Ad Placeholder Image

Daftar Lengkap Kode ICD ADHD Terbaru untuk Diagnosis Medis

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 20 Agustus 2026

Panduan lengkap memahami klasifikasi kode ICD ADHD dalam diagnosis medis terbaru secara akurat.

Daftar Lengkap Kode ICD ADHD Terbaru untuk Diagnosis MedisDaftar Lengkap Kode ICD ADHD Terbaru untuk Diagnosis Medis

DAFTAR ISI


Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan kesulitan memusatkan perhatian, perilaku hiperaktif, dan sifat impulsif. Kondisi ini dapat dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa, dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari seperti akademik, pekerjaan, serta hubungan sosial.

Dalam dunia medis, setiap penyakit atau kondisi kesehatan memiliki sistem klasifikasi standar internasional yang disebut ICD (International Classification of Diseases). Penggunaan kode ICD ADHD sangat penting bagi psikiater, psikolog, dan tenaga medis untuk memastikan pengodean rekam medis yang akurat, pengajuan klaim asuransi, serta penyusunan rencana terapi yang tepat.

Memahami kode ICD ADHD membantu pasien dan keluarga mengenali diagnosis resmi yang diberikan oleh profesional kesehatan. Artikel ini membahas klasifikasi kode ICD-10 dan ICD-11 untuk ADHD serta penanganan medis yang direkomendasikan.

Apa Itu Kode ICD ADHD?

Kode ICD adalah sistem klasifikasi penyakit yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Sistem ini digunakan secara global untuk mencatat diagnosa klinis, memantau tren kesehatan, dan memfasilitasi administrasi fasilitas pelayanan kesehatan.

Untuk kondisi ADHD, kode ICD membagi jenis gangguan berdasarkan domain gejala yang mendominasi, seperti inatensi (kesulitan fokus), hiperaktivitas-impulsivitas, atau kombinasi keduanya. Pengkategorian ini mempermudah dokter dalam membedakan tipe ADHD yang dialami pasien.

Daftar Kode ICD-10 dan ICD-11 untuk ADHD

Saat ini, sebagian besar fasilitas medis masih menggunakan sistem ICD-10, meskipun sistem ICD-11 telah diperkenalkan secara bertahap. Berikut adalah rincian kode medis untuk ADHD:

1. Kode ICD-10 (Kelompok Gangguan Hiperkinetik / F90)

  • F90.0: Disturbance of activity and attention (Gangguan aktivitas dan perhatian, mencakup ADHD tipe inatentif atau kombinasi).
  • F90.1: Hyperkinetic conduct disorder (Gangguan hiperkinetik yang disertai gangguan tingkah laku).
  • F90.8: Other hyperkinetic disorders (Gangguan hiperkinetik lainnya).
  • F90.9: Hyperkinetic disorder, unspecified (Gangguan hiperkinetik yang tidak ditentukan spesifikasinya).

2. Kode ICD-11 (Kelompok Gangguan Perkembangan Saraf / 6A05)

  • 6A05.0: ADHD dengan dominan inatentif (predominantly inattentive presentation).
  • 6A05.1: ADHD dengan dominan hiperaktif-impulsif (predominantly hyperactive-impulsive presentation).
  • 6A05.2: ADHD tipe kombinasi (combined presentation).
  • 6A05.Y: ADHD tipe spesifik lainnya.
  • 6A05.Z: ADHD tidak ditentukan (unspecified).

Penanganan Medis untuk ADHD

Penanganan ADHD memerlukan pendekatan medis komprehensif dan individual sesuai dengan hasil evaluasi psikiatri. Karena ADHD merupakan kondisi neurodevelopmental, tata laksana utamanya berfokus pada terapi perilaku dan intervensi psikososial.

  • Terapi Perilaku Kognitif (CBT): Membantu pasien mengelola emosi, mengatur jadwal harian, dan meningkatkan fokus.
  • Pelatihan Keterampilan Sosial: Membantu anak atau dewasa dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara efektif.
  • Edukasi dan Dukungan Orang Tua: Memberikan arahan bagi keluarga dalam mendampingi anak dengan ADHD.
  • Pengawasan Medis: Evaluasi berkala oleh dokter spesialis jiwa untuk menilai perkembangan kondisi dan menentukan apakah diperlukan penanganan farmakologi.

Jika kamu atau anggota keluarga mengalami kendala konsentrasi dan hiperaktivitas, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter spesialis jiwa di Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh.

Studi Terkait

Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam The Lancet Psychiatry (2026) menunjukkan bahwa diagnosis dini ADHD yang dicatat sesuai standar ICD-11 meningkatkan efektivitas intervensi perilaku hingga 40% pada anak-anak usia sekolah. Studi tersebut menegaskan pentingnya pemetaan kriteria klinis secara tepat agar pengobatan non-farmakologi dapat diberikan lebih cepat.

Studi lain dari Journal of Attention Disorders (2025) mengungkapkan bahwa klasifikasi subtipe ADHD berdasarkan sistem ICD membantu klinisi merancang program terapi kognitif yang lebih spesifik, sehingga meminimalkan hambatan fungsi eksekutif pada pasien dewasa.

Kapan Harus Ke Dokter?

Jika kamu atau anak menunjukkan gejala kesulitan fokus yang parah, perilaku impulsif yang berisiko, atau hiperaktivitas yang mengganggu fungsi akademik dan sosial, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jiwa di Halodoc untuk evaluasi diagnostik yang akurat.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Konsultasi masalah kesehatan mental dan tumbuh kembang seperti ADHD kini lebih mudah melalui Halodoc. Kamu bisa langsung terhubung dengan dokter spesialis jiwa (psikiater) atau psikolog klinis yang berpengalaman.

  • Akses 24 Jam: Layanan konsultasi dokter online tersedia kapan saja dan di mana saja.
  • Dokter Berpengalaman: Dapatkan diagnosis awal, edukasi, dan penanganan yang tepat dari ahlinya.
  • Privasi Terjamin: Sesi konsultasi terjaga kerahasiannya sehingga kamu merasa lebih aman dan nyaman.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-11 for Mortality and Morbidity Statistics: Attention Deficit Hyperactivity Disorder (6A05).
The Lancet Psychiatry. Diakses pada 2026. Diagnostic Accuracy and Early Behavioural Interventions in ADHD.
Journal of Attention Disorders. Diakses pada 2026. Classification and Clinical Implications of ADHD Subtypes in Adults.
PubMed Central (NIH). Diakses pada 2026. Global Prevalence and Diagnostic Criteria for Neurodevelopmental Disorders.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pengodean Diagnosis Penyakit Menurut ICD-10.

FAQ

Apa bedanya kode ICD-10 dan ICD-11 untuk ADHD?

Kode ICD-10 mengelompokkan ADHD ke dalam kode F90 (Gangguan Hiperkinetik). Sementara itu, ICD-11 menggunakan kode 6A05 dan memberikan rincian subtipe yang lebih spesifik sesuai dengan tampilan klinis pasien.

Siapa yang berhak memberikan diagnosis kode ICD ADHD?

Diagnosis dan pemberian kode ICD ADHD harus dilakukan oleh dokter spesialis jiwa (psikiater) atau dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang. Evaluasi klinis menyeluruh diperlukan sebelum menetapkan kode diagnosis tersebut.

Apakah kode ICD ADHD diperlukan untuk klaim asuransi?

Ya, kode ICD digunakan sebagai dokumen medis resmi untuk pengajuan klaim asuransi kesehatan serta kelengkapan administrasi rekam medis di rumah sakit.

Apakah ADHD bisa disembuhkan secara total?

ADHD adalah kondisi neurodevelopmental jangka panjang yang tidak dapat disembuhkan total, tetapi gejalanya dapat dikelola dengan sangat baik melalui terapi perilaku, edukasi, dan pendampingan medis yang tepat.