Ad Placeholder Image

Catat, Ini 6 Tips Menyimpan Beras agar Tidak Berkutu

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 16 September 2026

Kutu yang terdapat pada beras memang tidak membahayakan, tetapi ini bisa membuatmu geli ketika memakannya.

Catat, Ini 6 Tips Menyimpan Beras agar Tidak BerkutuCatat, Ini 6 Tips Menyimpan Beras agar Tidak Berkutu

DAFTAR ISI


Beras merupakan makanan pokok mayoritas masyarakat Indonesia yang perlu disimpan dengan cara yang tepat. Penyimpanan yang sembarangan dapat membuat beras mudah lembap, berbau apek, hingga dihinggapi kutu beras.

Kehadiran kutu beras tentu mengurangi kualitas gizi serta kenyamanan saat mengonsumsi nasi. Yuk, ketahui tips tepat menyimpan beras agar tahan lama dan bebas kutu berikut ini!

6 Tips Menyimpan Beras Agar Bebas Kutu

Kutu beras (Sitophilus oryzae) dapat memicu kerusakan fisik pada bulir beras dan menurunkan kualitas nutrisinya. Untuk mencegah kemunculan hama ini di rumah, berikut beberapa langkah penyimpanan yang efektif:

1. Gunakan Wadah Kedap Udara

Pindahkan beras yang baru dibeli dari karung atau plastik kemasan ke dalam wadah kedap udara, seperti wadah plastik bebas BPA atau toples kaca yang rapat. Wadah yang tertutup rapat mencegah kelembapan udara masuk serta menutup akses bagi kutu atau serangga lain untuk bertelur di dalam beras.

2. Manfaatkan Bahan Alami Pengusir Kutu

Bahan dapur dengan aroma kuat secara alami dapat mengusir kutu tanpa merusak cita rasa beras. Kamu bisa memasukkan beberapa lembar daun jeruk purut, daun salam kering, batang kayu manis, atau cabai kering ke dalam tempat penyimpanan beras.

3. Simpan di Tempat Kering, Sejuk, dan Terang

Kutu beras menyukai tempat yang gelap dan lembap. Letakkan wadah beras di area yang memiliki sirkulasi udara baik, jauh dari jangkauan sinar matahari langsung, dan tidak berdekatan dengan sumber panas seperti kompor atau oven.

4. Bekukan Beras Sebelum Disimpan (Metode Pembekuan)

Jika kamu baru membeli beras dalam jumlah banyak, masukkan beras ke dalam kantong plastik rapat lalu bekukan di dalam freezer selama 3–4 hari. Suhu dingin yang ekstrem efektif mematikan telur atau larva kutu yang mungkin sudah ada sejak dari penggilingan.

5. Pastikan Alat Ambil dan Tangan dalam Kondisi Kering

Selalu gunakan cangkir ukur atau sendok yang benar-benar kering saat mengambil beras. Menjangkau beras dengan tangan atau wadah basah dapat menambah kadar air di dalam beras, memicu munculnya jamur dan lingkungan yang disukai kutu.

6. Bersihkan Wadah Beras Secara Berkala

Jangan langsung menumpuk beras baru ke atas beras lama yang tersisa. Kosongkan wadah, cuci bersih dengan sabun, lalu keringkan sepenuhnya sebelum diisi ulang untuk memastikan tidak ada sisa serangga atau sisa debu beras yang tertinggal.

Dampak Beras Berkutu bagi Kesehatan dan Gizi

Beras yang sudah dihinggapi kutu secara masif akan kehilangan sebagian besar karbohidrat dan nutrisi pentingnya karena habis digerogoti. Selain itu, kotoran dan serpihan tubuh kutu dapat mengubah rasa nasi menjadi hampa atau berbau apek.

Pada individu yang memiliki riwayat alergi atau sensitivitas tinggi, mengonsumsi bahan makanan yang tercemar serangga atau jamur akibat kelembapan beras dapat memicu reaksi alergi hingga gangguan pada saluran pencernaan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu secara tidak sengaja mengonsumsi beras yang terinfestasi serangga berlebih atau tercemar jamur lalu mengalami gejala gangguan pencernaan seperti mual, muntah, atau diare, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi kesehatan online kini semakin mudah dan praktis melalui aplikasi Halodoc. Berikut berbagai keuntungannya:

  • ✅ Dokter berlisensi: Semua dokter di Halodoc memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) dan SIP (Surat Izin Praktik) aktif.
  • ✅ Respon cepat: Layanan tersedia 24/7, kamu bisa berkonsultasi kapan saja dan di mana saja.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi berlangsung secara pribadi dan kerahasiaan data medis kamu terjaga aman.
  • ✅ Layanan lengkap: Dapatkan diagnosis awal, saran penanganan, hingga resep obat resmi yang bisa langsung dipesan lewat aplikasi.

Referensi

Journal of Stored Products Research. Diakses pada 2026. Management of Rice Weevil (Sitophilus oryzae) in Stored Grains.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Food Safety and Grain Storage Guidelines.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Keamanan Pangan dan Penanganan Bahan Makanan di Rumah Tangga.
WebMD. Diakses pada 2026. Pest Control and Safe Food Storage at Home.

FAQ

Apakah beras yang pernah berkutu masih aman untuk dikonsumsi?
Beras berkutu masih bisa dikonsumsi setelah dibersihkan dan dicuci hingga benar-benar bersih. Namun, jika jumlah kutu sangat banyak dan kondisi beras sudah hancur atau berbau apek, sebaiknya beras tidak dikonsumsi lagi.

Berapa lama beras bisa disimpan di dalam wadah kedap udara?
Beras putih yang disimpan dalam wadah kedap udara, kering, dan sejuk dapat bertahan hingga 1–2 tahun. Sementara beras merah atau beras hitam biasanya bertahan lebih singkat (sekitar 6 bulan) karena kandungan minyak alaminya tinggi.

Apakah kutu beras berbahaya jika tidak sengaja tertelan?
Kutu beras secara umum tidak beracun dan tidak membawa penyakit berbahaya jika tertelan dalam jumlah sangat kecil. Meski demikian, mengonsumsi makanan yang tercemar hama tetap tidak direkomendasikan karena dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan pencernaan.