• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cegah Baby Bottle Tooth Decay pada Bayi dengan Cara Ini

Cegah Baby Bottle Tooth Decay pada Bayi dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta – Seperti namanya, baby bottle tooth decay merupakan kondisi kerusakan pada gigi bayi. Kondisi ini umumnya terjadi akibat pemberian minuman bayi atau susu formula yang mengandung gula tinggi, sehingga memicu terjadinya kerusakan gigi.

Adapun gejala kerusakan gigi yang ditimbulkan akibat baby bottle tooth decay adalah:

  • Bercak putih pada gigi.
  • Bercak kehitaman yang kesan keras pada gigi.
  • Nyeri gigi dan gusi.
  • Perubahan bentuk gigi, biasanya terjadi pada gigi depan bagian atas.

Jika menjumpai berbagai gejala tersebut pada gigi bayi, ibu sebaiknya segera download aplikasi Halodoc di ponsel untuk berdiskusi dengan dokter lewat chat, yang dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Lalu jika dokter menyarankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, ibu bisa buat janji dengan dokter di rumah sakit, agar tidak perlu lama-lama mengantri lagi.

Baca juga: 4 Gejala dari Baby Bottle Tooth Decay

Perlu diketahui bahwa bayi memerlukan berbagai nutrisi yang penting bagi pertumbuhan tulang, gigi, dan organ-organ lainnya. Selain ASI, pemberian susu formula sebagai tambahan nutrisi untuk melengkapi kebutuhan Si Kecil juga tak kalah penting. Sayangnya, berbagai produk susu formula kerap mengandung tambahan gula, yang dapat memicu kerusakan gigi.

Meski bayi masih sulit mengunyah makanan lunak saat giginya mulai tumbuh, gigi bayi tetap perlu dijaga karena semakin besar usianya nanti mereka akan membutuhkan gigi yang sehat untuk bisa mengunyah makanan. Nah, agar terhindar dari risiko baby bottle tooth decay, ada beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua sebagai langkah pencegahan, yaitu:

  • Bersihkan gigi dan gusi bayi dengan kapas halus setelah menyusu.
  • Sikatlah gigi Si Kecil dengan menggunakan sikat gigi halus, tanpa menggunakan pasta gigi.
  • Beri minum air putih setelah minum susu.
  • Jangan isi botol minum Si Kecil dengan air yang mengandung gula seperti jus kotak atau minuman bersoda.
  • Pisahkan botol susu dengan botol minuman lainnya.
  • Jangan biarkan anak tertidur dengan menggunakan dot, baik yang kosong ataupun berisikan susu di botol.
  • Jangan beri makanan tinggi gula. Usahakan juga batasi porsi gula dalam makanan yang dikonsumsi Si Kecil.
  • Langsung bersihkan botol susu setelah bayi selesai minum.
  • Jika timbul kerusakan gigi, segera bawa Si Kecil ke dokter gigi untuk diberikan penanganan. Jangan membiarkan kerusakan sekecil apapun, karena kerusakan gigi sangat mudah sekali menular ke bagian gigi lainnya. 

Baca juga: Penyebab Terjadi Baby Bottle Tooth Decay

Ketahui Berbagai Hal yang Dapat Sebabkan Baby Bottle Tooth Decay

Seperti telah disebutkan di awal, kerusakan gigi pada bayi dapat terjadi akibat konsumsi minuman atau makanan tertentu, seperti susu formula dan aneka minuman manis. Namun sebenarnya, kerusakan pada gigi bayi umumnya disebabkan oleh:

1. Pemberian Susu dengan Kadar Gula Tinggi

Meski kandungan nutrisi dari susu sangatlah banyak dan dibutuhkan Si Kecil, kandungan gula di dalamnya merupakan boomerang. Jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa diimbangi dengan menjaga kebersihan gigi dan minum air putih yang cukup, kerusakan gigi dapat rentan terjadi.

2. Penggunaan Dot dalam Jangka Panjang

Apakah Si Kecil gemar mengempeng atau minum dari dot dalam waktu yang lama? Hati-hati, hal ini bisa memicu kerusakan gigi, lho. Membiarkan dot di dalam mulut dalam waktu yang lama dapat merusak struktur dan formasi gigi, serta penumpukan air liur di sekitar gigi yang mempercepat tumbuhnya karang gigi.

Baca juga: Adakah Pengaruh Kesehatan Gigi pada Kecerdasan Anak?

3. Membiarkan Anak Tertidur dengan Dot di Mulut

Jika tidak diberi susu atau dot, bayi biasanya akan mudah sekali rewel, terutama ketika hendak tidur. Akhirnya, ibu mau tidak mau akan memberikan susu dengan menggunakan dot, agar Si Kecil cepat terlelap. Namun, perlu diketahui bahwa meninggalkan dot di mulut ketika anak tertidur dapat berisiko merusak gigi. Hal ini karena meningkatnya akumulasi air liur yang merusak permukaan gigi secara perlahan.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. What Is Baby Bottle Tooth Decay?
Healthline. Diakses pada 2019. Baby Bottle Tooth Decay (Infant Caries).