Ad Placeholder Image

Cara Mengatasi Nyeri Otot Sternocleidomastoid dengan Mudah

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 Juli 2026

Fungsi Otot Sternocleidomastoid dalam Menggerakkan Leher dan Kepala Secara Optimal

Cara Mengatasi Nyeri Otot Sternocleidomastoid dengan MudahCara Mengatasi Nyeri Otot Sternocleidomastoid dengan Mudah

DAFTAR ISI


Otot sternocleidomastoid (SCM) adalah salah satu otot terbesar dan paling penting di area leher. Otot ini membentang dari belakang telinga hingga ke tulang dada dan tulang selangka. Fungsi utamanya adalah membantu kamu memutar kepala, menunduk, serta menjaga kestabilan posisi kepala.

Namun, akibat kebiasaan buruk sehari-hari seperti menunduk terlalu lama saat menatap layar ponsel, postur kerja yang tidak ergonomis, atau cedera lecutan (whiplash), otot sternocleidomastoid bisa mengalami tegang atau terkilir. Gejalanya tidak hanya berupa nyeri leher, tetapi juga bisa memicu sakit kepala, pusing, hingga nyeri yang menjalar ke bahu.

Jika kamu mengalami keluhan ketegangan pada otot ini, tidak perlu panik. Ada beberapa pilihan penanganan medis dan obat-obatan yang dapat membantu meredakan peradangan serta rasa nyeri dengan cepat.

Rekomendasi Obat Nyeri Otot Sternocleidomastoid

1. Voltaren Emulgel 20 g

Voltaren Emulgel mengandung zat aktif Diclofenac diethylamine yang bekerja meredakan peradangan dan rasa sakit langsung pada titik fokus nyeri. Gel pereda nyeri ini sangat efektif dioleskan pada area leher yang tegang akibat masalah otot sternocleidomastoid.

Dosis penggunaan dapat dioleskan 3-4 kali sehari pada bagian leher yang sakit. Gosokkan secara perlahan hingga gel meresap sempurna.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Counterpain Cream 30 g

Counterpain Cream diformulasikan dengan methyl salicylate, menthol, dan eugenol. Krim analgesik ini memberikan sensasi hangat yang meresap ke dalam otot untuk melancarkan sirkulasi darah dan merelaksasi kaku otot leher.

Kamu dapat mengoleskannya secukupnya pada area leher yang nyeri sebanyak 1-3 kali sehari sesuai kebutuhan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Nyeri Otot Sternocleidomastoid
  1. Postur tubuh buruk saat menatap layar komputer atau HP dalam waktu lama (text neck syndrome).
  2. Posisi tidur yang salah atau penggunaan bantal yang terlalu tinggi.
  3. Gerakan leher yang mendadak atau cedera olahraga.

3. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Eperisone merupakan obat pelemas otot (muscle relaxant) yang bekerja dengan cara merelaksasi kejang atau kekakuan pada otot-otot rangka, termasuk otot leher. Obat ini efektif meredakan nyeri yang disebabkan oleh spasme otot hebat pada area sternocleidomastoid.

Dosis umum dewasa adalah 1 tablet dikonsumsi 3 kali sehari setelah makan.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Salonpas Koyo 10 Patch

Salonpas Koyo merupakan plester pereda nyeri praktis yang mengandung bahan aktif untuk meredakan nyeri otot ringan hingga sedang. Sensasi hangatnya meresap secara perlahan dan bertahan lama pada area leher yang pegal.

Tempelkan 1 lembar koyo pada area leher yang terasa tegang. Bersihkan dan keringkan kulit terlebih dahulu sebelum menempelkan plester.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Mengatasi Nyeri Otot Sternocleidomastoid

Selain mengonsumsi atau mengoleskan obat pereda nyeri, kamu bisa menerapkan beberapa langkah perawatan mandiri berikut di rumah:

  • Peregangan Ringan: Miringkan kepala secara perlahan ke arah berlawanan dari otot yang tegang untuk membantu merelaksasi otot SCM.
  • Kompres Hangat dan Dingin: Gunakan kompres es pada 48 jam pertama untuk mengurangi peradangan, dilanjutkan dengan kompres hangat untuk melancarkan sirkulasi darah.
  • Perbaiki Postur Tubuh: Pastikan posisi layar komputer sejajar dengan mata dan hindari menunduk terlalu lama saat menggunakan ponsel.
  • Gunakan Bantal Ergonomis: Pilih bantal yang mendukung lengkungan alami leher agar otot tidak tertekan saat tidur.

Studi Terkait

Berdasarkan riset medis klinis terbaru dalam jurnal Journal of Bodywork and Movement Therapies (2026), sindrom nyeri myofascial pada otot sternocleidomastoid sering kali menjadi penyebab tersembunyi dari kasus pusing servikogenik dan sakit kepala tegang. Studi ini menunjukkan bahwa kombinasi antara terapi topikal antiinflamasi dan peregangan fisik yang tepat dapat mempercepat pemulihan ketegangan otot SCM hingga 70% lebih cepat dibandingkan tanpa intervensi.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari, nyeri semakin parah hingga menjalar ke lengan, atau disertai pusing berat dan kebas, segera konsultasikan kondisi kamu dengan Dokter Spesialis Saraf di Halodoc untuk penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi dengan dokter spesialis atau dokter umum kini lebih mudah melalui Halodoc.

  • Dokter berpengalaman: Terhubung dengan konsultasi dokter pilihan dari berbagai spesialisasi.
  • Tersedia 24/7: Konsultasi kapan saja dan di mana saja tanpa perlu keluar rumah.
  • Resep digital: Jika dibutuhkan, dokter akan memberikan resep obat resmi yang bisa langsung kamu tebus melalui layanan Pharmacy Delivery Halodoc.

Referensi

Journal of Bodywork and Movement Therapies. Diakses pada 2026. Clinical Management of Sternocleidomastoid Myofascial Trigger Points and Associated Cervicogenic Symptoms.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Neck Pain: Symptoms and Causes.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Sternocleidomastoid Muscle Strain: Anatomy, Etiology, and Treatment Options.
WebMD. Diakses pada 2026. Neck Muscle Strains and Spasms: Prevention and Relief.

FAQ

1. Apa saja gejala ketegangan pada otot sternocleidomastoid?

Gejala utamanya meliputi rasa kaku dan nyeri pada leher bagian depan hingga samping, pusing, sakit kepala tegang, serta kesulitan menolehkan kepala ke salah satu sisi.

2. Berapa lama pemulihan nyeri otot sternocleidomastoid?

Dengan perawatan yang tepat, cedera atau kekakuan otot SCM ringan umumnya membaik dalam waktu 3 hingga 7 hari. Namun, kasus terkilir yang lebih parah bisa membutuhkan waktu beberapa minggu.

3. Apakah ketegangan otot sternocleidomastoid bisa menyebabkan pusing?

Ya, otot SCM memiliki peran penting dalam memproses koordinasi posisi tubuh dan kepala. Ketegangan otot ini sering mengirimkan sinyal keliru ke otak sehingga dapat memicu pusing atau sensasi melayang.

4. Bolehkah memijat area otot sternocleidomastoid yang sakit?

Pijatan lembut diperbolehkan untuk merelaksasi otot, namun hindari menekan terlalu keras karena di dekat otot SCM terdapat pembuluh darah besar (arteri karotis) dan saraf-saraf penting.