Ad Placeholder Image

Daftar Lengkap Kode ICD Plantar Fasciitis Terbaru Tahun 2024

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 07 Agustus 2026

Cek daftar kode ICD plantar fasciitis terbaru untuk keperluan diagnosis medis yang akurat.

Daftar Lengkap Kode ICD Plantar Fasciitis Terbaru Tahun 2024Daftar Lengkap Kode ICD Plantar Fasciitis Terbaru Tahun 2024

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan nyeri menusuk di area tumit saat pertama kali melangkah di pagi hari? Rasa sakit ini umumnya disebabkan oleh plantar fasciitis, yaitu kondisi peradangan pada pita jaringan tebal (fasia plantar) yang menghubungkan tulang tumit ke jari-jari kaki. Kondisi ini sangat umum dialami oleh orang yang sering berdiri lama, berlari, atau memiliki bentuk telapak kaki tertentu.

Dalam dunia medis dan administrasi pelayanan kesehatan, setiap penyakit memiliki sistem pengkodean standar internasional. Sistem ini dikenal sebagai International Classification of Diseases (ICD). Kode medis ini penting untuk pencatatan rekam medis, klaim asuransi kesehatan, hingga rujukan fasilitas kesehatan seperti BPJS Kesehatan.

Kode ICD-10 resmi untuk diagnosis plantar fasciitis adalah M72.2 (Plantar fascial fibromatosis / Plantar fasciitis). Kode ini masuk ke dalam kategori gangguan jaringan lunak atau jaringan ikat yang memicu peradangan pada telapak kaki.

Mengenal Kode ICD-10 M72.2 Plantar Fasciitis

Kode M72.2 digunakan oleh tenaga medis untuk mencatat peradangan kronis atau akut pada pita fasia plantar. Pengkodean ini memudahkan pemetaan penyakit dan proses administratif rekam medis pasien. Jika kamu melihat kode ini pada lembar rujukan atau dokumen klaim asuransi, artinya dokter telah menetapkan diagnosis peradangan tumit atau plantar fasciitis.

Gejala dan Penyebab Plantar Fasciitis

Gejala utama dari kondisi ini adalah rasa nyeri tajam di bagian bawah tumit. Nyeri biasanya paling terasa saat bangun tidur atau setelah beristirahat lama, lalu berangsur membaik setelah dipakai berjalan. Namun, rasa sakit bisa kembali muncul setelah beraktivitas fisik dalam waktu lama.

Beberapa faktor risiko yang memicu terjadinya plantar fasciitis antara lain:

  • Aktivitas fisik berlebih yang menekan tumit, seperti lari jarak jauh atau menari.
  • Anatomi kaki yang datar (flat feet) atau lengkungan kaki yang terlalu tinggi.
  • Berat badan berlebih (obesitas) yang memberi tekanan ekstra pada fasia plantar.
  • Pekerjaan yang menuntut berdiri dalam durasi panjang di permukaan keras.
  • Penggunaan sepatu yang kurang menopang lengkungan kaki dengan baik.

Penanganan Plantar Fasciitis

Sebagian besar kasus plantar fasciitis dapat pulih dengan perawatan mandiri dan penanganan konservatif, seperti:

  • Istirahat cukup: Hindari aktivitas berat yang memberi beban tinggi pada tumit.
  • Kompres dingin: Tempelkan kantong es pada tumit selama 15–20 menit untuk meredakan peradangan.
  • Peregangan (stretching): Lakukan peregangan otot betis dan fasia plantar secara teratur.
  • Alas kaki yang tepat: Gunakan sepatu dengan sol empuk dan penopang lengkungan kaki (arch support).
  • Obat pereda nyeri: Jika diperlukan, dokter dapat merekomendasikan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) untuk mengurangi rasa sakit.

Studi Terkait

Berdasarkan riset klinis mengenai gangguan musculoskeletal terkini, terapi kombinasi antara peregangan teratur dan penggunaan insole khusus terbukti efektif mengurangi skor nyeri hingga lebih dari 80% pada pasien plantar fasciitis dalam kurun waktu 6 hingga 12 minggu tanpa memerlukan tindakan bedah.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri tumit yang kamu alami tidak kunjung membaik setelah beberapa minggu perawatan mandiri, semakin parah hingga mengganggu aktivitas harian, atau disertai pembengkakan dan kemerahan, segera konsultasi ke dokter di Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk penanganan lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan solusi kesehatan lengkap melalui aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi hingga beli obat.

  • ✅ Dokter berlisensi: Dokter spesialis dan umum berlisensi resmi (STR dan SIP).
  • ✅ 24/7 Responsif: Dokter siap melayani kapan saja, 24 jam nonstop.
  • ✅ Praktis dan hemat waktu: Konsultasi di mana saja tanpa perlu antre di rumah sakit.
  • ✅ Aman dan terpercaya: Kerahasiaan data medis dan riwayat kesehatan kamu terjamin.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. ICD-10 Version: 2019 – M72.2 Plantar fascial fibromatosis.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Diagnosis and Management of Plantar Fasciitis: A Clinical Review.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Plantar fasciitis: Symptoms, causes, and treatment.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Nyeri Tulang dan Sendi.

FAQ

Berapa kode ICD-10 untuk plantar fasciitis?
Kode ICD-10 resmi untuk diagnosis plantar fasciitis adalah M72.2. Kode ini dipakai oleh dokter untuk pengisian rekam medis serta kebutuhan klaim asuransi kesehatan.

Apakah plantar fasciitis bisa sembuh sendiri?
Ya, sebagian besar kasus plantar fasciitis dapat membaik secara bertahap melalui istirahat, peregangan mandiri, dan kompres dingin. Namun, penyembuhan membutuhkan waktu beberapa minggu hingga bulan.

Apa penyebab utama timbulnya nyeri tumit plantar fasciitis?
Penyebab utamanya adalah tekanan atau regangan berlebih pada pita jaringan fasia plantar yang memicu robekan kecil dan peradangan. Aktivitas fisik berat dan penggunaan sepatu yang salah sering kali menjadi pemicunya.

Dokter spesialis apa yang menangani plantar fasciitis?
Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis ortopedi (tulang dan sendi) atau dokter kedokteran fisik dan rehabilitasi medis untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.