Ad Placeholder Image

Cara Mengatasi Urinary Tract Infection Secara Tepat dan Cepat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 30 Juli 2026

Gejala dan Cara Efektif Mengatasi Urinary Tract Infection dengan Tepat

Cara Mengatasi Urinary Tract Infection Secara Tepat dan CepatCara Mengatasi Urinary Tract Infection Secara Tepat dan Cepat

DAFTAR ISI


Urinary tract infection (UTI) atau infeksi saluran kemih adalah kondisi medis ketika bakteri masuk dan berkembang biak di dalam sistem saluran kemih. Organ yang terdampak bisa meliputi kandung kemih, uretra, hingga ginjal. Penyebab paling umum dari kondisi ini adalah bakteri Escherichia coli (E. coli) yang biasanya hidup di saluran pencernaan.

Gejala umum UTI yang sering dikeluhkan antara lain rasa terbakar atau perih saat buang air kecil (anyang-anyangan), dorongan buang air kecil yang terus-menerus meski urine yang keluar sedikit, urine tampak keruh atau berbau menyengat, serta rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah. Wanita lebih berisiko mengalami UTI karena memiliki uretra yang lebih pendek dibandingkan pria.

Penanganan UTI perlu dilakukan dengan cepat agar infeksi tidak menjalar hingga ke organ ginjal. Langkah penanganan biasanya melibatkan perubahan gaya hidup, hidrasi tubuh yang optimal, serta terapi obat dari dokter jika infeksi disebabkan oleh bakteri.

Cara Mengatasi Urinary Tract Infection

Langkah penanganan awal dapat membantu meringankan gejala UTI dan mencegah infeksi bertambah parah. Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan:

  • Minum Air Putih yang Cukup: Asupan cairan yang memadai membantu membilas bakteri dari saluran kemih melalui urine secara alami.
  • Jangan Menahan Buang Air Kecil: Biasakan untuk segera berkemih ketika dorongan muncul agar bakteri tidak berkembang biak di kandung kemih.
  • Jaga Kebersihan Organ Intim: Selalu bersihkan area genital dari arah depan ke belakang setelah buang air kecil atau besar untuk mencegah penyebaran bakteri dari anus.
  • Hindari Produk Pembersih Berpewangi: Penggunaan sabun kewanitaan berpewangi keras dapat menyebabkan iritasi pada uretra.
Faktor Pemicu Infeksi Saluran Kemih
  1. Kebiasaan kurang minum air putih sehari-hari.
  2. Sering menahan keinginan buang air kecil.
  3. Cara membersihkan area intim yang keliru (dari belakang ke depan).
  4. Hubungan seksual tanpa menjaga kebersihan area genital sebelum dan sesudahnya.

Studi Terkait

Sebuah studi medis dari Journal of Urology (2026) mengungkapkan bahwa meningkatkan konsumsi air putih harian hingga 2,5 liter per hari dapat menurunkan angka kekambuhan infeksi saluran kemih hingga 48 persen pada wanita. Selain itu, riset dalam Clinical Infectious Diseases (2026) menekankan pentingnya pemeriksaan kultur urine sebelum pemberian antibiotik guna memastikan terapi medis tepat sasaran dan mencegah risiko resistensi kuman.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu seperti rasa terbakar saat berkemih tidak membaik dalam 2–3 hari, muncul demam tinggi, nyeri pinggang, atau urine bercampur darah, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melakukan konsultasi kesehatan di Halodoc memberikan kenyamanan penuh untuk menangani keluhan kesehatanmu:

  • Dokter berpengalaman: Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter umum maupun dokter spesialis yang memiliki lisensi resmi.
  • Respon cepat dan ramah: Dokter siap memberikan saran medis, rekomendasi gaya hidup, hingga peresapan obat sesuai kondisi tubuhmu.
  • Beli obat online langsung: Kamu dapat dengan praktis melakukan beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Referensi

PubMed. Diakses pada 2026. Urinary Tract Infections: Pathophysiology and Management.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Urinary Tract Infection Guidance and Antimicrobial Stewardship.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Penanganan Infeksi Saluran Kemih di Fasilitas Kesehatan.
WebMD. Diakses pada 2026. Urinary Tract Infections (UTIs) Causes, Symptoms, and Treatment.

FAQ

Apakah urinary tract infection bisa sembuh sendiri tanpa obat?
Pada kasus infeksi ringan, peningkatan konsumsi air putih dapat membantu membilas bakteri dari saluran kemih. Namun, jika infeksi disebabkan oleh bakteri berlebih, penggunaan obat antibiotik dari resep dokter tetap diperlukan untuk mencegah komplikasi ke ginjal.

Siapa yang lebih rentan terkena infeksi saluran kemih?
Wanita secara medis lebih rentan mengalami UTI karena ukuran saluran uretra yang lebih pendek dibandingkan pria. Selain itu, orang yang kurang minum air putih dan sering menahan kencing juga memiliki risiko tinggi.

Apa perbedaan antara UTI dan batu ginjal?
UTI adalah infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri pada saluran kemih, sedangkan batu ginjal adalah endapan keras dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal. Meski gejalanya bisa mirip seperti nyeri saat buang air kecil, penyebab dasarnya berbeda.

Bagaimana cara mencegah agar UTI tidak kambuh kembali?
Kamu bisa mencegah kekambuhan dengan cukup minum air putih, tidak menahan kencing, menjaga kebersihan area intim dari depan ke belakang, serta segera berkemih setelah berhubungan seksual.