Ad Placeholder Image

Daftar Kode ICD 10 VHD Lengkap untuk Diagnosis Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 Agustus 2026

Pahami Kode ICD 10 VHD untuk Diagnosis Penyakit Jantung Katup secara Tepat dan Akurat.

Daftar Kode ICD 10 VHD Lengkap untuk Diagnosis MedisDaftar Kode ICD 10 VHD Lengkap untuk Diagnosis Medis

DAFTAR ISI


Penyakit katup jantung atau Valvular Heart Disease (VHD) merupakan kondisi ketika satu atau lebih katup jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Katup jantung bertugas menjaga agar aliran darah dapat mengalir ke arah yang benar. Apabila katup mengalami penyempitan (stenosis) atau kebocoran (regurgitasi), kerja jantung akan terganggu dan berpotensi memicu berbagai komplikasi kardiovaskular.

Dalam dunia medis, pengelompokan diagnosis penyakit ini menggunakan sistem klasifikasi internasional yaitu ICD-10 (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision). Penggunaan kode ICD-10 VHD sangat penting bagi tenaga medis untuk mencatat rekam medis pasien, menentukan rencana penanganan klinis, hingga memproses administrasi layanan kesehatan dan klaim asuransi.

Memahami klasifikasi kode ICD-10 VHD juga membantu membedakan apakah gangguan katup jantung yang dialami pasien disebabkan oleh kondisi rematik atau non-rematik. Jika kamu memiliki keluhan kesehatan terkait fungsi jantung, kamu bisa langsung melakukan konsultasi awal dengan dokter spesialis di Halodoc.

Daftar Kode ICD-10 VHD untuk Diagnosis Medis

Kode ICD-10 untuk Valvular Heart Disease dikelompokkan berdasarkan etiologi (penyebab) serta lokasi katup yang terkena dampak. Berikut adalah beberapa daftar kode ICD-10 VHD yang umum digunakan dalam diagnosis klinis:

1. Gangguan Katup Jantung Rematik (Rheumatic Valvular Diseases)

  • I05: Gangguan katup mitral akibat penyakit jantung rematik (misalnya mitral stenosis I05.0 dan mitral insufficiency I05.1).
  • I06: Gangguan katup aorta akibat penyakit jantung rematik (seperti rheumatic aortic stenosis I06.0).
  • I07: Gangguan katup trikuspid akibat penyakit jantung rematik.
  • I08: Gangguan pada kombinasi beberapa katup jantung (multiple valve diseases).

2. Gangguan Katup Jantung Non-Rematik (Nonrheumatic Valve Disorders)

  • I34: Gangguan katup mitral non-rematik (termasuk prolaps katup mitral I34.1 dan regurgitasi mitral I34.0).
  • I35: Gangguan katup aorta non-rematik (seperti aortic stenosis non-rematik I35.0).
  • I36: Gangguan katup trikuspid non-rematik.
  • I37: Gangguan katup pulmonal non-rematik.
  • I38: Endokarditis pada katup yang tidak dispesifikasikan (endocarditis, valve unspecified).

Pemeriksaan dan Penanganan VHD

Penetapan kode ICD-10 VHD dilakukan oleh dokter setelah pasien menjalani evaluasi medis menyeluruh. Pemeriksaan penunjang utama yang sering dilakukan meliputi ekokardiografi (USG jantung), elektrokardiogram (EKG), rontgen dada, serta MRI jantung untuk melihat struktur dan fungsi katup secara akurat.

Penanganan kondisi VHD sangat bervariasi tergantung pada derajat keparahan kerusakan katup. Pada tahap awal, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan untuk mengontrol tekanan darah dan irama jantung. Namun pada kasus yang tergolong berat, tindakan bedah perbaikan atau penggantian katup jantung mungkin diperlukan untuk mencegah terjadinya gagal jantung.

Studi Terkait

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of the American College of Cardiology (2026) menunjukkan bahwa penggunaan sistem klasifikasi ICD-10 yang presisi pada pasien Valvular Heart Disease sangat berpengaruh terhadap keakuratan stratifikasi risiko klinis dan efektivitas terapi jangka panjang. Penelitian lain dari European Heart Journal (2026) mengungkapkan bahwa deteksi dini VHD berdasarkan dokumentasi diagnosis yang tepat dapat mengurangi risiko komplikasi gagal jantung kronis hingga 30%.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami gejala seperti sesak napas saat beraktivitas, nyeri dada, jantung berdebar kencang, atau pembengkakan di area kaki, segera konsultasikan diri dengan Dokter Sp. Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi medis di Halodoc dirancang untuk memudahkan kamu menjaga kesehatan diri dan keluarga secara fleksibel:

  • ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis jantung dan penyakit dalam terpercaya yang siaga 24 jam.
  • ✅ Respon cepat: Dapatkan saran medis dan arahan diagnosis tanpa perlu mengantre lama di fasilitas kesehatan.
  • ✅ Privasi terjamin: Pembicaraan dan rekam medis digital tersimpan dengan aman dan rahasia.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan ICD-10 VHD?
ICD-10 VHD adalah sistem pengodean diagnosis internasional yang digunakan oleh dokter untuk mengklasifikasikan jenis penyakit katup jantung (Valvular Heart Disease).

2. Mengapa kode ICD-10 VHD untuk katup jantung berbeda-beda?
Perbedaan kode ditentukan oleh lokasi katup yang bermasalah (mitral, aorta, trikuspid, atau pulmonal) serta penyebabnya, seperti infeksi rematik atau kondisi kelainan struktural non-rematik.

3. Pemeriksaan apa yang paling akurat untuk mendiagnosis VHD?
Pemeriksaan ekokardiogram (USG jantung) merupakan metode standar emas untuk menilai kondisi fisik dan kelancaran aliran darah pada katup jantung.

4. Apakah kelainan katup jantung bisa disembuhkan tanpa operasi?
Pada tingkat awal, penggunaan obat-obatan dapat membantu meredakan gejala dan mengontrol beban kerja jantung, namun kerusakan fisik katup yang parah umumnya memerlukan tindakan operasi perbaikan atau penggantian katup.

Referensi

Journal of the American College of Cardiology. Diakses pada 2026. Clinical Coding Accuracy and Risk Stratification in Valvular Heart Disease.
European Heart Journal. Diakses pada 2026. Diagnostic Advances and Management Guidelines for Rheumatic and Nonrheumatic Valvular Heart Disease.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10).
American Heart Association (AHA). Diakses pada 2026. Guidelines for the Management of Patients With Valvular Heart Disease.