
Daftar Kode ICD 10 Abdominal and Pelvic Pain Terlengkap
Kode ICD 10 Abdominal and Pelvic Pain untuk Diagnosis Medis yang Akurat dan Lengkap

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Nyeri Perut dan Panggul
- Klasifikasi Kode ICD-10 Abdominal and Pelvic Pain
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Nyeri pada perut dan panggul merupakan salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami oleh banyak orang. Dalam dunia medis, penetapan diagnosis keluhan ini mengacu pada sistem klasifikasi internasional penyakit atau ICD-10 (International Classification of Diseases 10th Revision).
Kategori utama untuk rasa sakit pada area ini dikelompokkan dalam kode ICD-10 R10 yang mencakup abdominal and pelvic pain. Kode ini digunakan oleh tenaga medis untuk mengidentifikasi lokasi, jenis, serta tingkat keparahan rasa nyeri yang dirasakan pasien saat menjalani pemeriksaan kesehatan.
Penanganan rasa nyeri perut dan panggul dapat bervariasi bergantung pada penyebab utamanya, mulai dari gangguan pencernaan ringan, kram otot polos saluran cerna, hingga kondisi infeksi. Untuk meredakan keluhan nyeri simtomatik tingkat ringan hingga sedang, terdapat beberapa pilihan obat yang umum digunakan.
Rekomendasi Obat Nyeri Perut dan Panggul
1. Polysilane Suspensi 100 ml
Polysilane Suspensi mengandung kombinasi Alumunium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Dimetilpolisiloksan. Obat ini bekerja menetralkan asam lambung berlebih dan mengurangi gas kembung yang sering menimbulkan rasa nyeri tertekan pada perut bagian atas. Dosis umum dewasa adalah 1-2 sendok takar (5-10 ml), diminum 3-4 kali sehari saat perut kosong. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Polysilane Suspensi 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Buscopan 10 mg 10 Tablet
Buscopan mengandungkan bahan aktif Hyoscine butylbromide yang bekerja sebagai antispasmodik untuk merelaksasi kram otot polos pada organ pencernaan, empedu, dan saluran kemih. Obat ini efektif meredakan nyeri melilit akut akibat spasme organ perut dan panggul. Dosis umum dewasa adalah 1-2 tablet, diminum 3-4 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Buscopan 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Sanmol 500 mg 4 Tablet
Sanmol memiliki kandungan Paracetamol 500 mg yang berfungsi sebagai analgesik (penghilang rasa sakit) dan antipiretik. Obat ini membantu mengurangi ambang rasa nyeri ringan hingga sedang di area perut atau panggul akibat peradangan ringan. Dosis umum dewasa yaitu 1 tablet, 3-4 kali sehari setelah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sanmol 500 mg 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Plantacid Forte Suspensi 100 ml
Plantacid Forte mengandung Alumunium Hidroksida, Magnesium Hidroksida, dan Simethicone dengan konsentrasi yang lebih tinggi untuk meredakan nyeri ulu hati dan kejang perut akibat peradangan lambung atau ulkus peptikum. Dosis umum dewasa yaitu 1 sendok takar (5 ml), diminum 3-4 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Plantacid Forte Suspensi 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Klasifikasi Kode ICD-10 Abdominal and Pelvic Pain
Kode ICD-10 untuk nyeri perut dan panggul terbagi menjadi beberapa sub-kategori spesifik guna mempermudah pendokumentasian medis, antara lain:
- R10.0 (Acute abdomen): Nyeri perut parah yang terjadi secara mendadak dan membutuhkan penanganan medis segera.
- R10.1 (Pain localized to upper abdomen): Nyeri perut terisolasi di bagian atas (epigastrium, kuadran kanan/kiri atas).
- R10.2 (Pelvic and perineal pain): Rasa sakit di area panggul dan perineum, sering dialami akibat gangguan ginekologi atau saluran kencing.
- R10.3 (Pain localized to other lower abdomen parts): Nyeri pada perut bagian bawah (kuadran kanan/kiri bawah).
- R10.4 (Other and unspecified abdominal pain): Nyeri perut yang belum ditentukan lokasi spesifiknya atau akibat kram perut umum.
Studi Terkait
Berdasarkan riset klinis dari Journal of Gastroenterology and Hepatology (2026), klasifikasi yang presisi pada kode ICD-10 untuk nyeri perut dan panggul terbukti mempercepat proses triase dan ketepatan pemberian terapi spasmolitik maupun analgesik pada pasien rawat jalan.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah disertai muntah berulang, demam, dan pendarahan, segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jika kamu membutuhkan diagnosis medis yang tepat mengenai nyeri perut yang kamu rasakan, kamu bisa langsung konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Layanan ini memudahkan kamu mendapat respons cepat serta resep obat medis resmi dari dokter terpercaya.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Chapter XVIII: Symptoms, signs and abnormal clinical and laboratory findings (R10 Abdominal and pelvic pain).
PubMed Central. Diakses pada 2026. Clinical Evaluation and Diagnosis of Acute Abdominal and Pelvic Pain in Primary Care.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM – Informasi Spesifikasi Obat Antasida dan Antispasmodik.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Tata Laksana Nyeri Abdomen Akut.
FAQ
1. Apa arti kode ICD-10 R10 dalam rekam medis?
Kode ICD-10 R10 merupakan kode diagnosis standar internasional yang digunakan dokter untuk mencatat keluhan nyeri perut dan panggul (abdominal and pelvic pain). Kode ini membantu pengelompokan kondisi medis pasien berdasarkan lokasi spesifik nyeri.
2. Kapan nyeri perut dan panggul tergolong berbahaya?
Kondisi ini tergolong berbahaya jika nyeri terasa sangat tajam mendadak, disertai demam tinggi, muntah berulang, pingsan, atau buang air besar berdarah. Jika kamu mengalami tanda bahaya tersebut, segera cari pertolongan medis darurat.
3. Apakah obat antasida bisa meredakan semua jenis nyeri perut?
Tidak semua nyeri perut dapat diatasi dengan antasida. Antasida hanya efektif untuk nyeri perut akibat peningkatan asam lambung atau iritasi maag, sedangkan nyeri akibat kram otot saluran cerna memerlukan obat golongan antispasmodik.
4. Bagaimana cara membedakan nyeri perut akibat lambung dan organ panggul?
Nyeri akibat lambung biasanya terasa di perut bagian atas atau ulu hati dan sering berkaitan dengan jadwal makan. Sementara itu, nyeri panggul umumnya dirasakan di perut bagian bawah serta bisa berkaitan dengan saluran kemih atau organ reproduksi.




