
Daftar Lengkap Kode ICD 10 Paraparesis dan Penjelasannya
Cek daftar lengkap kode ICD 10 paraparesis untuk kebutuhan medis dan administrasi rumah sakit.

DAFTAR ISI
- Mengenal Kode ICD-10 Paraparesis
- Daftar Kode ICD-10 Paraparesis
- Penyebab dan Gejala Paraparesis
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Paraparesis adalah kondisi medis ketika seseorang mengalami kelemahan otot pada kedua anggota gerak bawah (kaki). Kondisi ini berbeda dengan paraplegia yang menyebabkan kelumpuhan total, sebab penderita paraparesis masih memiliki daya gerak meskipun kekuatannya berkurang secara signifikan.
Dalam dunia medis dan pencatatan administratif kesehatan, penegakan diagnosis dilakukan menggunakan standar International Classification of Diseases edisi ke-10 (ICD-10). Penggunaan kode ICD-10 paraparesis sangat penting untuk mempermudah klaim asuransi, rekam medis pasien, serta pengelompokan jenis gangguan saraf yang dialami.
Penanganan paraparesis berfokus pada identifikasi penyebab utamanya, seperti cedera saraf tulang belakang, infeksi, atau penyakit degeneratif. Oleh karena itu, diagnosis akurat yang direkam dengan kode ICD-10 menjadi langkah awal dalam merencanakan terapi rehabilitasi dan tindakan medis komprehensif.
Mengenal Kode ICD-10 Paraparesis
Kode ICD-10 merupakan sistem pengkodalan standar internasional yang dikembangkan oleh WHO untuk mengklasifikasikan berbagai penyakit dan masalah kesehatan. Untuk kondisi gangguan saraf berupa kelemahan anggota gerak bawah, kode ICD-10 dimasukkan ke dalam kategori penyakit sistem saraf.
Kode diagnostik ini tidak hanya membantu dokter dalam mencatat kondisi klinis pasien, tetapi juga menjadi dasar bagi fasilitas kesehatan untuk menentukan jalur pengobatan yang tepat. Penetapan kode yang akurat sangat bergantung pada pemeriksaan neurologis menyeluruh.
Daftar Kode ICD-10 Paraparesis
Berikut adalah rincian kode ICD-10 yang digunakan untuk mengklasifikasikan paraparesis berdasarkan karakteristik klinisnya:
- G82.0: Flaccid paraplegia / paraparesis (paraparesis flaksid, ditandai dengan otot kaki yang terkulai dan hilangnya refleks).
- G82.1: Spastic paraplegia / paraparesis (paraparesis spastik, ditandai dengan kekakuan otot dan peningkatan refleks refleksik).
- G82.2: Paraplegia / paraparesis, unspecified (paraparesis yang belum ditentukan jenis spastik atau flaksidnya).
- G11.4: Hereditary spastic paraplegia (paraparesis spastik diturunkan secara genetik).
Penyebab dan Gejala Paraparesis
Paraparesis terjadi akibat adanya gangguan pada jalur saraf yang mengirimkan sinyal dari otak dan saraf tulang belakang ke otot-otot di bagian bawah tubuh. Beberapa penyebab umum meliputi trauma tulang belakang, herniasi diskus, multipel sklerosis, tumor, serta stroke spina.
Gejala utama yang dirasakan penderita antara lain:
- Kelemahan atau rasa berat pada kedua kaki saat berjalan.
- Kram atau kekakuan otot pada area tungkai bawah.
- Hilangnya sensasi perabaan, kesemutan, atau rasa kebal pada kaki.
- Gangguan pada kontrol kandung kemih dan usus.
Studi Terkait
Studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal neurologi internasional (2026) menunjukkan bahwa dokumentasi diagnostik yang tepat menggunakan pengodean ICD-10 secara signifikan mempercepat pemberian intervensi rehabilitasi medik. Penelitian ini menekankan bahwa pasien dengan penanganan medis dini memiliki tingkat pemulihan fungsi motorik hingga 35 persen lebih baik dibanding pasien tanpa diagnosis spesifik.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu atau anggota keluarga mengalami kelemahan pada kedua tungkai kaki secara mendadak atau bertahap, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf di Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan neurologis mendalam serta penanganan medis yang sesuai.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Lakukan konsultasi ke dokter Halodoc secara cepat dan praktis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan kesehatan yang tepat. Layanan konsultasi siap membantu kamu kapan saja dan di mana saja selama 24 jam nonstop.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version 2019: Block G82 Paraplegia and Paraparesis.
PubMed. Diakses pada 2026. Clinical Evaluation and Diagnosis of Paraparesis in Adults.
WebMD. Diakses pada 2026. Paraparesis: Causes, Symptoms, and Treatment Options.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Kedokteran Penanganan Gangguan Neurologis.
FAQ
1. Apa bedanya paraparesis dan paraplegia?
Paraparesis merujuk pada kelemahan parsial pada kedua kaki di mana pasien masih memiliki sedikit kemampuan gerak. Sedangkan paraplegia adalah kelumpuhan total pada kedua kaki sehingga pasien tidak bisa menggerakkannya sama sekali.
2. Berapa kode ICD-10 untuk paraparesis spastik?
Kode ICD-10 untuk paraparesis spastik adalah G82.1. Kode ini digunakan ketika kelemahan tungkai disertai dengan otot yang kaku dan tegang.
3. Apakah paraparesis dapat disembuhkan?
Peluang kesembuhan paraparesis tergantung pada penyebab utamanya. Jika disebabkan oleh penekanan saraf yang segera ditangani atau infeksi yang diobati, fungsi motorik dapat membaik dengan bantuan fisioterapi.
4. Pemeriksaan apa yang diperlukan untuk mendiagnosis paraparesis?
Dokter umumnya melakukan pemeriksaan fisik neurologis, dilanjutkan dengan pemindaian MRI atau CT scan tulang belakang, tes konduksi saraf, serta pemeriksaan laboratorium pendukung.




