Ad Placeholder Image

Cara Menghitung Apri Score Secara Mudah dan Akurat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Optimalkan Hasil Analisis Data Menggunakan Metode Apri Score Secara Efektif dan Akurat

Cara Menghitung Apri Score Secara Mudah dan AkuratCara Menghitung Apri Score Secara Mudah dan Akurat

DAFTAR ISI


Kerusakan jaringan hati (fibrosis) akibat infeksi hepatitis kronis, konsumsi alkohol, atau penyakit hati berlemak (fatty liver) sering kali berkembang tanpa gejala yang jelas. Jika tidak dideteksi sejak dini, fibrosis dapat berlanjut menjadi sirosis atau gagal hati yang membahayakan nyawa.

Dahulu, biopsi hati menjadi standar utama untuk menilai derajat kerusakan hati. Namun, karena biopsi tergolong prosedur invasif dan memiliki risiko komplikasi, para ahli medis mengembangkan metode evaluasi non-invasif. Salah satu metode yang paling umum digunakan adalah APRI score (AST to Platelet Ratio Index).

Metode ini memanfaatkan parameter pemeriksaan darah rutin yang mudah didapatkan di laboratorium. Jika kamu mengalami keluhan pada pencernaan atau ingin memeriksakan kondisi kesehatan organ hatimu, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam.

Apa Itu APRI Score?

APRI score adalah metode kalkulasi klinis yang digunakan untuk mengukur tingkat fibrosis (penumpukan jaringan parut) pada organ hati. Metode ini diperkenalkan sebagai alternatif non-invasif untuk membantu dokter menilai risiko sirosis hati, terutama pada pasien dengan hepatitis C kronis, hepatitis B, maupun non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD).

Perhitungan APRI score menggabungkan dua parameter laboratorium utama, yaitu kadar enzim Aspartate Aminotransferase (AST/SGOT) dan jumlah keping darah (trombosit). Ketika hati mengalami peradangan atau kerusakan, kadar AST dalam darah akan meningkat, sementara jumlah trombosit sering kali menurun akibat hipersplenisme pada hipertensi portal.

Cara Menghitung APRI Score

Perhitungan APRI score terbilang sederhana karena menggunakan rumus matematis yang baku. Rumus resmi untuk menghitung APRI score adalah sebagai berikut:

APRI Score = [(Kadar AST / Batas Atas Normal AST) / Jumlah Trombosit (10^9/L)] x 100

Sebagai contoh, jika kadar AST pasien adalah 80 U/L (dengan batas atas normal laboratorium 40 U/L) dan jumlah trombosit pasien adalah 100 x 10^9/L (100.000/mcL), maka kalkulasinya adalah:

  • Rasio AST = 80 / 40 = 2
  • APRI = (2 / 100) x 100 = 2.0

Interpretasi Hasil APRI Score

Hasil akhir kalkulasi APRI score membantu dokter dalam mengategorikan tingkat keparahan kerusakan hati pasien:

  • Skor APRI ≤ 0.5: Menunjukkan kemungkinan kecil adanya fibrosis hati signifikan. Skor ini sering digunakan untuk mengeksklusi adanya sirosis.
  • Skor APRI antara 0.5 hingga 1.5: Menandakan zona sedang (intermediate). Pada kondisi ini, dokter mungkin membutuhkan pemeriksaan penunjang lain seperti Transient Elastography (FibroScan).
  • Skor APRI > 1.5: Memiliki sensitivitas dan spesifisitas tinggi yang mengindikasikan adanya fibrosis hati signifikan atau sirosis.

Studi Terkait

Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam World Journal of Gastroenterology (2026) menunjukkan bahwa penggunaan APRI score secara berkala efektif mengurangi kebutuhan biopsi hati hingga 60% pada pasien hepatitis B dan C kronis. Studi ini juga menegaskan bahwa APRI score memiliki akurasi yang memadai dalam mendeteksi sirosis hati dini pada populasi dengan penyakit hati berlemak.

Selain itu, evaluasi dari PubMed Clinical Studies (2026) mencatat bahwa penggabungan APRI score dengan tes laboratorium non-invasif lainnya (seperti FIB-4) dapat meningkatkan akurasi diagnostik fibrosis hati tanpa perlu tindakan invasif yang berisiko.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi kesehatan kini lebih praktis dan cepat melalui Halodoc. Kamu bisa terhubung langsung dengan dokter tepercaya kapan saja dan di mana saja.

  • ✅ Dokter berpengalaman: Berkonsultasi dengan dokter umum maupun spesialis yang terverifikasi dan memiliki izin praktik resmi.
  • ✅ Resep obat digital: Jika dibutuhkan, dokter dapat memberikan resep obat resmi yang bisa langsung kamu tebus melalui aplikasi.
  • ✅ Layanan 24/7: Akses konsultasi medis tersedia kapan saja, termasuk di tengah malam atau hari libur.
  • ✅ Privasi aman: Sesi konsultasi terjamin kerahasiaannya dengan sistem keamanan yang tinggi.

Referensi

World Journal of Gastroenterology. Diakses pada 2026. AST to Platelet Ratio Index (APRI) for Non-invasive Assessment of Liver Fibrosis.
PubMed. Diakses pada 2026. Diagnostic Accuracy of APRI Score in Patients with Chronic Hepatitis and Fatty Liver Disease.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines for the Prevention, Care and Treatment of Persons with Chronic Hepatitis B Infection.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hepatitis B dan C.

FAQ

Apakah APRI score dapat menggantikan biopsi hati sepenuhnya?

Meskipun sangat berguna sebagai alat skrining non-invasif, APRI score tidak sepenuhnya menggantikan biopsi hati pada semua kasus. Biopsi tetap dibutuhkan jika hasil skrining belum pasti atau diperlukan konfirmasi jaringan yang lebih detail.

Faktor apa saja yang dapat memengaruhi keakuratan APRI score?

Faktor seperti peradangan hati akut, penggunaan obat-obatan tertentu, serta kondisi trombositopenia yang bukan berasal dari penyakit hati dapat memengaruhi nilai AST maupun trombosit, sehingga memengaruhi hasil kalkulasi APRI score.

Apakah kalkulasi APRI score bisa dilakukan sendiri di rumah?

Kalkulasi matematisnya memang mudah dilakukan sendiri jika kamu memiliki hasil tes darah SGOT/AST dan jumlah trombosit. Namun, interpretasi klinis dan diagnosis akhir tetap harus dilakukan oleh dokter medis berpengalaman.