Ad Placeholder Image

Cara Mengatasi Masalah Kelenjar Anal pada Anjing dan Kucing

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 13 Agustus 2026

Cara Tepat Menjaga Kesehatan Anal Gland Anabul Agar Tidak Bau dan Bebas Infeksi

Cara Mengatasi Masalah Kelenjar Anal pada Anjing dan KucingCara Mengatasi Masalah Kelenjar Anal pada Anjing dan Kucing

DAFTAR ISI


Kelenjar anal pada anjing dan kucing adalah struktur kecil di sekitar anus yang berfungsi menghasilkan cairan beraroma untuk menandai wilayah. Ketika kelenjar ini tersumbat atau terinfeksi, hewan bisa menunjukkan tanda tidak nyaman, seperti menggosokkan pantat ke lantai atau kesulitan buang air besar.

Masalah ini sering terjadi pada ras tertentu dan bisa memicu infeksi jika tidak ditangani. Pemelihara yang peduli perlu mengenali gejala awal dan tahu kapan harus membawa hewan ke dokter hewan.

Mengatasi Masalah Kelenjar Anal pada Hewan Peliharaan

Masalah kelenjar anal biasanya diatasi dengan ekspresi manual oleh dokter hewan, yaitu memijat area sekitar anus untuk mengeluarkan cairan yang terperangkap. Dalam kasus infeksi atau abses, pemberian antibiotik atau salep topikal mungkin diperlukan. Tidak semua kasus memerlukan obat oral, tetapi untuk mengurangi peradangan dan memudahkan buang air besar, beberapa produk seperti pelunak tinja atau suppositoria lokal bisa membantu proses pemulihan.

Untuk mendukung kebersihan dan kenyamanan, perawatan rutin dan pemberian serat dalam makanan juga penting. Namun, mengatasi gejala serius seperti bengkak, nanah, atau nyeri hebat tetap membutuhkan evaluasi profesional.

Rekomendasi Produk

1. Microlax Gel 5 ml

Microlax Gel adalah produk laksatif lokal yang bekerja dalam 5–15 menit untuk melunakkan tinja dan memudahkan pengeluaran. Cocok digunakan untuk hewan yang mengalami sembelit akibat penyumbatan kelenjar anal. Dosis umum: 1–2 ml diberikan rektal sesuai petunjuk dokter hewan. Tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang tanpa rekomendasi medis.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Microlax Gel 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Superhoid Suppositoria

Superhoid Suppositoria mengandung bahan anti-inflamasi dan anestetik lokal yang membantu meredakan nyeri, gatal, dan pembengkakan di area rektal. Diformulasikan untuk penggunaan rektal, produk ini mendukung pemulihan saat kelenjar anal mengalami iritasi ringan hingga sedang. Dosis: 1 suppositoria, 1–2 kali sehari, sesuai arahan dokter hewan. Hindari jika ada alergi terhadap komponen penyusunnya.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Superhoid Suppositoria di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Merawat Kelenjar Anal

Perbanyak serat dalam makanan hewan seperti ubi jalar, sayuran rebus, atau suplemen serat khusus hewan. Pastikan hewan minum cukup air untuk mencegah tinja kering. Ajak hewan beraktivitas rutin untuk merangsang gerakan usus. Bersihkan area sekitar anus secara lembut setiap selesai buang air besar. Hindari pemberian tulang atau makanan keras yang bisa menyebabkan konstipasi.

Kapan Harus ke Dokter?

Ketika hewan terus-menerus menggosokkan pantat ke lantai, menunjukkan rasa sakit saat duduk atau buang air besar, atau terlihat ada nanah atau darah di sekitar anus, segera bawa ke dokter hewan. Infeksi kelenjar anal yang dibiarkan bisa berkembang menjadi abses atau bahkan perforasi, yang memerlukan penanganan bedah.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Konsultasi dengan dokter hewan secara online di Halodoc memungkinkan kamu mendapatkan saran tepat tanpa perlu membawa hewan ke klinik. Dokter hewan berlisensi siap memberi diagnosa awal, rekomendasi perawatan, dan memutuskan apakah perlu pemeriksaan langsung. Pelayanan tersedia 24 jam melalui aplikasi atau WhatsApp, dengan privasi terjaga dan respon cepat.

    FAQ

    1. Apakah semua anjing dan kucing mengalami masalah kelenjar anal?
      Tidak semua, tetapi ras kecil seperti Chihuahua, Beagle, atau Kucing Persia lebih rentan. Kondisi ini sering terjadi pada hewan dengan tinja yang lembut atau kurang serat.
    2. Bisakah saya memijat kelenjar anal sendiri?
      Memijat kelenjar anal sebaiknya dilakukan oleh profesional. Jika tidak dilakukan dengan benar, bisa menyebabkan cedera, infeksi, atau rasa sakit yang lebih parah pada hewan.
    3. Apakah masalah kelenjar anal bisa kambuh?
      Ya, terutama jika tidak ada perubahan pada pola makan atau gaya hidup. Pemberian serat dan pengecekan rutin setiap 3–6 bulan bisa mencegah kambuh.
    4. Apakah salep atau suppositoria bisa menyembuhkan infeksi?
      Produk seperti Superhoid atau Microlax hanya membantu meredakan gejala. Infeksi sejati memerlukan antibiotik yang diresepkan dokter hewan, bukan hanya obat topikal.
    Journal of Small Animal Practice. Diakses pada 2026. Anal Sac Disease in Dogs and Cats: A Review
    VMG (Veterinary Medical Guild). Diakses pada 2026. Clinical Guidelines for Anal Gland Disorders
    WHO. Diakses pada 2026. Animal Health and Zoonotic Disease Prevention
    Kementerian Pertanian RI. Diakses pada 2026. Panduan Perawatan Hewan Peliharaan