Ad Placeholder Image

Daftar Kode ICD 10 Varises Lengkap untuk Tenaga Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Daftar Kode ICD 10 Varises untuk Diagnosis Medis yang Akurat dan Lengkap bagi Tenaga Kesehatan.

Daftar Kode ICD 10 Varises Lengkap untuk Tenaga MedisDaftar Kode ICD 10 Varises Lengkap untuk Tenaga Medis

DAFTAR ISI


Varises adalah kondisi pelebaran atau pembengkakan pembuluh darah vena yang umumnya terjadi pada bagian kaki. Kondisi ini timbul akibat melemahnya atau rusaknya katup vena, sehingga aliran darah yang seharusnya mengalir kembali ke jantung justru tertahan dan menumpuk di pembuluh darah.

Dalam dunia medis dan pencatatan administratif kesehatan, penegakan diagnosis varises memerlukan kode entri internasional yang baku. Sistem pengodean ini menggunakan ICD 10 (International Classification of Diseases, 10th Revision) yang dikembangkan oleh WHO. Penggunaan kode ICD 10 varises sangat penting bagi dokter, perawat, maupun bagian klaim asuransi kesehatan seperti BPJS Kesehatan.

Mengenal Kode ICD 10 Varises

Kode diagnosis ICD 10 untuk varises bervariasi tergantung pada lokasi pembuluh darah yang terdampak serta komplikasi yang menyertainya. Berikut adalah daftar klasifikasi kode ICD 10 varises yang paling sering digunakan:

  • I83: Varicose veins of lower extremities (Varises pada tungkai bawah).
  • I83.0: Varises tungkai bawah yang disertai ulkus atau luka terbuka (with ulcer).
  • I83.1: Varises tungkai bawah yang disertai peradangan atau dermatitis stasis (with inflammation).
  • I83.2: Varises tungkai bawah yang disertai ulkus sekaligus peradangan (with both ulcer and inflammation).
  • I83.9: Varises tungkai bawah tanpa ulkus maupun peradangan (asymptomatic/unspecified).
  • I85: Varises esofagus (Esophageal varices).
  • I86.1: Varikokel atau varises pada skrotum (Scrotal varices).

Pemeriksaan klinis komprehensif diperlukan untuk menentukan kode diagnosis yang tepat. Selain tindakan mekanis seperti penggunaan kaos kaki kompresi, perawatan vaskular juga kerap melibatkan terapi farmakologis sesuai indikasi medis pasien.

Rekomendasi Obat Penunjang Kesehatan Pembuluh Darah

Penanganan gangguan sirkulasi darah dan komplikasi pembuluh darah memerlukan obat-obatan resep dokter. Berikut beberapa pilihan obat untuk mendukung kesehatan vaskular dan penanganan komplikasi pembuluh darah:

1. Kalnex 500 mg 10 Tablet

Kalnex mengandung Asam Traneksamat 500 mg yang bekerja sebagai agen antifibrinolitik. Obat ini digunakan untuk menghentikan atau mengurangi perdarahan abnormal akibat fibrinolisis berlebihan, termasuk perdarahan pada komplikasi pembuluh darah.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kalnex 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Atorvastatin merupakan obat golongan statin yang menghambat enzim HMG-CoA reductase. Obat ini membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida serta meningkatkan HDL, sehingga menjaga kelancaran aliran darah dan mencegah penyumbatan arteri maupun vena.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Atorvastatin 10 mg 10 Tablet

Dosis Atorvastatin 10 mg diresepkan untuk terapi awal pembantu diet dalam menurunkan kadar lipid berlebih. Menjaga kadar lipid darah yang seimbang membantu mempertahankan kesehatan struktur dinding pembuluh darah secara keseluruhan.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Atorvastatin 20 mg 3 Strip (10 Tablet/Strip) – Obat Rutin

Paket obat rutin Atorvastatin 20 mg ini ditujukan bagi pasien yang menjalani terapi kontrol lipid jangka panjang di bawah pengawasan medis berkesinambungan.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Atorvastatin 20 mg 3 Strip di Toko Kesehatan Halodoc

5. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Clopidogrel adalah obat antiplatelet yang mencegah penggumpalan keping darah. Obat ini diresepkan dokter untuk mengurangi risiko gangguan aterotrombosis dan pembekuan darah pada pasien dengan gangguan vaskular.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penanganan dan Pencegahan Varises

Selain penanganan medis, beberapa langkah penanganan mandiri yang dapat kamu lakukan untuk mencegah pemburukan varises antara lain:

  • Menaikkan posisi kaki lebih tinggi dari jantung saat berbaring.
  • Menggunakan stoking kompresi medis sesuai anjuran dokter.
  • Rutin berolahraga ringan seperti berjalan kaki atau berenang.
  • Menghindari berdiri atau duduk terlalu lama tanpa jeda bergerak.
  • Menjaga berat badan ideal agar beban kerja vena tidak berlebihan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika varises yang kamu alami menimbulkan rasa nyeri hebat, bengkak berlebih pada area kaki, perubahan warna kulit menjadi gelap, atau disertai luka terbuka (ulkus), segera konsultasikan kondisi kamu dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah atau dokter spesialis bedah di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi kesehatan online melalui dokter Halodoc memiliki banyak keunggulan:

  • hemat waktu, konsultasi kapan saja dan di mana saja 24/7.
  • respon cepat, tanpa perlu antre lama.
  • dokter berlisensi resmi (STR dan SIP) serta berpengalaman.
  • privasi kamu dijamin aman terenkripsi.
  • bisa dapat resep obat resmi jika dibutuhkan secara medis.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10) – I83 Varicose veins of lower extremities.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Klasifikasi dan Pengodean Penyakit ICD-10 Sistem Vaskular.
PubMed Central (NCBI). Diakses pada 2026. Management and Diagnosis of Chronic Venous Insufficiency and Varicose Veins.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Varicose Veins — Treatment and Medical Diagnosis.

FAQ

Apa kode ICD 10 paling umum untuk varises tungkai?

Kode ICD 10 yang paling umum digunakan untuk varises pada tungkai bawah tanpa komplikasi adalah I83.9.

Apakah klaim BPJS untuk varises membutuhkan kode ICD 10?

Ya, penulisan kode ICD 10 yang akurat oleh fasilitas kesehatan sangat diperlukan untuk pemrosesan administrasi dan klaim layanan BPJS Kesehatan.

Apakah varises bisa berbahaya jika tidak ditangani?

Varises yang dibiarkan tanpa penanganan dapat menyebabkan komplikasi seperti peradangan kulit (dermatitis stasis), pembekuan darah (trombosis), hingga ulkus atau luka venosa yang sulit sembuh.