Ad Placeholder Image

Cara Mudah Memahami Jadwal Imunisasi Buku KIA Lengkap

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Cek jadwal imunisasi buku KIA agar tumbuh kembang si kecil tetap optimal dan selalu terlindungi.

Cara Mudah Memahami Jadwal Imunisasi Buku KIA LengkapCara Mudah Memahami Jadwal Imunisasi Buku KIA Lengkap

DAFTAR ISI


Memahami jadwal imunisasi buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) merupakan langkah krusial bagi setiap orang tua dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil. Buku KIA terbitan Kementerian Kesehatan RI berfungsi sebagai acuan resmi yang memuat rekam medis anak, termasuk panduan pemberian vaksin dasar dan lanjutan sejak bayi baru lahir.

Pemberian vaksin yang sesuai dengan jadwal imunisasi buku KIA sangat penting untuk membentuk kekebalan tubuh yang optimal. Melalui Imunisasi Rutin Lengkap (IRL), tubuh anak dilatih untuk mengenali dan melawan berbagai infeksi kuman berbahaya seperti tuberkulosis, polio, hepatitis B, difteri, pertusis, tetanus, hingga campak dan rubella.

Sebagai orang tua, memastikan tidak ada imunisasi yang terlewat adalah investasi kesehatan jangka panjang bagi buah hati. Jika kamu memiliki kendala atau pertanyaan terkait pemberian vaksin, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

Panduan Jadwal Imunisasi Buku KIA Lengkap

Berdasarkan acuan terbaru dalam Buku KIA, berikut adalah tahapan jadwal imunisasi anak yang wajib diketahui orang tua:

  • Bayi Baru Lahir (0 Bulan): Diberikan vaksin Hepatitis B (HB-0) paling lambat 24 jam setelah kelahiran untuk mencegah penularan hepatitis B. Sebelum usia 1 bulan, bayi juga perlu menerima vaksin BCG untuk mencegah TBC berat dan Polio tetes 1 (bOPV 1).
  • Usia 2 Bulan: Vaksin DPT-HB-Hib 1, Polio tetes 2 (bOPV 2), serta vaksin PCV 1 untuk mencegah infeksi paru-paru (pneumonia) dan radang otak (meningitis).
  • Usia 3 Bulan: Pemberian vaksin dosis lanjutan yaitu DPT-HB-Hib 2 dan Polio tetes 3 (bOPV 3).
  • Usia 4 Bulan: Pemberian vaksin DPT-HB-Hib 3, Polio tetes 4 (bOPV 4), serta pemberian suntikan Polio pertama (IPV 1).
  • Usia 9 Bulan: Pemberian vaksin MR 1 (Measles-Rubella) untuk mencegah penyakit campak dan rubella, disertai dosis suntikan Polio kedua (IPV 2).
  • Usia 10 Bulan: Pemberian vaksin Japanese Encephalitis (JE) khusus untuk daerah endemis.
  • Usia 12 Bulan: Dosis lanjutan vaksin PCV 3.
  • Usia 18 Bulan: Pemberian imunisasi lanjutan (booster) yaitu DPT-HB-Hib lanjutan dan MR 2.

Tips Mencatat dan Mengingat Jadwal Imunisasi

Agar pemberian vaksin tepat waktu, simpan Buku KIA di tempat yang mudah diakses dan selalu bawa saat berkunjung ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit. Manfaatkan fitur pengingat pada ponsel pintar beberapa hari sebelum tanggal vaksinasi. Apabila si Kecil sedang sakit ringan seperti batuk atau pilek tanpa demam tinggi, imunisasi umumnya tetap aman dilakukan setelah dokter melakukan evaluasi kondisi fisik anak.

Studi Terkait

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Tropical Pediatrics (2026) mengungkapkan bahwa kepatuhan orang tua terhadap jadwal imunisasi yang tercatat dalam buku panduan kesehatan anak nasional berkontribusi secara signifikan terhadap penurunan risiko penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) hingga 88 persen pada masa balita.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika si Kecil mengalami reaksikip (kejadian ikutan pasca imunisasi) yang tidak biasa seperti demam sangat tinggi, kejang, timbul bengkak parah di area suntikan, atau anak tampak lemas dan tidak mau menyusu, segera konsultasi dengan [Dokter Spesialis Anak] di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi online Halodoc memudahkan kamu memantau kesehatan anak tanpa perlu keluar rumah. Keunggulan layanan chat dokter Halodoc meliputi:

  • ✅ Dokter Berpengalaman: Terhubung langsung dengan dokter spesialis anak berlisensi resmi (STR dan SIP).
  • ✅ Akses 24 Jam: Layanan konsultasi dapat diakses kapan saja dan dari mana saja secara fleksibel.
  • ✅ Resep Obat Online: Bila diperlukan, dokter dapat meresepkan obat atau vitamin resmi yang dapat dipesan langsung di aplikasi.
  • ✅ Kerahasiaan Terjamin: Seluruh riwayat medis dan percakapan konsultasi terjamin privasinya.

Referensi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA): Petunjuk Teknis Pelaksanaan Imunisasi Rutin Anak.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Global Immunization Agenda and Recommended Childhood Vaccine Schedules.
PubMed. Diakses pada 2026. Evaluation of Maternal Compliance with Childhood Immunization Schedules Using Child Health Booklets.
WebMD. Diakses pada 2026. Vaccines for Babies: Recommended Timelines and Safety Guidelines.

FAQ

1. Apakah imunisasi pada Buku KIA wajib diberikan semuanya?

Ya, imunisasi yang tertera dalam Buku KIA merupakan imunisasi dasar dan lanjutan wajib yang direkomendasikan oleh pemerintah. Pemberian vaksinasi ini sangat krusial untuk melindungi anak dari penularan berbagai penyakit berbahaya.

2. Apa yang harus dilakukan jika jadwal imunisasi anak terlewat?

Jika jadwal imunisasi terlewat, orang tua tidak perlu panik dan tidak perlu mengulang dari awal. Segera bawa anak ke dokter atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan imunisasi kejar (catch-up immunization) sesuai arahan medis.

3. Bolehkah anak yang sedang batuk atau pilek diimunisasi?

Secara umum, batuk atau pilek ringan tanpa demam tinggi bukan merupakan halangan untuk menerima imunisasi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik sederhana terlebih dahulu untuk memastikan kondisi kesehatan anak aman sebelum tindakan.

4. Reaksi apa saja yang wajar terjadi pasca imunisasi?

Reaksi ringan seperti demam sumeng, bengkak kecil, atau kemerahan di area bekas suntikan merupakan respons alami imun tubuh yang sedang membentuk kekebalan. Reaksi ini umumnya mereda dalam kurun waktu 1 hingga 3 hari.