
Daftar Kode ICD 10 Allergy Lengkap untuk Diagnosis Medis
Daftar Kode ICD 10 Allergy Lengkap untuk Diagnosa Medis yang Akurat dan Mudah Dipahami

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Alergi
- Kode ICD 10 Allergy yang Umum Digunakan
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Dalam dunia medis, pengodean diagnosis penyakit menggunakan standar internasional yang disebut International Classification of Diseases (ICD). Untuk kondisi reaksi alergi, sistem pencatatan ini menggunakan kode ICD 10 allergy. Pencatatan rekam medis yang tepat membantu dokter memberikan langkah perawatan dan meresepkan pengobatan yang sesuai bagi pasien.
Alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat asing atau alergen, seperti debu, makanan, obat-obatan, atau gigitan serangga. Gejala yang ditimbulkan bervariasi, mulai dari gatal-gatal pada kulit, bersin berulang, hidung tersumbat, hingga pembengkakan pada area wajah.
Penanganan alergi umumnya melibatkan penggunaan obat antihistamin atau kombinasi kortikosteroid untuk meredakan peradangan dan gejala gatal. Jika kamu mengalami keluhan akibat reaksi alergi, berikut adalah beberapa rekomendasi obat yang aman dan efektif dengan petunjuk medis.
Rekomendasi Obat Alergi
1. Cetirgi 10 mg 10 Tablet
Cetirgi merupakan obat antihistamin yang mengandung Cetirizine HCl 10 mg. Obat ini bekerja memblokir zat histamin alami di dalam tubuh yang memicu reaksi alergi, seperti biduran, gatal pada kulit, serta rinitis alergi. Dosis umum dewasa dan anak usia di atas 12 tahun adalah 1 tablet sekali sehari.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cetirgi 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Dextafen 10 Kaplet
Dextafen menggabungkan dua bahan aktif, yaitu Dexamethasone 0.5 mg dan Dexchlorpheniramine maleate 2 mg. Kombinasi kortikosteroid dan antihistamin ini sangat ampuh meredakan reaksi alergi berat dan peradangan, seperti urtikaria kronis atau dermatitis alergi. Dosis umum dewasa adalah 1 kaplet dikonsumsi 3–4 kali sehari sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Dextafen 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Ozen 10 mg 10 Tablet
Ozen mengandung bahan aktif Cetirizine dihydrochloride 10 mg. Obat ini efektif mengatasi gejala rinitis alergi menahun, rinitis alergi musiman, dan gatal akibat urtikaria idiopatik kronis. Aturan pakai untuk dewasa adalah 1 tablet sehari sekali.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Ozen 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. Winatin 10 mg 10 Tablet
Winatin mengandung Loratadine 10 mg, yaitu antihistamin generasi kedua yang bekerja dengan memblokir reseptor H1 tanpa menyebabkan rasa kantuk berlebih. Obat ini efektif mengurangi gejala rinitis alergi seperti bersin-bersin, rasa gatal di hidung, serta rasa terbakar pada mata. Dosis umum dewasa adalah 1 tablet sehari.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Winatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Cortamine Sirup 60 ml
Cortamine Sirup mengandung perpaduan Betamethasone 0.25 mg dan Dexchlorpheniramine maleate 2 mg per 5 ml. Sediaan sirup ini memudahkan penggunaan untuk mengatasi alergi saluran pernapasan, kulit, dan mata. Dosis dewasa dan anak >12 tahun adalah 1 sendok takar (5 ml) dikonsumsi 3–4 kali sehari.
Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cortamine Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Kode ICD 10 Allergy yang Umum Digunakan
Dalam rekam medis, beberapa kode ICD-10 yang paling sering digunakan untuk klasifikasi reaksi alergi antara lain:
- T78.40: Allergy, unspecified (Alergi yang tidak ditentukan jenisnya).
- J30.9: Allergic rhinitis, unspecified (Rinitis alergi).
- L23.9: Allergic contact dermatitis, unspecified (Dermatitis kontak alergi).
- Z88: Personal history of allergy to drugs, medicaments and biological substances (Riwayat alergi obat-obatan).
Kapan Harus Ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari setelah meminum obat, atau timbul reaksi berat seperti sesak napas, bibir bengkak, dan pusing hebat (anafilaksis), segera konsultasi dengan Dokter Penyakit Dalam di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi ke dokter di Halodoc merupakan cara cepat dan aman untuk mendapatkan penanganan alergi secara tepat. Kamu bisa bertanya langsung kepada dokter spesialis di Halodoc kapan saja dan di mana saja tanpa perlu keluar rumah.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Chapter XXII Special purposes / T78.4 Allergy, unspecified.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Diakses pada 2026. Cek Produk BPOM – Antihistamin dan Kortikosteroid.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Advances in Diagnosis and Management of Allergic Reactions.
WebMD. Diakses pada 2026. Allergy Medications: Types and Side Effects.
FAQ
1. Apa kode ICD 10 allergy yang paling sering digunakan?
Kode ICD 10 yang umum digunakan untuk alergi tanpa spesifikasi adalah T78.4. Namun, dokter juga menggunakan kode spesifik seperti J30.9 untuk rinitis alergi.
2. Apakah reaksi alergi bisa disembuhkan secara total?
Alergi tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, namun gejalanya dapat dikontrol dengan mengonsumsi obat antihistamin dan menghindari pemicu (alergen).
3. Apakah obat alergi harus dibeli dengan resep dokter?
Sebagian besar obat antihistamin dan kombinasi kortikosteroid tergolong obat keras yang memerlukan resep dokter demi keamanan penggunaan.




