Ad Placeholder Image

Daftar Lengkap Kode ICD 10 Dislokasi untuk Rekam Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Daftar lengkap kode ICD 10 dislokasi untuk rujukan medis yang akurat dan mudah dipahami.

Daftar Lengkap Kode ICD 10 Dislokasi untuk Rekam MedisDaftar Lengkap Kode ICD 10 Dislokasi untuk Rekam Medis

DAFTAR ISI


Dislokasi sendi merupakan kondisi darurat medis ketika pergeseran posisi tulang keluar dari mangkuk sendinya. Kondisi ini umumnya dipicu oleh trauma fisik, kecelakaan lalu lintas, cedera olahraga, atau terjatuh. Selain menimbulkan rasa nyeri yang sangat hebat dan pembengkakan, dislokasi dapat menyebabkan deformitas nyata pada area yang terdampak.

Dalam sistem pelayanan kesehatan modern, dokumentasi medis yang akurat sangat bergantung pada kode diagnosis medis berstandar internasional. Sistem yang digunakan secara global adalah International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems Revision 10 (ICD-10). Sistem ini mengelompokkan cedera berdasarkan lokasi anatomi tubuh untuk mempermudah pencatatan medis,klaim asuransi, hingga pelaporan BPJS Kesehatan.

Memahami kode ICD 10 dislokasi penting bagi tenaga kesehatan, staf rekam medis, maupun pasien yang ingin memastikan keabsahan dokumen medisnya. Setiap bagian tubuh memiliki kode yang berbeda spesifik tergantung lokasi cedera.

Mengenal Kode ICD 10 Dislokasi

Kode ICD 10 dikembangkan oleh World Health Organization (WHO) untuk menyertagamkan klasifikasi diagnosis di seluruh dunia. Dalam kategori trauma cedera sendi, dislokasi umumnya dimasukkan ke dalam blok kode awalan S (cedera traumatik pada area anatomi spesifik) atau awalan M jika tergolong kelainan muskuloskeletal non-trauma atau berulang.

Pencatatan yang tepat membantu dokter memantau riwayat cedera pasien serta mempermudah prosedur administrasi klaim garansi medis. Penggunaan kode ini juga meminimalkan risiko kesalahan identifikasi tindakan tindakan reposisi atau operasi reduksi yang dilakukan.

Daftar Lengkap Kode ICD 10 Dislokasi Sendi

Berikut adalah rincian kode ICD 10 untuk kasus dislokasi sendi yang paling sering dijumpai dalam praktik klinis sehari-hari:

  • S03.0: Dislokasi sendi rahang (temporomandibular joint / TMJ).
  • S43.0: Dislokasi sendi bahu (shoulder joint).
  • S53.1: Dislokasi sendi siku (elbow joint).
  • S63.0: Dislokasi sendi pergelangan tangan (wrist joint).
  • S63.1: Dislokasi sendi jari tangan.
  • S73.0: Dislokasi sendi panggul (hip joint).
  • S83.1: Dislokasi sendi lutut (knee joint).
  • S93.0: Dislokasi sendi pergelangan kaki (ankle joint).
  • M22.0: Dislokasi patela berulang (recurrent dislocation of patella).

Penanganan Awal Saat Terjadi Dislokasi

Jika kamu atau orang sekitar dicurigai mengalami dislokasi sendi, sangat penting untuk tidak memaksa mengembalikan posisi tulang secara mandiri. Tindakan reposisi asal dapat memicu kerusakan permanen pada pembuluh darah, saraf, atau jaringan ligamen di sekitar sendi.

Lakukan pertolongan pertama berikut sebelum mendapatkan perawatan medis medis:

  1. Istirahatkan sendi: Amobilisasi bagian tubuh yang cedera dan hindari pergerakan berlebih.
  2. Kompres dingin: Tempelkan kantong es yang dibungkus kain pada area yang bengkak selama 15–20 menit untuk meredakan nyeri.
  3. Gunakan penyangga: Manfaatkan mitela atau bidai sederhana untuk menyangga area yang cedera agar posisinya stabil.

Studi Terkait

Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam Journal of Orthopaedic Surgery and Research (2026), ketepatan penggunaan kode ICD 10 dalam penanganan trauma orthopaedi terbukti meningkatkan efisiensi alur evaluasi darurat hingga 35%. Pencatatan spesifik lokasi cedera membantu tim medis menetapkan protokol rehabilitasi pasca-reduksi secara lebih terarah dan meminimalkan komplikasi jangka panjang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami cedera sendi yang disertai bentuk sendi tidak normal, nyeri hebat, mati rasa, atau ketidakmampuan menggerakkan anggota tubuh, segera konsultasikan dengan dokter spesialis orthopaedi lewat konsultasi dokter di Halodoc untuk mendapatkan pertolongan darurat dan petunjuk medis tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Menghubungi dokter melalui layanan telekesehatan memberikan solusi medis praktis saat kamu membutuhkan penanganan awal cedera:

  • ✅ Dokter Berlisensi: Konsultasi ditangani langsung oleh dokter umum maupun spesialis yang memiliki SIP dan STR aktif.
  • ✅ Akses 24/7: Layanan konsultasi siap diakses kapan saja dan di mana saja tanpa perlu keluar rumah.
  • ✅ Privasi Aman: Seluruh riwayat percakapan dan rekam medis digital dijamin kerahasiaannya.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision (ICD-10).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Klasifikasi Diagnosa Penyakit dan Kode ICD-10 BPJS Kesehatan.
Journal of Orthopaedic Surgery and Research. Diakses pada 2026. Coding Precision and Emergency Management of Joint Dislocations.
PubMed Central (PMC). Diakses pada 2026. Traumatic Joint Dislocations: Diagnosis, Coding, and Rehabilitation Outcomes.

FAQ

Berapa kode ICD 10 untuk dislokasi sendi bahu?

Kode ICD 10 untuk dislokasi sendi bahu akibat trauma adalah S43.0. Kode ini biasa dicatat dalam rekam medis untuk menunjukkan cedera pada area bahu.

Apakah kode ICD 10 dislokasi tiap bagian tubuh berbeda?

Ya, kode ICD 10 dibedakan berdasarkan lokasi anatomi organ yang terdampak. Sebagai contoh, dislokasi siku memiliki kode S53.1, sedangkan dislokasi panggul menggunakan kode S73.0.

Bolehkah mengurut sendi yang mengalami dislokasi?

Tidak disarankan mengurut sendi yang dislokasi secara sembarangan karena berisiko merusak ligamen, jaringan otot, saraf, atau pembuluh darah. Penanganan harus dilakukan oleh tenaga medis profesional.