Catat, Ini 5 Kebiasaan yang Bisa Memicu Masalah pada Prostat
“Ada beberapa kebiasaan yang kadang tidak kita sadari dapat memicu masalah bagi prostat. Seperti merokok, minum alkohol, kurang tidur, makan daging olahan berlebih, dan terlalu sering konsumsi lemak jenuh.”

Halodoc, Jakarta – Masalah prostat merupakan kondisi kesehatan yang terbilang umum terjadi pada pria. Apalagi seiring bertambahnya usia, risiko terserang masalah prostat pun lebih mungkin terjadi akibat gaya hidup dan pola makan yang keliru.
Lantas, apa saja sih kebiasaan-kebiasaan yang dapat memicu munculnya masalah prostat? Simak penjelasan di bawah ini agar kamu tahu langkah yang bisa diambil untuk mencegah atau mengurangi resikonya.
Kebiasaan yang Dapat Menyebabkan Masalah Prostat
Ada beberapa hal yang sebaiknya mulai kamu hindari agar prostat terhindar dari berbagai masalah kesehatan.
1. Merokok
Kebiasaan merokok memiliki pengaruh besar terhadap kanker prostat. Sebab, merokok berdampak pada setiap sel di dalam tubuh. Selain itu, zat karsinogen di dalamnya menyebabkan mutasi DNA dan peradangan. Nah, peradangan ini tak hanya membuat kerusakan paru-paru, tapi juga prostat.
Meski merokok tidak meningkatkan risiko kanker prostat yang ringan, tapi, kebiasaan ini meningkatkan risiko kematian pada kanker prostat yang sudah memburuk karena perkembangan kankernya agar menjadi lebih agresif.
Selagi berusaha mengurangi kebiasaan-kebiasaan ini, kamu dapat mengatasi masalah prostat dengan bantuan obat-obatan! Cek rekomendasinya di sini: “Ini 5 Pilihan Obat Prostat Herbal yang Ampuh di Apotik”.
2. Minum alkohol
Seiring bertambahnya usia, kelenjar prostat yang terletak di dekat kantung kemih dapat membesar. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala seperti sering buang air kecil dan memburuknya aliran urine.
Alkohol memiliki efek inflamasi, sehingga bisa memperburuk peradangan yang sudah ada di sel prostat dan akibatnya, aliran urine jadi terhambat. Tak hanya itu, alkohol juga membuat otot-otot di leher kantung kemih mengencang dan buang air kecil jadi sulit. Aliran urine yang tidak wajar inilah yang menjadi gejala pembesaran prostat.
3. Kurang tidur
Adanya gangguan pada “jam biologis” tubuh, yang mengontrol waktu tidur dan sederet fungsi organ lainnya, dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker prostat.
Bagaimana ini bisa terjadi? Salah satu pemicunya adalah karena paparan cahaya saat kita melakukan kerja shift malam. Paparan cahaya ini dapat menurunkan kadar melatonin, sehingga mendorong tumbuhnya kanker.
4. Terlalu sering makan daging olahan
Konsumsi makanan berbahan dasar daging merah dan daging olahan dapat meningkatkan risiko terkena kanker prostat. Hal ini dapat terjadi karena adanya senyawa heterocyclic amines (HCA) yang muncul saat daging dimasak di suhu tinggi. Senyawa inilah yang bisa meningkatkan risiko kanker.
Maka dari itu, sebaiknya kamu mencari alternatif daging merah dan olahan seperti daging unggas (tanpa kulit), ikan, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.
Dengan menggantinya, kamu tidak hanya menjauhkan diri dari kanker prostat, tapi juga memperbaiki pola makan dengan membuat variasi baru yang lebih sehat.
Yuk cari tahu pola hidup sehat yang harus diterapkan untuk jauhkan diri dari kanker prostat: “Ini Langkah Hidup Sehat untuk Mencegah Kanker Prostat”.
5. Konsumsi lemak jenuh berlebih
Kebiasaan terakhir yang dapat memicu masalah pada prostat adalah makan makanan yang punya kandungan lemak jenuh secara berlebihan. Lemak dalam makanan bisa meningkatkan produksi hormon seks pria yang dikaitkan dengan kanker prostat.
Untuk pencegahannya, ada baiknya kamu mulai mengurangi asupan lemak jenuh dari daging, produk susu, makanan yang dipanggang, atau makanan olahan.
Kamu bisa mengganti makanan-makanan ini dengan ikan, alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, atau biji-bijian.
Itulah beberapa kebiasaan yang bisa memicu masalah pada prostat. Tapi, jika setelah mengurangi kebiasaan-kebiasaan ini keluhan masih berlangsung, kamu bisa temukan beragam obat, suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Toko Kesehatan Halodoc.
Produk kesehatannya 100% asli dan tepercaya, diantar dalam waktu 1 jam, privasi dalam kemasan terjaga dengan baik.


