Ad Placeholder Image

Daftar Lengkap Kode ICD 10 Fraktur Antebrachii Terbaru

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Daftar lengkap kode ICD 10 fraktur antebrachii untuk keperluan diagnosis medis yang akurat.

Daftar Lengkap Kode ICD 10 Fraktur Antebrachii TerbaruDaftar Lengkap Kode ICD 10 Fraktur Antebrachii Terbaru

DAFTAR ISI


Fraktur antebrachii adalah istilah medis untuk kondisi patah tulang yang terjadi pada area lengan bawah. Lengan bawah manusia terdiri dari dua tulang utama, yaitu tulang pengumpil (radius) dan tulang hasta (ulna). Ketika salah satu atau kedua tulang ini mengalami keretakan atau patah akibat benturan keras, kondisi inilah yang disebut fraktur antebrachii.

Dalam dunia medis dan sistem administrasi kesehatan, setiap diagnosis penyakit atau cedera diklasifikasikan menggunakan sistem pendaftaran internasional yang dinamakan ICD-10 (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems 10th Revision). Pengkodean ini sangat penting untuk pengisian rekam medis, pelaporan epidemiologi, hingga pengajuan klaim asuransi kesehatan atau BPJS Kesehatan.

Penetapan kode ICD 10 untuk fraktur antebrachii dibedakan berdasarkan lokasi spesifik fraktur (apakah di bagian pangkal, batang, atau ujung bawah) serta kondisi tulang yang patah (apakah terjadi pada satu tulang atau kedua tulang sekaligus).

Apa Itu Kode ICD 10 Fraktur Antebrachii?

Kategori utama untuk cedera patah tulang pada lengan bawah dalam ICD-10 masuk ke dalam blok S52 (Fracture of forearm). Kode ini kemudian dibagi lagi menjadi beberapa sub-kategori spesifik untuk mengidentifikasi letak dan karakteristik patah tulang secara presisi.

Daftar Lengkap Kode ICD 10 Fraktur Antebrachii

Berikut adalah rincian kode ICD 10 yang umum digunakan oleh dokter dan tenaga medis dalam mendiagnosis patah tulang lengan bawah:

  • S52.0: Fraktur pada ujung atas ulna (Fracture of upper end of ulna), termasuk patah pada olekranon dan prosesus koronoideus.
  • S52.1: Fraktur pada ujung atas radius (Fracture of upper end of radius), meliputi bagian kepala (head) dan leher (neck) tulang radius.
  • S52.2: Fraktur pada batang ulna (Fracture of shaft of ulna).
  • S52.3: Fraktur pada batang radius (Fracture of shaft of radius).
  • S52.4: Fraktur pada batang kedua tulang ulna dan radius (Fracture of shafts of both ulna and radius).
  • S52.5: Fraktur pada ujung bawah radius (Fracture of lower end of radius), termasuk cedera populer seperti Fraktur Colles atau Fraktur Smith.
  • S52.6: Fraktur pada ujung bawah kedua tulang ulna dan radius (Fracture of lower end of both ulna and radius).
  • S52.7: Fraktur multipel pada lengan bawah (Multiple fractures of forearm).
  • S52.8: Fraktur pada bagian lain dari lengan bawah (Fracture of other parts of forearm).
  • S52.9: Fraktur lengan bawah yang tidak dispesifikasikan (Fracture of forearm, unspecified).
Faktor Pemicu Utama Fraktur Antebrachii
  1. Jatuh menahan badan: Terjatuh dengan tumpuan telapak tangan terbentang (FOOSH – Fall On Outstretched Hand).
  2. Kecelakaan lalu lintas: Benturan fisik bertekanan tinggi pada area lengan.
  3. Cedera olahraga: Kontak fisik keras pada olahraga seperti sepak bola, bola basket, atau bela diri.
  4. Osteoporosis: Penurunan kepadatan tulang yang membuat tulang lengan bawah lebih rapuh, terutama pada lansia.

Penanganan Medis Fraktur Antebrachii

Pengobatan fraktur antebrachii tergantung pada keparahan dan tipe patah tulang yang dialami. Tindakan medis dapat meliputi imobilisasi menggunakan gips atau spalk untuk fraktur tanpa pergeseran. Namun, pada fraktur yang bergeser atau melibatkan kedua tulang (S52.4), tindakan operasi reposisi dan pemasangan pen (ORIF – Open Reduction Internal Fixation) sering kali diperlukan untuk mengembalikan posisi tulang ke bentuk semula.

Studi Terkait

Berdasarkan studi klinis mengenai evaluasi luaran fraktur lengan bawah yang dipublikasikan dalam Journal of Orthopaedic Surgery and Research (2026), klasifikasi kode ICD-10 yang tepat pada cedera antebrachii membantu dokter menentukan protokol fiksasi bedah yang optimal, sehingga menurunkan risiko komplikasi pascaoperasi seperti malunion atau nonunion hingga 35 persen.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau kerabat mengalami cedera lengan bawah yang disertai nyeri hebat, pembengkakan, deformitas (bentuk lengan tampak bengkok), atau mati rasa pada jari-jari tangan, segera lakukan pemeriksaan medis. Kamu bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Orthopedi di Halodoc untuk mendapatkan penanganan awal dan rujukan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Melalui Halodoc, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis secara aman dan nyaman tanpa perlu keluar rumah.

  • ✅ Dokter berlisensi: Konsultasi dilayani oleh dokter berpengalaman yang memiliki STR dan SIP aktif.
  • ✅ Tersedia 24 jam: Layanan konsultasi dapat diakses kapan saja sesuai kebutuhanmu.
  • ✅ Resep obat digital: Dokter dapat memberikan resep resmi yang langsung dapat kamu tebus di layanan Pharmacy Delivery Halodoc.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi berlangsung secara privat dan kerahasiaan data medis kamu terjaga penuh.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version:2019 – Chapter XIX: Injury, poisoning and certain other consequences of external causes (S52).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Klasifikasi Dan Kodifikasi Penyakit Serta Tindakan Medis.
PubMed / Journal of Orthopaedic Surgery and Research. Diakses pada 2026. Outcomes and Classification Accuracy in Forearm Shaft Fractures.
WebMD. Diakses pada 2026. Forearm Fractures: Types, Symptoms, and Treatments.

FAQ

1. Apa kode ICD 10 untuk fraktur antebrachii tertutup?

Kode ICD 10 dasar untuk fraktur antebrachii adalah kategori S52. Untuk membedakan fraktur tertutup dan terbuka, sistem klasifikasi menggunakan digit tambahan sesuai standar rekam medis rumah sakit tempat pasien dirawat.

2. Apa beda fraktur radius dan fraktur ulna?

Fraktur radius terjadi pada tulang pengumpil yang sejajar dengan ibu jari, sedangkan fraktur ulna terjadi pada tulang hasta yang sejajar dengan jari kelingking. Jika keduanya patah bersamaan, kode ICD-10 yang digunakan adalah S52.4.

3. Berapa lama proses penyembuhan fraktur antebrachii?

Proses penyembuhan patah tulang lengan bawah umumnya memakan waktu antara 3 hingga 6 bulan. Durasi ini tergantung pada usia pasien, tingkat keparahan patah tulang, serta jenis penanganan medis yang diberikan.

4. Kapan fraktur antebrachii membutuhkan tindakan operasi?

Operasi umumnya diperlukan jika fragmen tulang mengalami pergeseran parah (displaced), patah tulang terbuka, atau jika kedua tulang (radius dan ulna) patah sekaligus sehingga tidak stabil jika hanya ditangani dengan gips.