Ad Placeholder Image

Cara Mengatasi Mencret pada Bayi dengan Langkah Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 17 September 2026

Cara Mengatasi Mencret pada Bayi dengan Aman dan Efektif di Rumah

Cara Mengatasi Mencret pada Bayi dengan Langkah TepatCara Mengatasi Mencret pada Bayi dengan Langkah Tepat

DAFTAR ISI


Mencret pada bayi ditandai dengan buang air besar yang lebih sering dan konsistensi tinja lebih cair dari biasanya. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi, perubahan pola makan, alergi, atau penggunaan antibiotik.

Bayi lebih mudah mengalami kekurangan cairan sehingga perlu dipantau dengan cermat. Berikut langkah yang dapat dilakukan di rumah dan tanda bahaya yang perlu segera diperiksakan.

Langkah Mengatasi Mencret pada Bayi

Teruskan pemberian ASI sesering mungkin. Jika bayi mengonsumsi susu formula, berikan sesuai takaran dan cara penyajian pada kemasan, serta jangan mengencerkan susu tanpa arahan dokter.

Untuk bayi yang sudah mendapatkan makanan pendamping ASI, berikan makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering. Pilih makanan yang lembut dan mudah dicerna, serta hindari jus buah atau minuman manis karena dapat memperburuk diare.

Dokter dapat menyarankan oralit pada kondisi tertentu, terutama bila bayi mengalami kehilangan cairan. Jangan memberikan obat antidiare, antibiotik, atau ramuan herbal kepada bayi tanpa pemeriksaan dan anjuran dokter.

Catat frekuensi buang air besar, jumlah pipis, muntah, demam, dan perubahan perilaku bayi. Informasi ini membantu dokter menentukan penyebab serta penanganan yang tepat.

Cara Alami dan Kapan Harus ke Dokter

Jaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah mengganti popok, lalu bersihkan area bokong dengan air bersih dan keringkan secara lembut. Popok perlu diganti segera setelah kotor untuk membantu mencegah iritasi.

Segera bawa bayi ke dokter jika tampak sangat lemas, sulit dibangunkan, tidak mau menyusu, muntah berulang, demam, terdapat darah dalam tinja, atau perut terlihat kembung. Waspadai tanda dehidrasi seperti mulut kering, tidak ada air mata saat menangis, mata cekung, dan pipis jauh lebih sedikit.

Jika bayi berusia di bawah 6 bulan mengalami mencret, sebaiknya konsultasikan lebih awal meskipun gejalanya tampak ringan. Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam dapat membantu menentukan langkah yang aman untuk bayi.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Apotek resmi. Produk disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA.
  • ✅ Jaminan asli: Produk 100% asli, tersegel, memiliki nomor batch dan expiry date, serta terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat sesuai ketersediaan layanan.

Referensi

World Health Organization. Diakses pada 2026. Diarrhoeal Disease.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan dan Tata Laksana Diare.
PubMed. Diakses pada 2026. Acute Gastroenteritis in Children.
WebMD. Diakses pada 2026. Diarrhea in Babies.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi Keamanan Obat untuk Anak.

FAQ

Apakah mencret pada bayi selalu berbahaya?

Tidak selalu, tetapi bayi dapat mengalami dehidrasi dengan cepat. Pantau jumlah pipis, kemampuan menyusu, dan kondisi tubuhnya.

Apakah ASI tetap diberikan saat bayi mencret?

Ya, ASI tetap diberikan sesering mungkin. ASI membantu memenuhi kebutuhan cairan dan nutrisi bayi.

Bolehkah memberikan obat antidiare untuk bayi?

Jangan memberikan obat antidiare tanpa anjuran dokter. Sebagian obat tidak sesuai untuk bayi dan dapat menutupi gejala penting.

Kapan bayi perlu dibawa ke IGD?

Bawa bayi ke IGD jika sangat lemas, sulit dibangunkan, tidak mau menyusu, mengalami muntah berulang, kejang, tinja berdarah, atau menunjukkan tanda dehidrasi berat.