Ad Placeholder Image

Cara Mengatasi Nyeri Otot Tibialis Posterior dengan Tepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 Juli 2026

Kenali Fungsi Otot Tibialis Posterior Untuk Menjaga Keseimbangan Tubuh Saat Berjalan Setiap Hari

Cara Mengatasi Nyeri Otot Tibialis Posterior dengan TepatCara Mengatasi Nyeri Otot Tibialis Posterior dengan Tepat

DAFTAR ISI


Otot tibialis posterior adalah salah satu otot terpenting pada bagian tungkai bawah kaki. Otot ini berada di belakang tulang betis dan tendonnya menjalar turun hingga menempel pada tulang-tulang di telapak kaki. Peran utamanya adalah menopang lengkungan telapak kaki (arch) serta menjaga kestabilan pergelangan kaki saat kamu berjalan, berlari, atau melompat.

Ketika otot atau tendon ini mengalami kelelahan, regangan berlebih, atau peradangan (dikenal sebagai posterior tibial tendon dysfunction atau disfungsi tendon tibialis posterior), kamu dapat merasakan nyeri hebat di sepanjang bagian dalam pergelangan kaki. Kondisi ini kerap dialami oleh pelari, atlet, atau individu dengan kondisi kaki datar (flat feet).

Jika tidak ditangani dengan tepat, peradangan pada tendon tibialis posterior bisa memburuk dan mengganggu kelancaran beraktivitas harian. Untuk membantu meredakan rasa sakit dan peradangan otot ini, kamu bisa memanfaatkan beberapa pilihan produk kesehatan dan obat-obatan medis.

Rekomendasi Obat Nyeri Tibialis Posterior

1. Voltaren Emulgel 20 g

Voltaren Emulgel mengandung zat aktif Diclofenac diethylamine yang bekerja meredakan peradangan dan nyeri lokal pada sendi, otot, serta tendon. Gel ini meresap dengan cepat ke dalam kulit untuk mengurangi pembengkakan di area sekitar pergelangan kaki. Oleskan 3-4 kali sehari pada area yang terasa sakit secara perlahan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Kaltrofen Gel 30 g

Kaltrofen Gel mengandung Ketoprofen 2.5% yang efektif meredakan nyeri otot ringan hingga berat akibat trauma, terkilir, atau tendinitis. Obat topikal ini bekerja dengan menghambat produksi senyawa prostaglandin pemicu rasa nyeri dan pembengkakan. Oleskan tipis-tipis pada area otot tibialis posterior 2-4 kali sehari sesuai anjuran medis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kaltrofen Gel 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Nyeri Otot dan Tendon Tibialis Posterior
  1. Olahraga bertekanan tinggi berulang (overuse) seperti berlari jarak jauh.
  2. Penggunaan alas kaki atau sepatu yang tidak memiliki dukungan arch support yang baik.
  3. Struktur telapak kaki datar (flat feet) yang menambah beban kerja tendon.

3. Counterpain Cream 30 g

Counterpain Cream diformulasikan dengan Methyl salicylate, Menthol, dan Eugenol untuk memberikan sensasi hangat relaksasi pada otot. Sensasi hangatnya membantu melancarkan sirkulasi darah serta meredakan kekakuan otot dan rasa pegal setelah beraktivitas berat. Cukup oleskan pada area pergelangan dan otot betis secukupnya 3-4 kali sehari.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Eperisone merupakan obat relaksan otot sistemik yang digunakan untuk mengatasi kejang atau kekakuan otot yang menyertai nyeri muskoloskeletal. Obat ini bekerja melonggarkan ketegangan otot skeletal dan meningkatkan aliran darah. Dosis penggunaan umumnya 1 tablet diberikan 3 kali sehari setelah makan sesuai arahan petunjuk dokter.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Untuk kemudahan perawatan, kamu bisa beli obat online di Halodoc secara praktis dengan jaminan produk asli dan diantar langsung ke rumah.

Cara Merawat Kesehatan Otot Tibialis Posterior

Selain mengandalkan obat pereda nyeri, penting untuk melakukan tindakan perawatan mandiri agar pemulihan berjalan optimal:

  • Metode RICE: Istirahatkan kaki (Rest), kompres es (Ice) selama 15-20 menit, berikan bebat elastis (Compression), dan tinggikan posisi kaki saat berbaring (Elevation).
  • Gunakan Sepatu yang Tepat: Pilih alas kaki yang mendukung lengkungan telapak kaki atau gunakan insole orthotik khusus.
  • Peregangan Otot Betis: Lakukan peregangan rutin pada otot betis dan tendon achilles untuk mengurangi beban tarikan pada tendon tibialis posterior.

Studi Terkait

Menurut studi terbaru dalam jurnal Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy (2026), intervensi dini berupa restrukturisasi beban latihan yang dikombinasikan dengan penggunaan analgesik topikal dan latihan penguatan otot terbukti mempercepat pemulihan disfungsi tendon tibialis posterior hingga 40% dibandingkan pemulihan pasif.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri pada area pergelangan kaki bagian dalam semakin parah, tidak berkurang setelah 3-5 hari perawatan di rumah, atau membuat kamu sulit berjalan menumpu beban, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Kamu juga bisa terhubung langsung dengan Ahli Fisioterapi dan Rehabilitasi di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis akurat dan program fisioterapi yang sesuai.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi kesehatan online di Halodoc memberikan kenyamanan dan fleksibilitas penuh untuk kamu:

  • Dokter Berpengalaman: Terhubung langsung dengan dokter spesialis dan umum berlisensi resmi (STR dan SIP).
  • Akses 24 Jam: Konsultasikan keluhan medis kamu kapan saja dan di mana saja tanpa batasan waktu.
  • Saran Medis Tepat: Dapatkan rekomendasi diagnosis, penanganan awal, serta resep obat medis resmi sesuai kondisi kesehatanmu.

Referensi

Journal of Orthopaedic & Sports Physical Therapy. Diakses pada 2026. Posterior Tibial Tendon Dysfunction: Diagnosis and Treatment Guidelines.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Tendonitis: Symptoms and Causes.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Management Strategies for Tibialis Posterior Tendon Pathology.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penanganan Gangguan Muskoloskeletal.

FAQ

Apa itu otot tibialis posterior?

Otot tibialis posterior adalah otot yang terletak di bagian belakang tungkai bawah dan berfungsi menyangga lengkungan telapak kaki serta menjaga keseimbangan pergelangan kaki saat bergerak.

Apa penyebab utama timbulnya nyeri pada tibialis posterior?

Penyebab utamanya adalah beban berulang akibat aktivitas fisik tinggi (overuse), kelainan bentuk kaki datar (flat feet), serta pemakaian sepatu yang kurang mendukung lengkungan telapak kaki.

Bagaimana cara mengatasi nyeri otot tibialis posterior di rumah?

Kamu bisa menerapkan metode RICE (pengistirahatan, kompres es, pembebanan elastis, dan penelinggian posisi kaki) serta mengoleskan krim atau gel pereda nyeri topikal pada area yang sakit.

Kapan harus berkonsultasi ke dokter jika mengalami masalah pada tibialis posterior?

Segera konsultasikan ke dokter jika kamu mengalami kesulitan menumpu beban saat berjalan, pergelangan kaki membengkak parah, atau nyeri menetap lebih dari beberapa hari meski sudah diistirahatkan.