• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cystitis yang Tidak Ditangani Sebabkan Infeksi Ginjal

Cystitis yang Tidak Ditangani Sebabkan Infeksi Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cystitis yang Tidak Ditangani Sebabkan Infeksi Ginjal

Halodoc, Jakarta - Apakah kamu terbiasa menahan keinginan untuk buang air kecil? Hati-hati, karena kebiasaan buruk ini bisa berujung pada cystitis, peradangan yang terjadi pada kandung kemih. Nantinya, kamu bisa mengalami nyeri ketika buang air kecil dan sederet masalah berkemih serius lainnya.

Seringnya, cystitis terjadi karena infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang sama dengan penyebab infeksi saluran kemih atau ISK. Jika terjadi bukan karena infeksi, cystitis biasanya disebabkan karena iritasi atau kerusakan pada kandung kemih. Baik cystitis infeksi maupun noninfeksi, semuanya akan menyebabkan rasa nyeri ketika kamu buang air kecil.

Dibandingkan dengan pria, wanita lebih rentan untuk terserang cystitis. Kondisi ini disebabkan karena lubang kencing pada wanita lebih pendek. Letaknya pun lebih dekat dengan anus, sehingga membuat lubang kencing mudah terkontaminasi bakteri yang berasal dari anus. Hal ini akan lebih berisiko jika kamu terbiasa membersihkan kelamin dari arah belakang ke depan.

Baca juga: Ini Kebiasaan yang Menyebabkan Cystitis

Infeksi Ginjal sebagai Komplikasi dari Cystitis

Sama seperti infeksi saluran kemih, cystitis juga lebih berisiko terjadi pada wanita yang aktif secara seksual, sedang hamil, atau telah memasuki masa menopause. Tidak hanya itu, kebiasaan membersihkan area kelamin dari belakang ke depan, mengidap diabetes, imunitas tubuh yang lemah, hingga penggunaan kateter urine jangka panjang pun meningkatkan risiko terjadinya cystitis.

Jika dilakukan penanganan dengan segera, peradangan pada kandung kemih jarang mengakibatkan komplikasi serius. Namun, jika terlambat penanganan atau dibiarkan tanpa dilakukan pengobatan, cystitis akan berujung pada infeksi ginjal atau pielonefritis.

Gejala infeksi ginjal umumnya muncul dua hari setelah terjadinya infeksi. Gejalanya berupa urine bernanah atau berdarah, sakit pada pinggang atau punggung bagian bawah, menggigil, demam, kurang nafsu makan, lemas, mual dan muntah, hingga diare. Gejalanya pun sering kali diikuti dengan gejala yang mengarah pada infeksi saluran kemih, misalnya rasa nyeri dan seperti terbakar ketika buang air kecil, atau lebih sering buang air kecil. 

Baca juga: Minum Air Putih Bantu Cegah Cystitis, Benarkah?

Sayangnya, anak-anak dan lansia yang mengalami infeksi ginjal sering tidak menunjukkan adanya gejala. Infeksi yang terjadi pada anak-anak akan membuat mereka rewel dan mudah mengompol, sedangkan pada lansia, masalah kesehatan ini seringnya membuat pengidap kebingungan atau mengalami gangguan kesadaran.

Penanganan dan Pencegahan Cystitis

Penanganan cystitis bergantung pada seberapa parah masalah ini dan apa yang menjadi penyebabnya. Jika cystitis bersifat ringan, pengobatan tidak diperlukan karena bisa dilakukan penanganan secara mandiri, seperti:

  • Tidak menahan keinginan untuk buang air kecil;
  • Perbanyak konsumsi air putih untuk membantu membersihkan mikroorganisme dari kandung kemih;
  • Mengompres perut menggunakan botol berisi air hangat untuk mengurangi nyeri dan rasa tidak nyaman;
  • Hindari menggunakan sabun yang bisa mengiritasi area organ intim. Bilas saja menggunakan air bersih;
  • Hindari melakukan hubungan intim hingga cystitis pulih sepenuhnya.

Baca juga: Hati-Hati, 7 Kondisi Ini Bisa Memicu Terjadinya Cystitis

Jika kamu membutuhkan penanganan yang akurat, kamu bisa langsung bertanya pada dokter atau membuat janji untuk berobat ke rumah sakit melalui aplikasi Halodoc. Jadi, penanganan bisa segera dilakukan dan komplikasi pun bisa dicegah. Jangan lupa, biasakan untuk berkemih setelah kamu melakukan hubungan intim untuk membersihkan bakteri yang mungkin tertinggal dan mengakibatkan munculnya gangguan kesehatan pada organ kelamin.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. What is Cystitis?
Patient. Diakses pada 2020. Cystitis in Women.
WebMD. Diakses pada 2020. What are Kidney Infection?