
Dampak Kekurangan Nutrisi pada Pengidap Gastroparesis
Dampak kekurangan nutrisi pada pengidap gastroparesis dapat memengaruhi energi, imunitas, hingga fungsi organ, sehingga kondisi ini perlu ditangani sedini mungkin.

Daftar Isi:
- Apa Itu Gastroparesis?
- Dampak Kekurangan Nutrisi pada Pengidap Gastroparesis
- Gejala Gastroparesis yang Perlu Diwaspadai
- Muntah Terus Menerus: Kapan Harus Waspada?
- Penyebab Gastroparesis dan Faktor Risiko
- Pencegahan Gastroparesis
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan
Pengidap gastroparesis sering mengalami gangguan pada proses pengosongan lambung, sehingga makanan bertahan lebih lama di dalam perut.
Kondisi ini bukan hanya menimbulkan keluhan seperti mual, kembung, cepat kenyang, atau nyeri perut, tetapi juga dapat berujung pada masalah yang lebih serius, yaitu kekurangan nutrisi.
Jika tubuh tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup atau penyerapan nutrisi terganggu, dampaknya bisa memengaruhi energi, daya tahan tubuh, hingga fungsi organ secara keseluruhan.
Yuk, cari tahu lebih lanjut apa saja efek yang mungkin terjadi dan mengapa pemenuhan nutrisi menjadi kunci utama dalam mengelola kondisi gastroparesis.
Apa Itu Gastroparesis?
Gastroparesis adalah gangguan motilitas lambung di mana pengosongan isi lambung menjadi lambat tanpa adanya sumbatan mekanis.
Kondisi ini terjadi karena adanya gangguan pada saraf atau otot lambung yang mengatur gerakan peristaltik. Akibatnya, makanan akan tertahan lebih lama di dalam lambung.
Penyebab tersering gastroparesis adalah diabetes, terutama karena kerusakan saraf vagus akibat kadar gula darah tinggi. Selain itu, dapat terjadi pascaoperasi, infeksi virus, atau efek obat tertentu seperti opioid dan antikolinergik. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gejala yang mengganggu, seperti mual, muntah, perut kembung, dan nyeri perut.
Dampak Kekurangan Nutrisi pada Pengidap Gastroparesis
Salah satu komplikasi utama dari gastroparesis adalah kekurangan nutrisi. Karena makanan tidak dicerna dan diserap dengan baik, pengidap gastroparesis berisiko mengalami defisiensi berbagai nutrisi penting, seperti vitamin, mineral, protein, dan kalori.
Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk:
- Penurunan berat badan.
- Kelemahan otot.
- Gangguan sistem kekebalan tubuh.
- Anemia.
- Osteoporosis.
- Gangguan fungsi organ.
Oleh karena itu, penting bagi pengidap gastroparesis untuk mendapatkan penanganan yang tepat untuk mencegah atau mengatasi kekurangan nutrisi.
Kamu alami mual dan muntah? Simak selengkapnya, Daftar Obat Mual dan Muntah Dewasa yang Bisa Dibeli di Apotik.
Gejala Gastroparesis yang Perlu Diwaspadai
Gejala gastroparesis dapat bervariasi dari ringan hingga berat, dan dapat datang dan pergi. Beberapa gejala umum gastroparesis meliputi:
- Mual.
- Muntah.
- Perut kembung.
- Nyeri perut.
- Cepat merasa kenyang saat makan.
- Kehilangan nafsu makan.
- Penurunan berat badan.
- Refluks asam lambung.
Jika mengalami gejala-gejala ini, terutama jika berlangsung terus-menerus atau memburuk, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Muntah Terus Menerus: Kapan Harus Waspada?
Muntah adalah respons alami tubuh untuk mengeluarkan zat berbahaya atau makanan yang tidak dapat dicerna.
Namun, muntah yang terjadi terus-menerus bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius, terutama pada pengidap gastroparesis.
Muntah terus-menerus dapat menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, dan kerusakan pada lapisan kerongkongan. Dalam kasus yang parah, kondisi ini dapat mengancam jiwa.
Jika mengalami muntah terus-menerus disertai dengan gejala-gejala berikut, segera cari pertolongan medis:
- Tidak bisa menahan cairan.
- Urine berwarna gelap atau tidak buang air kecil sama sekali.
- Pusing atau lemas.
- Nyeri perut yang parah.
- Demam.
- Muntah darah.
Muntah terus-menerus juga dapat disebabkan oleh sindrom Mallory-Weiss, yaitu robekan pada lapisan kerongkongan akibat muntah hebat. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera.
Kamu alami Muntah Terus Menerus? Segera Hubungi Dokter Ini.
Penyebab Gastroparesis dan Faktor Risiko
Gastroparesis dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:
- Diabetes: Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak saraf vagus, yang mengontrol gerakan otot lambung.
- Operasi pada saluran pencernaan: Operasi dapat merusak saraf vagus atau menyebabkan perubahan pada fungsi lambung.
- Infeksi virus: Beberapa infeksi virus dapat menyebabkan peradangan pada saraf vagus.
- Obat-obatan: Beberapa obat-obatan, seperti antidepresan, opioid, dan obat antikolinergik, dapat memperlambat pengosongan lambung.
- Penyakit Parkinson: Penyakit ini dapat memengaruhi saraf yang mengontrol gerakan otot lambung.
- Skleroderma: Penyakit autoimun ini dapat menyebabkan kerusakan pada otot dan saraf di saluran pencernaan.
- Penyebab idiopatik: Dalam beberapa kasus, penyebab gastroparesis tidak diketahui.
Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena gastroparesis, seperti:
- Berjenis kelamin wanita.
- Memiliki riwayat keluarga dengan gastroparesis.
- Menderita penyakit autoimun.
- Memiliki gangguan makan, seperti anoreksia atau bulimia.
Ibu bisa cari tahu Ini 5 Cara Menghilangkan Mual Tanpa Obat.
Pencegahan Gastroparesis
Tidak semua kasus gastroparesis dapat dicegah, terutama jika disebabkan oleh kondisi medis yang mendasarinya.
Namun, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena gastroparesis atau mencegahnya memburuk:
- Mengontrol kadar gula darah jika menderita diabetes.
- Menghindari obat-obatan yang dapat memperlambat pengosongan lambung.
- Mengobati infeksi virus dengan segera.
- Menjaga berat badan yang sehat.
- Berhenti merokok.
- Mengelola stres.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika mengalami gejala gastroparesis yang parah atau mengganggu, seperti:
- Muntah terus-menerus.
- Tidak bisa makan atau minum sama sekali.
- Penurunan berat badan yang signifikan.
- Nyeri perut yang parah.
- Dehidrasi.
Selain itu, konsultasikan dengan dokter jika memiliki faktor risiko gastroparesis, seperti diabetes atau riwayat operasi pada saluran pencernaan.
Kesimpulan
Gastroparesis adalah kondisi medis yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kekurangan nutrisi.
Muntah terus-menerus adalah salah satu gejala yang perlu diwaspadai, karena dapat menyebabkan dehidrasi dan komplikasi lainnya.
Jika mengalami gejala gastroparesis, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!


