
Daftar Jenis Seafood Paling Populer yang Wajib Dicoba
Inilah daftar jenis seafood segar paling lezat dan bergizi untuk menu masakan di rumah setiap hari.

DAFTAR ISI
- Jenis Seafood Populer
- Tips Memilih dan Mengolah Seafood
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Referensi
- FAQ
Seafood adalah sumber protein hewani yang mencakup ikan, kerang, udang, kepiting, cumi-cumi, dan berbagai hewan laut lainnya. Makanan ini juga dapat mengandung asam lemak omega-3, vitamin, serta mineral yang mendukung kesehatan tubuh.
Meski begitu, seafood perlu dipilih dan dimasak dengan tepat untuk mengurangi risiko kontaminasi, alergi, atau paparan merkuri pada jenis ikan tertentu. Berikut beberapa jenis seafood yang populer dan cara menikmatinya dengan lebih aman.
Jenis Seafood Populer
Beragam jenis seafood memiliki tekstur, rasa, dan kandungan gizi yang berbeda. Ikan salmon, tuna, kembung, sarden, dan tongkol sering diolah dengan cara dipanggang, dikukus, atau dimasak menjadi sup.
Udang dan kepiting dikenal memiliki rasa gurih serta tekstur yang khas. Keduanya dapat dimasak dengan cara direbus, ditumis, atau dipanggang, tetapi sebaiknya tidak dikonsumsi jika menimbulkan reaksi alergi.
Kerang, tiram, dan remis termasuk kelompok moluska yang kerap disajikan sebagai sup, tumisan, atau hidangan panggang. Cumi-cumi dan gurita juga populer karena teksturnya kenyal, tetapi dapat menjadi alot jika dimasak terlalu lama.
Seafood sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi matang sempurna. Untuk membantu menentukan pilihan sesuai kondisi kesehatan atau keluhan setelah makan seafood, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Tips Memilih dan Mengolah Seafood
- Pilih seafood yang masih segar, tidak berbau menyengat, dan memiliki tekstur kenyal.
- Simpan seafood dalam lemari pendingin dan pisahkan dari makanan siap santap untuk mencegah kontaminasi silang.
- Cuci tangan, alat masak, dan permukaan dapur sebelum serta sesudah mengolah seafood.
- Masak seafood hingga matang sempurna. Hindari mengonsumsi kerang atau ikan yang masih mentah jika kualitas dan kebersihannya tidak terjamin.
- Batasi ikan yang berpotensi memiliki kadar merkuri lebih tinggi, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak.
- Jika memiliki alergi seafood, baca komposisi makanan dan tanyakan cara pengolahan sebelum mengonsumsinya.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika setelah makan seafood muncul sesak napas, pembengkakan pada bibir atau wajah, suara serak, pusing berat, atau penurunan kesadaran. Gejala tersebut dapat menandakan reaksi alergi berat yang membutuhkan penanganan segera.
Konsultasikan juga keluhan seperti muntah terus-menerus, diare berdarah, demam tinggi, atau tanda dehidrasi setelah mengonsumsi seafood. Jangan menunda pemeriksaan jika keluhan dialami oleh bayi, lansia, ibu hamil, atau orang dengan daya tahan tubuh rendah.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Seafood Consumption and Human Health.
BPOM RI. Diakses pada 2026. Pedoman Keamanan Pangan.
WebMD. Diakses pada 2026. Fish and Seafood Safety.
WHO. Diakses pada 2026. Mercury and Health.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.
FAQ
1. Apa saja contoh jenis seafood?
Contohnya adalah ikan, udang, kepiting, kerang, tiram, cumi-cumi, gurita, dan lobster. Setiap jenis memiliki tekstur serta cara pengolahan yang berbeda.
2. Apakah seafood harus dimasak hingga matang?
Ya, seafood sebaiknya dimasak hingga matang untuk membantu mengurangi risiko bakteri, virus, dan parasit. Hindari seafood mentah jika kebersihan atau penyimpanannya tidak terjamin.
3. Mengapa setelah makan seafood kulit terasa gatal?
Gatal, bentol, bengkak, atau muntah setelah makan seafood dapat menjadi tanda alergi. Jika disertai sesak napas atau pembengkakan pada wajah, segera cari pertolongan medis.
4. Apakah semua ikan memiliki kadar merkuri yang sama?
Tidak. Ikan berukuran besar dan berumur panjang cenderung mengandung merkuri lebih tinggi, sehingga konsumsinya perlu dibatasi, terutama pada ibu hamil dan anak-anak.




