“Minum air es sering menjadi pantangan ibu menyusui karena dianggap bikin bayi pilek. Bukan itu saja, air es diyakini juga bisa mencegah penyusutan ukuran rahim.”

DAFTAR ISI
- Minum Es dan Makan Pedas Saat Menyusui
- Tips Aman Minum Es dan Makan Pedas
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Studi Terkait
- FAQ
Ibu menyusui sering menerima berbagai pantangan makanan dan minuman, termasuk larangan minum es serta makan makanan pedas. Padahal, kebutuhan nutrisi dan cairan tetap perlu dipenuhi agar ibu dapat menjaga kesehatan selama menyusui.
Secara umum, ibu menyusui boleh minum es dan makan pedas selama tidak menimbulkan keluhan pada tubuh. Namun, kebersihan makanan, jumlah konsumsi, dan respons bayi tetap perlu diperhatikan.
Minum Es dan Makan Pedas Saat Menyusui
Minum air dingin atau es tidak membuat ASI menjadi dingin dan tidak secara langsung menyebabkan bayi pilek atau batuk. Suhu makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu tidak mengubah suhu ASI secara langsung karena ASI diproduksi melalui proses tubuh.
Makanan pedas juga umumnya tidak perlu dihindari selama ibu menyusui. Rasa pedas tidak berpindah ke ASI dalam bentuk yang sama, meskipun beberapa komponen makanan dapat memengaruhi rasa ASI secara ringan.
Hentikan atau kurangi makanan tertentu jika ibu mengalami sakit perut, diare, mulas, atau reaksi lain setelah mengonsumsinya. Bila bayi berulang kali mengalami ruam, muntah, diare, perut kembung berat, atau tampak sangat rewel setelah ibu mengonsumsi makanan tertentu, catat jenis makanan dan konsultasikan dengan dokter.
Artikel ini tidak memerlukan rekomendasi obat karena minum es dan makan pedas saat menyusui merupakan pertanyaan seputar pola makan, bukan kondisi yang otomatis membutuhkan obat.
Tips Aman Minum Es dan Makan Pedas
- Pilih es dan air minum yang bersih serta makanan yang matang dan higienis.
- Konsumsi makanan pedas dalam jumlah wajar dan hindari jika memicu keluhan pencernaan.
- Pastikan asupan cairan, protein, sayur, buah, dan sumber karbohidrat tetap seimbang.
- Perhatikan pola keluhan bayi, tetapi jangan langsung menghilangkan banyak jenis makanan tanpa arahan tenaga kesehatan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan kondisi ibu atau bayi kepada dokter jika muncul sesak napas, bengkak pada wajah, muntah berulang, diare berat, darah pada tinja, demam, atau tanda dehidrasi. Konsultasi juga diperlukan bila ibu kesulitan memenuhi kebutuhan makan dan minum atau khawatir bayi tidak mendapat cukup ASI.
Untuk mendapatkan penilaian yang sesuai, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Chat dokter dapat membantu ibu menyusui memahami keluhan yang muncul setelah mengonsumsi makanan tertentu. Dokter juga dapat memberikan saran yang disesuaikan dengan kondisi ibu dan bayi.
Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja bila membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Infant and Young Child Feeding.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pemberian Makan Bayi dan Anak.
U.S. Food and Drug Administration. Diakses pada 2026. Breastfeeding and Foods.
National Library of Medicine. Diakses pada 2026. Maternal Diet and Breastfeeding.
FAQ
Apakah ibu menyusui boleh minum es?
Ya, ibu menyusui umumnya boleh minum es atau minuman dingin. Pastikan air dan es dibuat dari bahan yang bersih serta konsumsi tidak menggantikan kebutuhan cairan dan nutrisi lainnya.
Apakah makan pedas membuat ASI menjadi pedas?
ASI tidak berubah menjadi pedas seperti makanan yang dikonsumsi ibu. Namun, bila ibu atau bayi menunjukkan keluhan berulang setelah konsumsi makanan tertentu, konsultasikan dengan dokter.
Kapan makanan tertentu perlu dihindari saat menyusui?
Makanan tertentu perlu dikurangi atau dihindari bila terbukti memicu keluhan pada ibu atau bayi. Jangan membatasi banyak jenis makanan tanpa saran dokter karena ibu tetap membutuhkan pola makan yang beragam dan bergizi.
Apakah bayi pasti sakit jika ibu makan pedas?
Tidak. Sebagian besar bayi tidak mengalami masalah hanya karena ibu makan pedas, tetapi setiap bayi dapat memiliki respons yang berbeda.





