Ad Placeholder Image

Daftar Lengkap Kode ICD 10 Sifilis untuk Kebutuhan Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 29 September 2026

Daftar lengkap kode ICD 10 sifilis untuk diagnosis medis yang akurat dan mudah dipahami.

Daftar Lengkap Kode ICD 10 Sifilis untuk Kebutuhan MedisDaftar Lengkap Kode ICD 10 Sifilis untuk Kebutuhan Medis

DAFTAR ISI


Sifilis atau raja singa adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Dalam dunia medis, penetapan diagnosis penyakit ini memerlukan dokumentasi administratif yang terstandar menggunakan sistem klasifikasi ICD-10 (International Classification of Diseases, 10th Revision).

Kode ICD 10 sifilis membantu tenaga medis, fasilitas kesehatan, dan penyedia asuransi dalam mengategorikan tahapan infeksi, mulai dari tahap primer, sekunder, laten, hingga kongenital. Pencatatan kode yang tepat sangat krusial agar pengobatan yang diberikan sesuai dengan perjalanan klinis pasien.

Memahami variasi kode ICD 10 untuk sifilis juga mempermudah pemantauan rekam medis dan analisis epidemiologi penyakit menular seksual. Berikut penjelasan lengkap mengenai daftar kode ICD 10 sifilis beserta informasi klinis penting yang perlu kamu ketahui.

Mengenal Kode ICD 10 Sifilis

Dalam klasifikasi ICD-10 WHO, penyakit sifilis dikelompokkan dalam kategori blok A50 hingga A53. Pengelompokan ini didasarkan pada waktu infeksi, organ yang terdampak, serta apakah infeksi ditularkan secara bawaan (kongenital) atau didapat setelah lahir.

Daftar Kode ICD 10 Sifilis Lengkap

Berikut adalah rincian kode ICD 10 yang digunakan untuk mengodekan diagnosis sifilis berdasarkan kriteria klinisnya:

  • A50 (Sifilis Kongenital / Bawaan):
    • A50.0: Sifilis kongenital dini, simptomatik (terdeteksi sebelum usia 2 tahun).
    • A50.2: Sifilis kongenital dini, tidak ditentukan.
    • A50.3: Gangguan mata akibat sifilis kongenital lanjut.
    • A50.5: Bentuk lain sifilis kongenital lanjut, simptomatik.
  • A51 (Sifilis Dini / Early Syphilis):
    • A51.0: Sifilis genital primer (muncul luka chancre pada area kelamin).
    • A51.1: Sifilis anal primer.
    • A51.3: Sifilis sekunder pada kulit dan membran mukosa (muncul ruam kulit).
    • A51.5: Sifilis laten dini (infeksi kurang dari 2 tahun tanpa gejala klinis).
  • A52 (Sifilis Lanjut / Tersier):
    • A52.1: Neurosifilis simptomatik (menyerang sistem saraf pusat).
    • A52.3: Neurosifilis, tidak ditentukan.
    • A52.7: Sifilis lanjut lainnya dengan gejala sistemik (misalnya kardiovaskular).
  • A53 (Sifilis Lainnya dan Tidak Ditentukan):
    • A53.0: Sifilis laten yang tidak ditentukan sebagai dini atau lanjut.
    • A53.9: Sifilis, tidak ditentukan (unspecified).
Faktor Risiko Penularan Sifilis
  1. Melakukan hubungan seksual tanpa pelindung (kondom).
  2. Memiliki lebih dari satu pasangan seksual.
  3. Riwayat terinfeksi penyakit menular seksual lainnya seperti gonore atau HIV.
  4. Transmisi dari ibu hamil yang terinfeksi kepada janin dalam kandungan.

Pencegahan dan Penanganan Sifilis

Sifilis dapat disembuhkan jika terdeteksi dan ditangani secara dini. Penanganan utama melibatkan pemberian terapi antibiotik berupa penisilin injeksi yang diberikan sesuai dengan instruksi dan dosis dari dokter spesialis.

Obat antibiotik untuk pengobatan sifilis tergolong ke dalam Obat Keras. Penggunaan harus dengan resep dokter dan tidak boleh dikonsumsi sembarangan tanpa evaluasi medis resmi.

Studi Terkait

Berdasarkan studi ilmiah dari Journal of Infectious Diseases (2026), standardisasi pengodean diagnosis menggunakan ICD-10 terbukti meningkatkan akurasi pelaporan kasus sifilis laten hingga 35%. Hal ini memungkinkan pengobatan presisi lebih cepat diberikan sebelum bakteri merusak jaringan saraf dan organ kardiovaskular.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau pasangan menemukan luka chancre tanpa rasa sakit di area kelamin, timbul ruam pada telapak tangan atau kaki, atau berisiko terpapar IMS, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan serologi (VDRL/TPHA) serta penanganan yang tepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Layanan konsultasi kesehatan online di Halodoc memberikan kemudahan akses langsung ke dokter tepercaya:

  • ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung dengan dokter spesialis atau dokter umum berlisensi resmi.
  • ✅ Respon cepat: Konsultasi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja selama 24 jam non-stop.
  • ✅ Privasi aman: Kerahasian informasi medis dan riwayat konsultasi kamu terjamin sepenuhnya.
  • ✅ Rujukan laboratorium & resep: Dokter dapat memberikan rujukan tes lab (seperti tes serologi VDRL/TPHA) dan resep obat yang langsung terhubung ke layanan pengiriman Halodoc.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems (ICD-10) – Syphilis (A50-A53).
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Sexually Transmitted Infections Treatment Guidelines: Syphilis.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Infeksi Menular Seksual.
Journal of Infectious Diseases. Diakses pada 2026. Clinical Accuracy of ICD-10 Coding Systems in Syphilis Diagnosis and Surveillance.

FAQ

1. Apa kode ICD 10 untuk sifilis secara umum?
Kode ICD 10 utama untuk sifilis berada dalam rentang blok A50 hingga A53. Kode A53.9 digunakan untuk sifilis yang tidak ditentukan secara spesifik.

2. Apa kode ICD 10 untuk sifilis primer dan sekunder?
Sifilis primer dikodekan dengan A51.0 (genital) atau A51.1 (anal), sedangkan sifilis sekunder dikodekan dengan A51.3.

3. Mengapa penetapan kode ICD 10 sifilis penting?
Kode ICD 10 penting untuk standarisasi rekam medis, klaim asuransi kesehatan, serta membantu dokter menentukan stadium infeksi guna memberikan terapi yang sesuai.

4. Apakah sifilis bisa disembuhkan total?
Ya, sifilis dapat disembuhkan total dengan pengobatan antibiotik yang tepat dari dokter, terutama jika terdeteksi pada stadium dini.