Sakit Gigi Secara PermanenCara Hilangkan Sakit Gigi Secara Permanen

DAFTAR ISI


Sakit gigi memang merupakan masalah kesehatan yang sangat mengganggu. Tidak hanya menyiksa pengidapnya, tapi juga membuat pengidap sulit untuk makan, berbicara, bahkan bisa memengaruhi kegiatan di sepanjang hari itu.

Rasa sakit tersebut bisa berasal dari dalam gigi atau gusi, dan struktur tulang di sekitarnya akibat gusi yang terinfeksi, fraktur gigi, gigi berlubang, atau gerakan gigi secara berulang. Penyebab sakit gigi yang paling umum adalah kerusakan gigi. 

Lantas, adakah cara untuk menghilangkan sakit gigi secara permanen? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini. 

Cara Menghilangkan Gigi Secara Permanen

Pada dasarnya, cara terbaik untuk dapat menghilangkan sakit gigi secara permanen adalah dengan mengatasi kondisi yang menjadi penyebab sakit gigi. Dan hal ini perlu dilakukan oleh tenaga ahli, yaitu dokter gigi.

Perawatan sakit gigi yang akan dilakukan dokter gigi juga bervariasi, tergantung pada penyebab rasa sakit dan seberapa parah kerusakan gigi yang terjadi. Untuk menghilangkan sakit gigi, dokter gigi biasanya akan menghilangkan infeksi atau pembusukan yang ada serta memperbaiki kerusakan untuk melindungi area gigi yang terkena dan sensitif. 

1. Perawatan untuk Gigi Berlubang

Untuk mengatasi rongga yang dangkal pada gigi, dokter gigi dapat menghilangkan pembusukan dan menutup lubang dengan tambalan. Bila rongga yang terbentuk sangat dalam dan masuk ke pulpa, dokter gigi akan melakukan “perawatan saluran akar” karena pulpa juga sudah terpapar dan terinfeksi bakteri.

Prosedur tersebut pada dasarnya meliputi menghilangkan semua isi vital gigi (saraf dan pembuluh darah) dan menyegel bagian dalam gigi (sistem saluran akar) dengan bahan pengisi.

2. Perawatan untuk Abses Gigi

Gigi yang abses dengan infeksi yang sangat terlokalisasi biasanya membutuhkan perawatan saluran akar dengan terapi antibiotik.

Bila infeksi telah menyebar, pengidap mungkin memerlukan terapi antibiotik dan langkah-langkah tambahan untuk mengeringkan infeksi dengan benar. Dokter gigi juga sering meresepkan obat penghilang rasa sakit untuk mengatasi rasa sakit gigi.

3. Pencabutan Gigi

Kadang-kadang, pencabutan gigi mungkin menjadi satu-satunya pilihan untuk mengatasi sakit gigi bila gigi atau gusi dan tulang di sekitarnya sudah terlalu rusak.

4. Perawatan untuk Abses Periodontal

Untuk abses periodontal, dokter gigi akan melakukan prosedur drainase sederhana dengan anestesi lokal. Selain itu, dokter gigi juga akan membersihkan kantong gusi yang terkena secara menyeluruh untuk menghilangkan penumpukan karang dan puing-puing.

Setelah dibersihkan, kantong akan diairi oleh cairan antimikroba yang mengandung klorheksidin. 

Kadang-kadang, antibiotik dapat diberikan untuk membantu penyembuhan lebih lanjut. Tergantung pada sejauh mana abses, dokter gigi dapat meresepkan antibiotik oral. Dokter juga dapat meresepkan obat kumur klorheksidin untuk membantu penyembuhan. 

Area abses yang sudah diobati juga harus dijaga kebersihannya dengan menyikat gigi secara lembut dan bilas dengan air hangat. Kamu juga dianjurkan untuk mengunjungi dokter kembali untuk memastikan infeksi sudah sembuh sepenuhnya dan menentukan rencana menjaga daerah tersebut dengan baik.

5. Perawatan untuk Fraktur Gigi

Untuk mengatasi fraktur gigi atau sindrom gigi retak, penempatan mahkota gigi adalah perawatan yang biasa dilakukan.

Mahkota akan menggantikan struktur gigi yang hilang atau membantu melindungi gigi yang lemah dari kerusakan dan sensitivitas lebih lanjut.

Jadi, untuk menghilangkan sakit gigi secara permanen, kamu perlu mengunjungi dokter gigi untuk membantu mengatasi penyebab sakit gigi yang kamu alami. 

Rekomendasi Obat Sakit Gigi

Nah, sebelum mencari tahu cara menghilangkan sakitnya secara permanen, kamu juga bisa mengonsumsi beberapa obat sakit gigi ini untuk mengatasinya nyerinya sementara waktu, antara lain:

1. Aloclair Plus Mouthwash 60 ml

Aloclair Plus Mouthwash adalah obat kumur yang dapat digunakan untuk membantu penyembuhan pada ulkus rongga mulut. Obat ini mengandung asam hialuronat dan aloe vera yang bekerja membentuk selaput pelindung pada lesi, luka, atau ulkus. 

Tidak hanya itu, obat ini juga dapat mengatasi sariawan dan lesi traumatik di mulut. Kamu bisa menggunakan obat kumur ini 3-4 kali sehari selama 1 menit atau sesuai kebutuhan. 

Setelah berkumur, sebaiknya hindari makan dan minum hingga 1 jam agar obat bekerja maksimal. Tidak disarankan untuk penggunaan pada anak-anak yang belum bisa berkumur

Rentang harga: Rp102.800 – Rp140.600 per botol.

Dapatkan Aloclair Plus Mouthwash 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc.

2. Betadine Mouthwash and Gargle 100 ml

Betadine Mouthwash adalah obat kumur sakit gigi yang mengandung zat aktif povidone iodine. Dengan sifat antiseptiknya, kamu bisa mencegah tumbuhnya bakteri penyebab gigi berlubang, bau mulut, sariawan, sakit tenggorokan, hingga nafas tak segar. 

Kamu bisa kumur-kumur dengan obat ini 3-5 kali sehari atau sesuai kebutuhan selama 30-60 detik. Perlu dicatat, ini hanya dipergunakan untuk dikumur bukan ditelan. 

Hindari penggunaan obat kumur pada pengidap tiroid, wanita hamil, menyusui, dan hipersensitif terhadap iodium. 

Kisaran harga: Rp28.500 per botol.

Dapatkan Betadine Mouthwash and Gargle 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc.

3. Listerine Multi Protect Zero Mouthwash 250 ml

Punya masalah sakit gigi, gusi, dan bau mulut? Atasi dengan Listerine Multi Protect Zero Mouthwash. Obat kumur sakit gigi ini diklaim mampu mengurangi hingga 99.9% kuman penyebab masalah plak dan bau mulut, sehingga gusi tetap sehat. Apalagi, ada sensasi mint yang bikin mulut ekstra bersih dan napas lebih segar hingga 12 jam. 

Selain mint, ada 4 minyak esensial yang terkandung di dalamnya yaitu eucalyptol, menthol, methyl salicylate, dan thymol. Gunakan obat ini dua kali sehari setelah menyikat gigi selama 60 detik. Obat ini juga tidak boleh digunakan pada anak-anak yang berusia di bawah 12 tahun. 

Kamu juga bisa lho menggunakan bahan-bahan alami untuk mengatasi sakit gigi. Cari tahu lebih lanjut di artikel ini: “Ini 5 Cara Mengatasi Sakit Gigi dengan Bahan Alami”.

Rentang harga: Rp22.800 – Rp36.800 per botol.

Dapatkan Listerine Multi Protect Zero Mouthwash 250 ml di Toko Kesehatan Halodoc.

4. Enkasari Mouthwash Freshmint 250 ml

Obat kumur sakit gigi yang juga bisa dikonsumsi untuk menghilangkan rasa sakitnya adalah Enkasari Mouthwash Freshmint. Obat kumur herbal ini mengandung zat antiseptik yang dapat membunuh bakteri dan menyamarkan bau mulut serta memberikan sensasi dingin dengan kandungan mentholnya. 

Nah, kombinasi herbal yang digunakan pada produk Enkasari ini adalah sari-sari dari daun saga, daun sirih, akar kayu manis, dan ekstrak greentea. Dengan kandungan ini, dapat memberikan perlindungan yang maksimal pada gigi dan mulut. 

Berikut dosis penggunaannya:

  • Anak-anak: dikumur dua kali sehari selama 30 detik.
  • Dewasa: dikumur tiga kali sehari selama 30 detik.

Gunakan obat kumur sakit gigi ini terutama di pagi dan sore hari setelah menyikat gigi. 

Rentang harga: Rp18.700 – Rp25.900 per botol.

Dapatkan Enkasari Mouthwash Freshmint 250 ml di Toko Kesehatan Halodoc.

5. Burung Kakak Tua Obat Sakit Gigi 2 ml

Kakak Tua  Obat Sakit Gigi adalah obat sakit gigi yang ampuh meredakan nyeri pada sakit gigi, gigi berlubang, dan gusi bengkak serta membersihkannya dari kuman. 

Sebelum menggunakan obat ini, pastikan sudah membaca aturan pakai terlebih dahulu. Ikuti aturan berikut ini:

  • Jepit kapas menggunakan pinset.
  • Tuangkan obat secukupnya pada kapas.
  • Letakkan kapas pada bagian gigi yang sakit.
  • Jika perlu, ulangi pemakaian.

Apabila sakit gigi masih belum membaik dalam beberapa hari atau bahkan semakin parah, hentikan pengobatan dan segera konsultasi dengan dokter gigi di Halodoc. 

Rentang harga: Rp15.400 – Rp19.700 per botol.

Dapatkan Burung Kakak Tua Obat Sakit Gigi 2 ml di Toko Kesehatan Halodoc.

Fungsi Betadine Kumur untuk Sakit Gigi dan Faktanya

Betadine kumur mengandung bahan aktif povidone-iodine 1%. Zat ini merupakan antiseptik spektrum luas yang efektif membunuh bakteri, virus, dan jamur di rongga mulut. Namun, perlu dipahami bahwa Betadine kumur bukan obat sakit gigi dalam arti menyembuhkan kerusakan struktur gigi.

Betadine kumur berfungsi membantu meredakan iritasi atau rasa tidak nyaman pada mulut, termasuk gusi bengkak dan sariawan yang sering kali menyertai sakit gigi. Dengan menurunkan jumlah kuman di rongga mulut, antiseptik ini mencegah peradangan menjadi lebih parah. Ini bersifat membantu sementara (symptomatic relief) namun tidak menyembuhkan gigi yang berlubang atau infeksi saraf (abses).

Secara klinis, povidone-iodine membantu dalam menjaga kebersihan area yang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Penggunaannya bermanfaat bagi pasien yang mengalami radang gusi atau gingivitis yang menyebabkan nyeri menjalar ke gigi. Meski memberi rasa lega, masalah utama pada gigi tetap membutuhkan perawatan dari dokter gigi profesional.

Cara Pakai yang Benar dan Risiko Penggunaan

Agar mendapatkan manfaat optimal dan menghindari efek samping, penggunaan obat kumur antiseptik harus mengikuti aturan pakai yang benar. Tuang sekitar 10–15 ml cairan ke dalam mulut, lalu lakukan proses kumur selama 30–60 detik. Pastikan cairan menjangkau area tenggorokan jika diperlukan (gargle), namun cairan tersebut wajib dibuang dan jangan ditelan.

Frekuensi penggunaan yang disarankan adalah 2 hingga 5 kali sehari sesuai dengan petunjuk pada kemasan atau saran dokter. Penggunaan Betadine kumur secara berlebihan atau dalam jangka waktu lama (lebih dari 14 hari berturut-turut) tidak dianjurkan. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota alami dalam mulut atau menyebabkan iritasi lokal.

Beberapa risiko yang mungkin timbul akibat penggunaan yang tidak tepat meliputi rasa terbakar pada selaput lendir mulut, perubahan warna gigi sementara, atau reaksi alergi terhadap iodium. Jika muncul gejala ruam, pembengkakan wajah, atau kesulitan bernapas, segera hentikan penggunaan dan cari bantuan medis.

Langkah-Langkah Pencegahan Sakit Gigi

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah sakit gigi:

  • Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.
  • Gunakan benang gigi (dental floss) setiap hari untuk membersihkan sela-sela gigi.
  • Batasi konsumsi makanan dan minuman manis.
  • Periksakan gigi ke dokter gigi secara rutin, setidaknya setiap 6 bulan sekali.
  • Hindari kebiasaan merokok.

Bila sakit gigi tak kunjung membaik setelah menggunakan obat kumur sakit gigi, segeralah konsultasikan pada dokter gigi di Halodoc. Dokter dapat membantu memberikan saran dan pengobatan yang paling sesuai untuk kondisimu. 

Dapatkan juga obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc. Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Kapan Harus Segera Menghubungi Dokter Gigi?

Sakit gigi yang dibiarkan tanpa penanganan medis yang tepat dapat berkembang menjadi komplikasi serius, seperti selulitis atau infeksi sistemik. Segera jadwalkan kunjungan ke dokter gigi apabila merasakan gejala-gejala berikut:

  • Nyeri yang berlangsung lebih dari dua hari dan tidak membaik dengan obat pereda nyeri.
  • Pembengkakan pada gusi, pipi, atau area di bawah rahang.
  • Adanya nanah yang keluar dari sekitar gigi atau gusi.
  • Demam tinggi yang menyertai rasa sakit di area mulut.
  • Kesulitan menelan atau bernapas akibat pembengkakan di rongga mulut.

Pemeriksaan dini memungkinkan dokter memberikan perawatan yang lebih konservatif sebelum kerusakan menjadi lebih luas. Pendekatan proaktif dalam kesehatan gigi jauh lebih efektif daripada mengandalkan pengobatan mandiri secara terus-menerus.

Kesimpulan

Menghilangkan sakit gigi secara permanen memerlukan diagnosis dan penanganan yang tepat sesuai dengan penyebabnya. Perawatan di rumah seperti obat pereda nyeri dan obat kumur dapat membantu meredakan gejala sementara. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang lebih komprehensif dan mencegah komplikasi yang lebih serius. Selain itu, menjaga kebersihan mulut dan gigi secara rutin adalah kunci utama untuk mencegah sakit gigi dan masalah gigi lainnya.

Referensi:
MedicineNet. Diakses pada 2026. Toothache. 
WebMD. Diakses pada 2026. Toothaches: Causes, Treatments, and Prevention.