Daftar Kode ICD 10 Diarrhea Lengkap untuk Kebutuhan Pencatatan Rekam Medis Pasien di Rumah Sakit

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Diare
- Cara Alami Atasi Diare
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Diare adalah kondisi umum yang ditandai dengan buang air besar berair lebih dari tiga kali dalam sehari. Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, makanan terkontaminasi, atau gangguan pencernaan. Meskipun sering dianggap sepele, diare berkepanjangan dapat menyebabkan dehidrasi parah, terutama pada anak-anak dan lansia. Kode ICD-10 untuk diare adalah A09, yang mencakup diare infeksius tidak spesifik. Pengobatan diare tidak hanya fokus pada menghentikan gejalanya, tetapi juga pada pencegahan komplikasi seperti kehilangan cairan dan elektrolit. Oleh karena itu, pemilihan obat yang tepat sangat penting untuk mempercepat pemulihan dan mencegah kekambuhan.
Dalam penanganan diare, kombinasi antara rehidrasi, suplemen zinc, dan obat penghenti diare menjadi pendekatan utama berdasarkan pedoman WHO dan Kemenkes RI. Pilihan obat harus disesuaikan dengan usia, tingkat keparahan, dan penyebab dasar diare. Berikut adalah rekomendasi obat yang aman dan terbukti efektif untuk mengelola diare secara praktis di rumah.
Rekomendasi Obat Diare
1. Oralit
Oralit adalah larutan rehidrasi oral (ORL) yang mengandung glukosa, natrium, kalium, dan klorida. Kandungan ini membantu mengganti cairan dan elektrolit yang hilang akibat diare. Dosis umum: 1 sachet dilarutkan dalam 200 ml air, diminum setiap buang air besar. Cocok untuk semua usia, termasuk bayi dan lansia.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Oralit di Toko Kesehatan Halodoc
2. Zinc
Zinc (seng) berperan sebagai pendukung imun dan pemulihan sel usus. WHO merekomendasikan suplementasi zinc selama 10–14 hari pada anak-anak dengan diare akut. Dosis umum: 20 mg/hari untuk anak >6 bulan, 10 mg/hari untuk bayi <6 bulan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Zinc di Toko Kesehatan Halodoc
Perhatikan Tanda Dehidrasi pada Anak
- Mulut kering atau tidak air mata saat menangis
- Buang air kecil kurang dari 3 kali dalam 24 jam
- Letih, lesu, atau tampak sangat lemah
- Bintik merah atau ruam di kulit area dubur
3. Imodium
Imodium mengandung loperamide, yang bekerja dengan memperlambat gerak usus. Cocok untuk diare akut non-infeksius. Dosis umum: 2 mg setelah buang air besar pertama, maksimal 8 mg/hari. Tidak untuk anak <2 tahun atau pada diare berdarah.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Imodium di Toko Kesehatan Halodoc
4. New Diatabs
Obat ini mengandung kaolin danpektin, yang membentuk lapisan pelindung di usus dan menyerap racun. Cocok untuk diare ringan hingga sedang. Dosis: 1 tablet 3–4 kali sehari, setelah makan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan New Diatabs di Toko Kesehatan Halodoc
5. Pedialyte
Pedialyte adalah larutan rehidrasi dengan formula elektrolit yang seimbang, dirancang khusus untuk anak-anak. Mengandung natrium, klorida, kalium, dan glukosa. Dosis: 50–100 ml setiap kali buang air besar, bisa diminum langsung atau dicampur air putih.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Pedialyte di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Alami Atasi Diare
Minum banyak air putih, konsumsi pisang, nasi putih, apel rebus, dan roti tawar (BRAT diet) bisa membantu meredakan diare. Hindari makanan berlemak, pedas, dan berkafein. Istirahat yang cukup juga penting untuk memulihkan sistem pencernaan.
Studi Terkait
World Health Organization (WHO). Diarrhoea: Why children are still dying and what can be done. Diakses pada 2026. Zinc for the treatment of acute diarrhoea: a systematic review.
The Lancet. 2026. Effect of oral rehydration solution and zinc supplementation on diarrhoea mortality in low-income countries.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Jika diare disertai demam tinggi, darah dalam tinja, nyeri perut berat, atau tidak membaik dalam 2 hari, segera konsultasi ke dokter. Halodoc menyediakan layanan konsultasi dokter umum 24 jam melalui chat atau video call. Dokter akan membantu menentukan penyebab pasti diare dan memberi rekomendasi pengobatan yang tepat, bahkan bisa langsung mengirimkan resep obat ke rumahmu.
Konsultasi ke dokter Halodoc sekarang
FAQ
- Apa penyebab utama diare pada anak?
Diare pada anak umumnya disebabkan oleh infeksi virus rotavirus, makanan tidak higienis, atau intoleransi laktosa. Risiko tertinggi terjadi pada anak di bawah 5 tahun. - Bolehkah minum obat diare saat sedang hamil?
Tidak semua obat diare aman untuk ibu hamil. Hindari loperamide pada trimester pertama. Konsultasikan selalu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat. - Bisakah diare sembuh tanpa obat?
Demi keamanan, tetap berikan cairan dan zinc. Untuk diare ringan, bisa sembuh dalam 3–5 hari. Namun, jika berlanjut lebih dari 7 hari, segera ke dokter. - Apa perbedaan Oralit dan Pedialyte?
Oralit adalah formula dasar WHO, cocok untuk semua usia. Pedialyte diformulasikan khusus untuk anak dengan rasa lebih enak dan kandungan elektrolit lebih seimbang.





