Ad Placeholder Image

Daftar Contoh Makanan Ultra Processed Food dan Bahayanya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 10 September 2026

Kenali Contoh Makanan Ultra Processed Food di Sekitar Kita

Daftar Contoh Makanan Ultra Processed Food dan BahayanyaDaftar Contoh Makanan Ultra Processed Food dan Bahayanya

DAFTAR ISI


Makanan yang diolah secara berlebihan atau ultra-processed food (UPF) kini semakin marak dikonsumsi masyarakat karena praktis dan lezat. Sayangnya, kepraktisan ini menyimpan berbagai risiko kesehatan jangka panjang yang jarang disadari.

Mengenali jenis makanan ini sangat penting agar kamu bisa membatasi asupannya demi menjaga kesehatan tubuh. Yuk, pahami lebih dalam mengenai contoh makanan ultra-processed food beserta bahayanya bagi kesehatan!

Contoh Makanan Ultra-Processed Food dan Bahayanya

Ultra-processed food adalah produk makanan yang telah mengalami serangkaian proses pengolahan industri bertingkat. Makanan jenis ini umumnya mengandung banyak bahan tambahan buatan, seperti pengawet, perisa sintetis, pewarna, pengemulsi, serta kadar gula, garam, dan lemak jenuh yang sangat tinggi, namun sangat minim gizi seimbang.

Beberapa contoh makanan dan minuman yang masuk dalam kategori ultra-processed food antara lain:

  • Minuman bersoda, minuman berenergi, dan teh kemasan bertekstur manis.
  • Daging olahan seperti sosis, kornet, nugget, dan produk olahan beku buatan pabrik.
  • Camilan kemasan seperti keripik, biskuit manis, cokelat olahan, dan permen.
  • Mi instan, sup kemasan siap saji, dan makanan beku siap panaskan (ready-to-eat meals).
  • Sereal sarapan tinggi gula dan roti pabrikan yang mengandung zat pengawet jangka panjang.

Mengonsumsi makanan yang tergolong ultra-processed food secara terus-menerus dapat berdampak buruk pada tubuh. Kadar gula berlebih memicu lonjakan insulin yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Sementara itu, kandungan natrium yang tinggi dapat memicu tekanan darah tinggi (hipertensi) serta gangguan kardiovaskular.

Selain itu, kandungan bahan aditif sintetis dan rendahnya serat dalam makanan olahan ini dapat mengganggu keseimbangan mikroflora usus. Akibatnya, kamu rentan mengalami masalah pencernaan dan metabolisme tubuh terganggu.

Cara Mengurangi Konsumsi Ultra-Processed Food

Mengubah pola makan memang membutuhkan waktu, tetapi kamu bisa memulainya secara bertahap melalui langkah-langkah berikut:

  • Utamakan Makanan Utuh (Real Food): Perbanyak konsumsi buah segar, sayuran, biji-bijian, dan protein segar tanpa olahan pabrik.
  • Biasakan Membaca Label Kemasan: Periksa daftar bahan baku (*ingredients*). Hindari produk dengan daftar bahan yang panjang dan dipenuhi istilah kimia yang sulit dipahami.
  • Masak Sendiri di Rumah: Memasak makanan sendiri memberikan kendali penuh terhadap bahan, tingkat penggunaan garam, gula, dan minyak.
  • Siapkan Camilan Sehat: Ganti keripik atau biskuit kemasan dengan kacang panggang, buah potong, atau yogurt murni tanpa pemanis tambahan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami masalah berat badan, gangguan metabolisme, atau bingung menentukan diet seimbang yang tepat, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan panduan gizi terpercaya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah gizi dan kesehatan kini semakin praktis melalui layanan Halodoc.

  • Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis gizi dan dokter umum tepercaya.
  • Akses 24/7: Konsultasi kapan saja dan di mana saja tanpa perlu keluar rumah.
  • Resep obat digital: Jika dibutuhkan, dokter akan memberikan resep resmi setelah konsultasi.
  • Pilihan layanan beragam: Tersedia pilihan chat, voice call, atau video call sesuai kenyamananmu.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Ultra-processed foods, diet quality, and health using the NOVA classification system.
BMJ (British Medical Journal). Diakses pada 2026. Ultra-processed food consumption and risk of chronic non-communicable diseases.
Harvard T.H. Chan School of Public Health. Diakses pada 2026. Processed Foods and Health.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak untuk Cegah Penyakit Tidak Menular.

FAQ

1. Apa bedanya processed food dan ultra-processed food?
Processed food adalah makanan yang diolah secara sederhana seperti penggaraman atau pemanasan (contoh: keju, ikan kaleng). Sedangkan ultra-processed food melewati pengolahan industri rumit dengan tambahan bahan aditif sintetis sehingga bentuk asli bahan bakunya hilang.

2. Apakah semua makanan kemasan termasuk ultra-processed food?
Tidak semua makanan kemasan termasuk ultra-processed food. Produk kemasan seperti susu UHT tawar, buah atau sayur beku tanpa bumbu aditif, serta kacang murni merupakan contoh makanan kemasan minim pengolahan.

3. Apa bahaya utama dari mengonsumsi ultra-processed food setiap hari?
Mengonsumsi makanan ini setiap hari dapat memicu obesitas, meningkatkan risiko diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung, hingga gangguan kesehatan pencernaan kronis.