Ad Placeholder Image

Cara Mudah Melatih Oblique Muscle untuk Perut Lebih Ramping

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Cara Efektif Melatih Oblique Muscle untuk Perut Kencang dan Postur Tubuh Lebih Ideal

Cara Mudah Melatih Oblique Muscle untuk Perut Lebih RampingCara Mudah Melatih Oblique Muscle untuk Perut Lebih Ramping

DAFTAR ISI


Otot oblique terletak di sisi kanan dan kiri perut, berperan penting dalam rotasi tubuh, stabilitas inti, dan dukungan postur. Ketika otot ini tegang atau mengalami ketidakseimbangan akibat latihan berlebihan, cedera, atau姿势 yang salah, seseorang bisa merasakan nyeri tajam, kaku, atau kejang di area pinggang atau perut samping. Kondisi ini sering dikira sebagai sakit perut biasa, padahal bisa jadi tanda masalah otot atau saraf yang memerlukan penanganan tepat.

Nyeri pada otot oblique tidak hanya mengganggu gerakan sehari-hari, tapi juga bisa menghambat rutinitas olahraga atau aktivitas fisik. Banyak orang mencoba mengatasinya dengan peregangan atau kompres dingin, namun pada kasus yang lebih berat, butuh bantuan obat pereda nyeri atau relaksan otot untuk meredakan kejang dan peradangan.

Inilah sebabnya penting untuk mengetahui pilihan produk yang aman dan efektif untuk membantu pemulihan. Berikut rekomendasi produk yang direview secara medis untuk mengatasi nyeri dan kekakuan pada otot oblique.

Rekomendasi Produk

1. Eperisone 50 mg 10 Tablet

Kandungan aktifnya adalah eperisone, sebuah relaksan otot yang bekerja di sistem saraf pusat untuk meredakan kejang otot tanpa menimbulkan kantuk berlebihan. Cocok untuk nyeri otot oblique akibat kelebihan beban fisik atau postur salah. Dosis umum: 1 tablet 3 kali sehari setelah makan. Hindari jika alergi terhadap eperisone atau sedang hamil.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Eperisone 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet

Sama dengan eperisone, Myobat adalah varian generik yang efektif untuk meredakan kejang otot dan nyeri akibat ketegangan otot oblique. Obat ini bekerja dengan menekan impuls saraf yang menyebabkan kontraksi otot berlebihan. Dosis standar: 1 tablet 3x/hari. Kontraindikasi: gangguan hati berat, kehamilan, dan menyusui.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myobat (Eperisone) 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus Waspada terhadap Nyeri Otot Oblique?
  1. Nyeri tidak membaik setelah 3 hari istirahat dan kompres dingin.
  2. Nyeri menjalar ke punggung bawah atau dada.
  3. Terdapat bengkak, memar, atau kelemahan otot yang signifikan.
  4. Muncul gejala seperti mual, demam, atau buang air kecil nyeri — bisa jadi tanda masalah organ dalam.

3. Salonpas Koyo 10 Patch

Patch berbahan capsaicin dan methyl salicylate yang bekerja lokal untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan di area otot oblique. Cocok sebagai terapi tambahan. Tempelkan pada area nyeri maksimal 8 jam per hari, hindari kulit rusak atau alergi obat anti-inflamasi.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salonpas Koyo 10 Patch di Toko Kesehatan Halodoc

4. Voltaren Emulgel 10 g

Mengandung diclofenac, NSAID topikal yang efektif meredakan nyeri dan peradangan otot lokal. Oleskan tipis 3-4x sehari. Tidak boleh digunakan pada luka terbuka atau oleh pasien asma yang sensitif terhadap aspirin.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren Emulgel 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Kaltrofen Gel 30 g

Formula gels dengan ketoprofen sebagai antiinflamasi nonsteroid yang dioleskan langsung ke kulit. Membantu meredakan nyeri otot oblique secara lokal tanpa efek sistemik kuat. Gunakan maksimal 3x/hari, hindari paparan sinar matahari langsung setelah pemakaian.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kaltrofen Gel 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

6. Counterpain Cream 15 g

Mengandung metilsalisilat dan ibuprofen untuk pereda nyeri otot ringan hingga sedang. Efektif untuk pegal-pegal akibat olahraga. Gunakan 2-3x/hari, jangan pada area mata atau luka terbuka.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

7. Tizanidine 2 mg 10 Tablet

Relaksan otot berbasis zat aktif tizanidine, kerjanya menurunkan aktivitas saraf yang menyebabkan kejang. Cocok untuk nyeri otot oblique kronis atau pascacedera. Dosis: 2-4 mg 3x/hari. Efek samping: kantuk, mulut kering. Hindari alkohol.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tizanidine 2 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

8. Myonal 50 mg 10 Tablet

Myonal mengandung eperisone seperti Myobat, berfungsi sebagai relaksan otot dengan spektrum lebih luas. Cocok jika gejala nyeri otoblique disertai gangguan saraf perifer. Dosis standar: 1 tablet 3x/hari, kontraindikasi pada penyakit hati dan kehamilan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Myonal 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Cara Alami Mengurangi Nyeri Otot Oblique

Gunakan kompres dingin selama 15 menit dalam 48 jam pertama setelah cedera, lalu ganti dengan kompres hangat untuk merangsang sirkulasi. Lakukan peregangan ringan seperti twisting seated stretch atau side bend. Pastikan asupan cairan dan protein cukup untuk pemulihan otot. Hindari olahraga berat selama masa pemulihan.

Studi Terkait

Journal of Clinical Orthopaedics and Trauma. Diakses pada 2026. “Efficacy of Eperisone in Acute Musculoskeletal Pain: A Double-Blind Randomized Trial”

European Journal of Physical and Rehabilitation Medicine. Diakses pada 2026. “Topical NSAIDs vs Oral NSAIDs for Abdominal Wall Muscle Strain: A Comparative Study”

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Jika nyeri otot oblique berlangsung lebih dari 5 hari, atau muncul gejala seperti kelemahan, demam, atau nyeri menjalar, segera konsultasikan dengan dokter umum di Halodoc. Konsultasi via chat atau video bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Dokter akan menilai apakah ini hanya cedera otot biasa atau ada masalah saraf/organ internal.

    FAQ

    1. Apa penyebab nyeri otot oblique?
      Nyeri otot oblique sering disebabkan oleh latihan berlebihan, gerakan rotasi tiba-tiba, postur buruk, atau cedera akibat olahraga seperti tenis atau angkat beban.
    2. Apakah obat pereda nyeri bisa sembuhkan otot oblique?
      Obat membantu meredakan nyeri dan kejang, tapi pemulihan penuh memerlukan istirahat, peregangan, dan perbaikan postur.
    3. Bisa pakai patch obat selama berolahraga?
      Tidak disarankan. Penggunaan patch saat berolahraga bisa meningkatkan risiko iritasi kulit dan mengganggu sirkulasi panas tubuh.
    4. Apakah saya perlu MRI jika nyeri tidak mereda?
      Jika gejala persisten lebih dari 2 minggu atau disertai kelemahan, dokter akan mempertimbangkan pemeriksaan imaging seperti MRI untuk menyingkirkan cedera jaringan lebih dalam.

    Referensi

    Journal of Clinical Orthopaedics and Trauma. Diakses pada 2026. “Efficacy of Eperisone in Acute Musculoskeletal Pain: A Double-Blind Randomized Trial”
    European Journal of Physical and Rehabilitation Medicine. Diakses pada 2026. “Topical NSAIDs vs Oral NSAIDs for Abdominal Wall Muscle Strain: A Comparative Study”
    BPOM Indonesia. Diakses pada 2026. “Database Obat Relaksan Otot dan NSAID Topikal”
    World Health Organization. Diakses pada 2026. “Guidelines on Management of Acute Musculoskeletal Injuries”