
Cara Membuat Nastar Lembut 1 Kg Anti Gagal dan Lumer
Simak cara membuat nastar lembut 1 kg anti gagal dengan resep praktis dan lumer di mulut.

DAFTAR ISI
- Cara Membuat Nastar Lembut 1 Kg
- Tips agar Nastar Lembut
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Cara membuat nastar lembut 1 kg dapat dilakukan dengan bahan sederhana dan teknik yang tepat. Kunci teksturnya terletak pada perbandingan bahan, pengadukan secukupnya, serta suhu oven yang stabil.
Nastar biasanya berisi selai nanas dan dipanggang hingga matang. Resep berikut dapat menjadi panduan untuk membuat nastar yang lembut, tidak mudah retak, dan tetap berbentuk rapi.
Resep Nastar Lembut
Gunakan mentega dan margarin bersuhu ruang agar mudah tercampur. Hindari mengocok adonan terlalu lama karena dapat membuat nastar melebar atau teksturnya kurang lembut.
Bahan Nastar
- 250 gram mentega
- 250 gram margarin
- 100 gram gula halus
- 4 kuning telur
- 700 gram tepung terigu protein rendah
- 100 gram tepung maizena
- 40 gram susu bubuk
- Selai nanas secukupnya
- Kuning telur dan sedikit minyak untuk olesan
Langkah Membuat Nastar
- Kocok mentega, margarin, dan gula halus sebentar hingga tercampur rata.
- Masukkan kuning telur, lalu aduk kembali hingga menyatu.
- Ayak tepung terigu, maizena, dan susu bubuk. Masukkan secara bertahap sambil diaduk menggunakan spatula.
- Ambil sedikit adonan, pipihkan, isi dengan selai nanas, lalu bulatkan.
- Susun di loyang beralas kertas roti. Panggang dalam oven bersuhu sekitar 140–150 derajat Celsius hingga setengah matang.
- Olesi permukaan dengan campuran kuning telur dan minyak, kemudian panggang kembali hingga matang dan berwarna keemasan.
- Dinginkan nastar sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.
Tips agar Nastar Lembut
Gunakan selai nanas yang cukup kering agar isian tidak membuat kulit retak. Jangan menambahkan tepung secara berlebihan karena dapat menghasilkan nastar yang keras.
Pastikan oven sudah dipanaskan sebelum digunakan dan sesuaikan suhu dengan karakter oven masing-masing. Simpan nastar setelah benar-benar dingin untuk mencegah uap air terperangkap di dalam wadah.
Studi Terkait
Keamanan pangan turut dipengaruhi oleh kebersihan tangan, peralatan, bahan, serta penyimpanan makanan. Pastikan telur dan bahan lain masih layak digunakan, serta hindari mencicipi adonan mentah yang mengandung telur.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat, vitamin, suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep melalui fitur Tebus Resep dengan praktis.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin melalui HILDA.
- ✅ Praktis dan mudah, tanpa perlu antre.
- ✅ Apotek resmi dan produk terjamin keasliannya.
- ✅ Privasi terjaga dengan kemasan rapi dan tertutup.
- ✅ Produk dapat diantar dari apotek terdekat.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Untuk pertanyaan kesehatan yang tidak berkaitan dengan resep nastar, kamu dapat konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia sesuai layanan dalam aplikasi.
Referensi
WHO. Food Safety. Diakses pada 2026.
BPOM RI. Keamanan Pangan. Diakses pada 2026.
Kementerian Kesehatan RI. Informasi Keamanan Pangan. Diakses pada 2026.
PubMed. Food Safety and Food Handling. Diakses pada 2026.
FAQ
Apakah nastar bisa dibuat tanpa maizena?
Bisa, tetapi maizena membantu menghasilkan tekstur yang lebih lembut. Jika tidak digunakan, sesuaikan jumlah tepung terigu agar adonan tidak terlalu kering.
Mengapa nastar mudah retak?
Nastar dapat retak karena selai terlalu basah, adonan terlalu kering, atau suhu oven terlalu tinggi. Gunakan selai yang cukup padat dan panggang dengan suhu stabil.
Berapa lama nastar dapat disimpan?
Nastar dapat disimpan dalam wadah kedap udara setelah dingin. Periksa aroma, rasa, dan teksturnya sebelum dikonsumsi, terutama jika sudah disimpan cukup lama.
Apakah adonan nastar boleh disimpan?
Adonan sebaiknya segera digunakan agar kualitasnya tetap baik. Jika perlu disimpan, masukkan ke wadah tertutup dan simpan di lemari pendingin dalam waktu singkat.




