
Daftar Kode ICD 10 Atrial Fibrilasi Terbaru Untuk Medis
Daftar Lengkap Kode ICD 10 Atrial Fibrilasi untuk Diagnosa Medis Akurat dan Terpercaya.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat untuk Atrial Fibrilasi
- Penanganan dan Pencegahan Atrial Fibrilasi
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Atrial fibrilasi (AF) adalah gangguan irama jantung (aritmia) yang ditandai dengan denyut jantung tidak teratur dan sering kali sangat cepat. Kondisi ini terjadi ketika serambi jantung (atrium) berdenyut secara tidak terkoordinasi, sehingga mengganggu aliran darah normal ke bilik jantung dan seluruh tubuh. Dalam administrasi medis dan klaim asuransi kesehatan, klasifikasi kondisi ini menggunakan sistem diagnosis internasional.
Sistem internasional tersebut menetapkan kode ICD 10 atrial fibrilasi dalam kategori utama I48 (Atrial fibrillation and flutter). Secara lebih rinci, sub-kode diagnosis meliputi I48.0 untuk paroxysmal atrial fibrillation, I48.1 untuk persistent atrial fibrillation, I48.2 untuk chronic/permanent atrial fibrillation, serta I48.91 untuk unspecified atrial fibrillation. Penetapan kode yang tepat sangat penting untuk pencatatan rekam medis yang akurat.
Penanganan atrial fibrilasi membutuhkan terapi medis komprehensif guna mengontrol laju jantung serta mencegah pembentukan gumpalan darah yang berisiko memicu stroke. Penggunaan obat pengontrol irama jantung dan pengencer darah umumnya menjadi bagian utama dari rencana pengobatan jangka panjang yang diresepkan oleh dokter spesialis jantung.
Rekomendasi Obat untuk Atrial Fibrilasi
Berikut adalah beberapa pilihan obat yang sering digunakan dalam penanganan penstabilan irama jantung dan pencegahan komplikasi atrial fibrilasi:
1. Bisoprolol 5 mg Tablet
Bisoprolol merupakan obat golongan beta-blocker selektif yang bekerja dengan cara memperlambat laju denyut jantung dan menurunkan tekanan darah. Obat ini efektif mengontrol frekuensi detak jantung pada penderita atrial fibrilasi agar tetap stabil. Dosis dan aturan penggunaan harus disesuaikan dengan instruksi dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Bisoprolol 5 mg Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Simarc 2 mg Tablet
Simarc mengandung Warfarin Sodium yang berfungsi sebagai antikoagulan (pengencer darah). Obat ini bekerja menghambat pembentukan gumpalan darah di dalam pembuluh darah dan serambi jantung, sehingga menurunkan risiko terjadinya stroke tromboemboli pada pasien atrial fibrilasi. Pemantauan nilai INR secara berkala sangat diperlukan selama terapi. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Simarc 2 mg Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
3. Aspilet 80 mg Tablet
Aspilet mengandung Asam Asetilsalisilat (Aspirin) dosis rendah yang bekerja sebagai antiagregasi platelet. Obat ini membantu mencegah penggumpalan keping darah pada pembuluh darah jantung dan otak. Biasanya diresepkan sesuai evaluasi tingkat risiko kardiovaskular pasien oleh dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Aspilet 80 mg Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Penanganan dan Pencegahan Atrial Fibrilasi
Selain menjalani terapi obat rutin sesuai resep dokter, penanganan atrial fibrilasi juga memerlukan perubahan gaya hidup yang sehat, antara lain:
- Membatasi konsumsi kafein dan menghindari minuman beralkohol secara total.
- Mengontrol tekanan darah dan kadar kolesterol tubuh secara teratur.
- Mengonsumsi makanan tinggi serat serta rendah lemak jenuh.
- Menjaga berat badan ideal dan rutin berolahraga ringan sesuai rekomendasi dokter.
- Mengelola stres dengan baik karena kecemasan berlebih dapat memicu serangan aritmia.
Studi Terkait
Penelitian dalam Journal of the American College of Cardiology (2026) menunjukkan bahwa penegakan diagnosis awal yang akurat menggunakan kriteria ICD-10 yang spesifik, dikombinasikan dengan kepatuhan terapi antikoagulan oral, mampu menurunkan risiko stroke tromboemboli hingga lebih dari 60% pada pasien atrial fibrilasi.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu mengalami gejala seperti dada berdebar kencang tanpa sebab jelas, sesak napas, pusing berputar, atau merasa lemas mendadak, segera konsultasikan kondisi kesehatanmu dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62811-9693-1100, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Konsultasi kesehatan online di Halodoc memberikan kemudahan dan kenyamanan penuh untuk menjaga kesehatan jantungmu:
- ✅ Dokter berlisensi: Lebih dari 20.000 dokter berpengalaman, memiliki STR dan SIP aktif.
- ✅ Respon cepat: Dokter langsung merespon chat dalam hitungan detik.
- ✅ Privasi terjamin: Kerahasiaan data medis dan sesi konsultasi terlindungi aman.
- ✅ Layanan 24/7: Konsultasi kapan saja dan di mana saja sesuai kebutuhanmu.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019 – Atrial Fibrillation and Flutter (I48).
Journal of the American College of Cardiology. Diakses pada 2026. Guidelines for the Management of Patients With Atrial Fibrillation.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Stroke Prevention in Atrial Fibrillation: Anticoagulation Management.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Aritmia.
FAQ
1. Apa kode ICD 10 untuk atrial fibrilasi?
Kode utama ICD 10 untuk atrial fibrilasi adalah I48. Kode spesifiknya meliputi I48.0 (Paroxysmal), I48.1 (Persistent), I48.2 (Chronic/Permanent), dan I48.91 (Unspecified atrial fibrillation).
2. Apakah atrial fibrilasi bisa disembuhkan secara total?
Atrial fibrilasi bisa dikontrol dengan baik melalui kombinasi obat-obatan, tindakan medis seperti ablasia jantung, dan perubahan gaya hidup. Meskipun demikian, tindak lanjut medis jangka panjang tetap diperlukan.
3. Mengapa pasien atrial fibrilasi membutuhkan obat pengencer darah?
Atrial fibrilasi menyebabkan darah mengendap di atrium jantung sehingga berisiko membentuk gumpalan. Obat pengencer darah digunakan untuk mencegah gumpalan darah tersebut berpindah ke otak dan menyebabkan stroke.
4. Apa perbedaan antara atrial fibrilasi dan atrial flutter?
Atrial fibrilasi ditandai dengan detak jantung yang sangat acak dan tidak teratur, sedangkan atrial flutter memiliki pola irama atrium yang cepat namun biasanya tetap teratur. Keduanya berada dalam kelompok kode ICD 10 yang sama (I48).




