
Detak jantung 98 apakah normal untuk kondisi tubuh saat ini
Detak jantung 98 apakah normal untuk kondisi tubuh saat ini? Simak penjelasan lengkapnya di sini.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Jantung
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Detak jantung 98 kali per menit bisa terdengar seperti angka yang tidak terlalu mengkhawatirkan, namun jika ini terjadi secara konsisten saat istirahat, bisa jadi tanda bahwa tubuh sedang memberikan sinyal peringatan. Jantung normal berdetak antara 60–100 kali per menit saat istirahat, sehingga 98 masih berada dalam rentang normal. Namun, pada beberapa orang—terutama yang berusia lanjut, memiliki riwayat penyakit jantung, atau sering stres—angka ini bisa menandakan takikardia ringan atau peningkatan beban kerja jantung.
Faktor-faktor sementara seperti konsumsi kafein, kurang tidur, dehidrasi, atau kecemasan bisa menyebabkan detak jantung meningkat secara sementara. Tapi jika detak jantung 98 bpm terus-menerus terjadi tanpa alasan jelas, bisa jadi terkait dengan gangguan metabolisme lemak, tekanan darah tinggi, atau risiko aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah akibat plak lemak). Kondisi ini perlu diwaspadai jika disertai gejala seperti sesak napas, nyeri dada, atau pusing.
Detak jantung yang terlalu tinggi jangka panjang dapat memicu kerusakan otot jantung dan meningkatkan risiko serangan jantung. Oleh karena itu, mengelola kadar kolesterol dan mencegah pembentukan gumpalan darah adalah bagian penting dari perawatan. Rekomendasi obat berikut bisa menjadi pilihan yang membantu jika sudah didiagnosis oleh dokter.
Rekomendasi Obat Jantung
1. Atorvastatin 20 mg 10 Tablet
Kandungan aktif atorvastatin bekerja dengan menghambat enzim HMG-CoA reductase, yang bertanggung jawab atas produksi kolesterol jahat (LDL) di hati. Dengan menurunkan LDL, obat ini membantu mencegah penumpukan plak di arteri dan mengurangi beban kerja jantung. Dosis umum untuk dewasa adalah 10–80 mg per hari, tergantung kondisi. Obat ini termasuk golongan statin, dan perlu dihindari oleh ibu hamil serta penderita gangguan hati parah.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Atorvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Rosuvastatin 20 mg 10 Tablet
Rosuvastatin adalah statin dengan daya kerja kuat dalam menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Obat ini sering diresepkan untuk pasien dengan risiko tinggi penyakit jantung koroner, termasuk yang memiliki detak jantung tinggi akibat dislipidemia. Dosis yang umum digunakan adalah 5–40 mg per hari. Peringatan: hindari jika ada gangguan fungsi hati atau otot (misalnya nyeri otot berat).
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Rosuvastatin 20 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Menjaga Detak Jantung Tetap Stabil
- Hindari konsumsi kafein berlebihan, terutama di sore dan malam hari.
- Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki 30 menit per hari, minimal 5 hari seminggu.
- Atur pola tidur, hindari begadang, dan kurangi stres dengan teknik pernapasan dalam.
- Batasi asupan garam dan gula untuk menjaga tekanan darah dan kadar gula darah tetap normal.
3. Clopidogrel 75 mg 10 Tablet
Clopidogrel adalah obat antiplatelet yang mencegah agregasi (penggumpalan) trombosit, sehingga menurunkan risiko pembentukan gumpalan darah di pembuluh darah jantung dan otak. Cocok untuk pasien dengan riwayat serangan jantung ringan, stroke, atau penyakit arteri perifer. Dosis umum: 75 mg per hari, diminum setiap hari. Peringatan: hindari jika ada riwayat pendarahan aktif atau alergi terhadap obat ini.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Clopidogrel 75 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Kapan Harus ke Dokter?
Kunjungi dokter jika detak jantung 98 bpm terus-menerus muncul saat Anda dalam keadaan tenang, terutama jika disertai gejala seperti sesak napas, nyeri dada, pusing, atau jantung berdebar-debar tidak wajar. Juga segera konsultasi jika Anda memiliki faktor risiko seperti diabetes, obesitas, atau riwayat keluarga penyakit jantung. Dokter Umum dapat melakukan pemeriksaan EKG, tes darah, dan menyesuaikan terapi jika diperlukan.
Studi Terkait
Journal of the American College of Cardiology. Diakses pada 2026. Resting Heart Rate Above 80 bpm and Risk of Cardiovascular Events in the General Population.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Clinical Guidelines on Resting Heart Rate as a Biomarker for Cardiac Risk Assessment.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter berlisensi kapan saja dan di mana saja. Chat dokter umum secara langsung melalui aplikasi Halodoc tanpa perlu ke rumah sakit. Dokter akan memberikan diagnosis tepat, resep obat digital, dan saran gaya hidup yang disesuaikan dengan kondisimu. Layanan ini terjamin aman, privat, dan tersedia 24 jam.
FAQ
- Apakah detak jantung 98 termasuk bahaya? Tidak selalu. Jika terjadi saat beraktivitas atau stres, itu normal. Tapi jika terus-menerus saat istirahat, sebaiknya diperiksa oleh dokter.
- Apakah bisa menurunkan detak jantung dengan olahraga? Ya, olahraga teratur dalam intensitas sedang dapat memperkuat otot jantung, sehingga jantung bisa memompa lebih efisien dan detaknya menjadi lebih pelan.
- Apakah obat statin bisa mengurangi detak jantung? Tidak langsung. Obat statin menurunkan kolesterol, yang jika dibiarkan bisa memicu penyumbatan dan membuat jantung bekerja lebih keras. Dengan begitu, tidak langsung menurunkan detak jantung, tapi mengurangi beban kerjanya.
- Haruskah cek kolesterol jika detak jantung tinggi? Ya, karena peningkatan detak jantung jangka panjang sering terkait dengan dislipidemia. Tes kolesterol bisa membantu mengidentifikasi akar masalahnya.




