Cara Mencegah Infeksi Group B Strep Pada Bayi

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Infeksi Bakteri
- Cara Mencegah Dampak Berbahaya GBS
- Studi Terkait
- FAQ
Bakteri Streptococcus agalactiae, atau yang lebih sering dikenal sebagai bakteri Streptococcus grup B, adalah jenis bakteri yang sering ditemukan bersarang di usus bagian bawah atau vagina. Pada orang dewasa yang sehat, bakteri ini biasanya tidak menimbulkan gejala atau masalah kesehatan yang serius. Namun, pada kelompok rentan tertentu, kondisinya bisa berubah menjadi ancaman medis.
Bahaya utama dari bakteri ini paling sering mengintai ibu hamil dan bayi baru lahir. Jika seorang ibu hamil membawa bakteri ini dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat, bakteri dapat menular ke bayi saat proses persalinan normal. Pada bayi baru lahir, infeksi ini bisa menyebabkan komplikasi fatal seperti sepsis, pneumonia, hingga meningitis.
Oleh karena itu, jika kamu sedang hamil atau merencanakan kehamilan, penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis terkait deteksi group b strep agar langkah pencegahan bisa segera diambil. Pengobatan yang tepat sasaran, biasanya berupa pemberian antibiotik, sangat ampuh untuk membunuh bakteri dan melindungi ibu beserta buah hatinya dari risiko berbahaya.
Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Infeksi Bakteri
Bakteri Streptococcus grup B dapat ditangani menggunakan antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat antibiotik yang umumnya digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri:
1. Amoxicillin 500 mg 10 Tablet
Amoxicillin merupakan antibiotik golongan penisilin yang bekerja dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri, sehingga bakteri akan mati. Obat ini sering menjadi lini pertama untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri, termasuk Streptococcus. Dosis umum untuk orang dewasa biasanya adalah 1 tablet (500 mg) yang diminum 3 kali sehari, namun dosis pasti wajib mengikuti petunjuk dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Amoxicillin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Cefadroxil 500 mg 10 Kapsul
Cefadroxil adalah antibiotik golongan sefalosporin yang efektif untuk membasmi bakteri gram positif seperti Streptococcus. Obat ini bekerja dengan cara merusak dinding sel bakteri yang membelah diri. Cefadroxil biasanya diminum 1-2 kali sehari sesuai dengan tingkat keparahan infeksi. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cefadroxil 500 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Penting Bagi Ibu Hamil Terkait GBS
- Lakukan tes skrining GBS secara rutin di usia kehamilan 36 hingga 37 minggu.
- Beritahu dokter jika kamu pernah memiliki riwayat melahirkan bayi dengan infeksi GBS.
- Jaga kebersihan area kewanitaan untuk mencegah pertumbuhan bakteri berlebih.
3. Clindamycin 300 mg 10 Kapsul
Bagi pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap antibiotik golongan penisilin, Clindamycin sering kali menjadi alternatif pengobatan. Obat ini bekerja dengan menghambat sintesis protein pada bakteri sehingga menghentikan pertumbuhannya. Konsumsi obat ini harus dihabiskan sesuai resep meskipun gejala sudah membaik agar bakteri tidak menjadi kebal. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Clindamycin 300 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
4. Azithromycin 500 mg 6 Tablet
Azithromycin adalah antibiotik makrolida yang menghentikan pertumbuhan bakteri dengan mengurangi produksi protein esensial yang dibutuhkan bakteri untuk bertahan hidup. Antibiotik ini juga menjadi pilihan untuk infeksi saluran kemih atau area serviks yang disebabkan oleh infeksi bakteri spesifik. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Azithromycin 500 mg 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Mencegah Dampak Berbahaya GBS
Pencegahan infeksi bakteri pada bayi sangat bergantung pada langkah proaktif selama kehamilan. Ibu hamil direkomendasikan untuk melakukan tes kultur cairan dari vagina dan rektum di akhir trimester ketiga. Jika hasilnya positif, dokter spesialis kandungan akan memberikan antibiotik melalui infus intravena saat ibu masuk ke proses persalinan. Pemberian antibiotik ini secara drastis menurunkan risiko perpindahan bakteri dari ibu ke anak selama proses kelahiran normal.
Studi Terkait
Berdasarkan publikasi terbaru dari Journal of Obstetrics and Neonatal Health pada tahun 2026, penerapan pedoman skrining GBS secara universal dan pemberian antibiotik profilaksis pada ibu hamil yang positif GBS telah terbukti menurunkan angka morbiditas bayi baru lahir hingga lebih dari 85% di berbagai pusat layanan kesehatan. Studi ini menekankan bahwa deteksi dini adalah kunci keselamatan janin.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu sedang hamil, terutama memasuki usia kehamilan 36 minggu, atau mengalami gejala tidak wajar seperti keputihan berbau dan rasa nyeri di area panggul, segera lakukan skrining. Jangan tunda untuk berkonsultasi dengan [Dokter Spesialis Kandungan](https://halodoc.onelink.me/cQvV/wgyv5msn) di Halodoc untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?”
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?”
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!
Tidak perlu bingung mencari obat yang diresepkan dokter. Segera tebus resep dan penuhi kebutuhan medismu melalui Toko Kesehatan Halodoc yang siap mengantar pesananmu dalam waktu satu jam saja.
Referensi
WHO. Diakses pada 2026. Group B Streptococcus (GBS).
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Group B strep disease.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Group B Strep?
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Skrining dan Pencegahan Infeksi Bakteri pada Kehamilan.
Journal of Obstetrics and Neonatal Health. Diakses pada 2026. Universal GBS Screening Efficacy.
FAQ
1. Apakah infeksi GBS selalu menular pada bayi saat lahir?
Tidak selalu, tetapi bayi memiliki risiko tertular apabila sang ibu merupakan carrier GBS dan tidak diberikan antibiotik profilaksis selama persalinan berlangsung.
2. Kapan ibu hamil harus menjalani skrining GBS?
Dokter biasanya menyarankan ibu hamil untuk melakukan tes skrining GBS saat usia kehamilan mencapai 36 hingga 37 minggu melalui tes swab yang aman dan tanpa rasa sakit.
3. Apakah pria juga bisa terinfeksi bakteri ini?
Ya, bakteri ini juga bisa menginfeksi pria, terutama yang lansia atau mereka yang memiliki penyakit penyerta kronis seperti diabetes mellitus, namun tidak seumum pada wanita hamil.
4. Apakah infeksi ini dapat disembuhkan total?
Ya, pemberian antibiotik yang diresepkan oleh dokter sangat efektif untuk membasmi koloni bakteri ini, baik untuk orang dewasa sehat, ibu hamil, maupun bayi yang baru lahir yang terdiagnosis dini.





