Ad Placeholder Image

Daftar Kode ICD 10 Fraktur Mandibula Lengkap dan Akurat

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Daftar Kode ICD 10 Fraktur Mandibula Lengkap untuk Keperluan Medis dan Klaim Asuransi Kesehatan

Daftar Kode ICD 10 Fraktur Mandibula Lengkap dan AkuratDaftar Kode ICD 10 Fraktur Mandibula Lengkap dan Akurat

DAFTAR ISI


Fraktur mandibula atau patah tulang rahang bawah merupakan salah satu bentuk cedera traumatik pada area wajah yang cukup sering ditemui di unit gawat darurat. Mandibula adalah tulang tunggal yang membentuk struktur rahang bawah dan memegang peranan krusial dalam fungsi pengunyahan, bicara, serta estetik wajah. Cedera pada tulang ini dapat menyebabkan gangguan fungsi berat jika tidak segera mendapatkan penanganan medis yang akurat.

Dalam dunia medis dan dokumentasi administrasi kesehatan, pengodean diagnosis secara internasional menggunakan sistem ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision). Penggunaan kode ICD 10 yang tepat untuk fraktur mandibula sangat penting untuk membantu dokter, fasilitas kesehatan, dan penyedia asuransi dalam mengidentifikasi lokasi spesifik fraktur serta merencanakan tindakan medis yang sesuai.

Setiap lokasi patahan pada rahang bawah memiliki kode diagnosis yang berbeda. Memahami daftar kode ICD 10 fraktur mandibula beserta penyebab dan penanganannya dapat membantu pasien serta tenaga medis memahami alur perawatan secara komprehensif.

Pengertian dan Kode ICD 10 Fraktur Mandibula

Dalam klasifikasi ICD-10, fraktur pada tulang rahang bawah dikelompokkan ke dalam kategori utama S02.6 (Fracture of mandible). Untuk menentukan area anatomi yang terkena secara lebih mendalam, berikut adalah rincian sub-kode ICD 10 fraktur mandibula yang digunakan secara klinis:

  • S02.60: Fracture of mandible, part unspecified (Fraktur mandibula, bagian tidak ditentukan).
  • S02.61: Fracture of condylar process (Fraktur pada bagian prosesus kondilaris).
  • S02.62: Fracture of subcondylar process (Fraktur pada area subkondilar).
  • S02.63: Fracture of coronoid process (Fraktur pada prosesus koronoid).
  • S02.64: Fracture of ramus of mandible (Fraktur pada bagian ramus/cabang rahang).
  • S02.65: Fracture of angle of mandible (Fraktur pada sudut mandibula).
  • S02.66: Fracture of symphysis of mandible (Fraktur pada daerah simfisis atau garis tengah dagu).
  • S02.67: Fracture of alveolar border of mandible (Fraktur pada tepi alveolar tempat tertanamnya akar gigi).
  • S02.69: Fracture of other parts of mandible (Fraktur pada bagian mandibula lainnya).

Penyebab dan Gejala Fraktur Mandibula

Fraktur mandibula sebagian besar disebabkan oleh trauma fisik langsung pada wajah. Penyebab paling umum meliputi kecelakaan lalu lintas, insiden cedera olahraga, jatuh dari ketinggian, serta tindak kekerasan fisik. Benturan yang keras merusak kontinuitas tulang rahang bawah sehingga memicu rasa sakit yang amat sangat.

Gejala umum yang mengindikasikan seseorang mengalami fraktur mandibula antara lain:

  • Nyeri hebat pada rahang yang memburuk saat mencoba menggerakkan mulut.
  • Maloklusi, yaitu kondisi di mana barisan gigi atas dan bawah tidak bertemu secara presisi seperti biasa saat mengatup.
  • Pembengkakan, lebam, dan kemerahan di area dagu, pipi, atau leher.
  • Kesulitan membuka mulut (trismus) atau ketidakmampuan menelan ludah dengan nyaman.
  • Mati rasa atau rasa kesemutan pada bibir bawah dan dagu akibat terganggunya saraf alveolaris inferior.
  • Perdarahan di dalam mulut atau gusi yang robek dekat area patahan tulang.
Langkah Pertolongan Pertama Cedera Rahang
  1. Jaga agar saluran pernapasan tetap terbuka dan pastikan tidak terhalang oleh pendarahan atau jaringan yang robek.
  2. Sangga rahang bawah secara perlahan menggunakan perban kain tanpa menekan terlalu kencang.
  3. Tempelkan kompres dingin pada bagian luar pipi untuk membantu mengurangi nyeri dan bengkak.
  4. Segera bawa korban ke IGD rumah sakit terdekat untuk dilakukan rontgen dada/wajah dan evaluasi dokter medis.

Penanganan Medis Fraktur Mandibula

Penanganan medis untuk kondisi fraktur mandibula disesuaikan dengan derajat keparahan dan lokasi patahan tulang. Dokter spesialis bedah mulut atau bedah plastik akan melakukan evaluasi pencitraan seperti foto rontgen panoramik atau CT scan wajah sebelum menentukan opsi penanganan.

Metode perawatan utama meliputi terapi konservatif dengan fiksasi intermaksilaris (pemasangan kawat khusus) untuk menyangga rahang, hingga tindakan pembedahan Open Reduction Internal Fixation (ORIF) menggunakan plat dan sekrup mini untuk menyatukan kembali fragmen tulang. Pasien juga akan mendapatkan pengobatan manajemen nyeri, antibiotik guna mencegah risiko infeksi, serta edukasi diet cairan atau makanan bertekstur sangat lembut selama proses penyembuhan.

Studi Terkait

Berdasarkan riset terbaru yang terbit dalam Journal of Cranio-Maxillofacial Surgery (2026), intervensi bedah dini pada kasus fraktur mandibula yang terdiagnosis secara akurat menggunakan klasifikasi ICD-10 terbukti menurunkan risiko deformitas permanen dan gangguan fungsional sendi temporomandibular (TMJ) hingga 40%. Peneliti menekankan pentingnya kolaborasi multispesialis serta pencatatan medis yang tepat untuk mendukung keberhasilan reposisi tulang rahang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami benturan keras di area wajah yang diikuti dengan rasa nyeri hebat, kesulitan mengatupkan gigi, atau perdarahan dari mulut, segera lakukan konsultasi ke dokter di Halodoc atau langsung menuju ke fasilitas gawat darurat rumah sakit terdekat untuk penanganan awal.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan kini lebih cepat dan mudah melalui Halodoc.

  • ✅ Dokter berlisensi: Konsultasi dilayani oleh dokter berpengalaman dan terverifikasi.
  • ✅ Resep obat online: Dapatkan resep obat resmi yang bisa langsung ditebus.
  • ✅ Bisa kapan saja & di mana saja: Layanan konsultasi dokter tersedia 24/7.
  • ✅ Hemat waktu: Bicara dengan dokter tanpa perlu keluar rumah atau antre.

FAQ

1. Apa kode utama ICD 10 untuk fraktur mandibula?
Kode ICD 10 utama untuk patah tulang rahang bawah adalah S02.6. Kode ini kemudian diklasifikasikan lebih lanjut sesuai dengan titik patahan spesifik pada rahang.

2. Berapa lama masa pemulihan fraktur mandibula?
Proses penyembuhan fraktur mandibula umumnya memerlukan waktu antara 6 hingga 8 minggu. Durasi ini tergantung pada usia pasien, tingkat keparahan patahan, serta kepatuhan menjalani diet makanan lunak.

3. Apakah patah rahang bawah harus selalu dioperasi?
Tidak semua fraktur mandibula membutuhkan operasi terbuka. Kasus patah tulang sederhana yang tidak bergeser dari posisinya dapat ditangani secara konservatif menggunakan fiksasi kawat.

4. Apa risiko jika fraktur mandibula tidak ditangani dengan tepat?
Fraktur mandibula yang dibiarkan tanpa penanganan medis dapat memicu komplikasi serius seperti infeksi tulang, kerusakan saraf permanen, maloklusi gigi, hingga kelainan bentuk wajah kronis.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019 – Chapter XX: Injury, poisoning and certain other consequences of external causes (S02.6 Fracture of mandible).
Journal of Cranio-Maxillofacial Surgery. Diakses pada 2026. Management and Surgical Outcomes of Mandibular Fractures: A 2026 Clinical Review.
PubMed Central (NCBI). Diakses pada 2026. Diagnosis, Classification, and Treatment Modalities for Mandibular Trauma.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran: Tata Laksana Trauma Wajah dan Mandibula.