Dulcolactol Obat untuk Apa? Cek Fungsi dan Aturan Pakai

DAFTAR ISI
Konstipasi atau susah buang air besar (BAB) merupakan masalah pencernaan yang sangat umum terjadi. Kondisi ini biasanya ditandai dengan frekuensi BAB kurang dari tiga kali seminggu, feses yang keras, hingga rasa tidak tuntas setelah buang air besar. Untuk mengatasi ketidaknyamanan ini, banyak orang menggunakan obat pencahar (laksatif), salah satunya adalah Dulcolactol.
Namun, Dulcolactol adalah obat untuk apa sebenarnya? Dulcolactol merupakan obat pencahar yang mengandung bahan aktif laktulosa. Obat ini bekerja secara osmotik dengan cara menarik cairan ke dalam usus besar, sehingga feses menjadi lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan. Selain untuk mengatasi konstipasi kronis, obat ini juga kerap digunakan dalam terapi medis khusus seperti ensefalopati portal-sistemik.
Jika kamu atau anggota keluargamu sedang mengalami masalah susah buang air besar yang mengganggu aktivitas, sebaiknya jangan dibiarkan berlarut-larut. Kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan saran medis yang tepat dan aman sebelum mengonsumsi obat pencahar.
Rekomendasi Obat Pencahar
Berikut adalah beberapa rekomendasi produk obat pencahar tepercaya yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi masalah konstipasi:
1. Dulcolactol Sirup 60 ml
Dulcolactol Sirup mengandung bahan aktif laktulosa yang bekerja sebagai pencahar osmotik. Obat ini sangat efektif untuk melunakkan feses pada penderita konstipasi kronis. Laktulosa di dalam usus besar akan diubah oleh bakteri baik menjadi asam organik ringan, yang kemudian menarik air dan merangsang pergerakan usus. Dosis umum untuk dewasa adalah 15-30 ml per hari, sedangkan untuk anak-anak harus disesuaikan dengan petunjuk dokter atau kemasan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Dulcolactol Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
2. Laxadine Emulsi 60 ml
Laxadine Emulsi adalah obat pencahar yang mengandung kombinasi phenolphthalein, liquid paraffin, dan glycerin. Obat ini bekerja dengan cara merangsang gerakan peristaltik usus besar sekaligus melicinkan jalan keluar feses. Sangat cocok digunakan untuk mengatasi konstipasi akut maupun sebelum prosedur medis tertentu. Dosis untuk dewasa adalah 1-2 sendok takar sebelum tidur.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Laxadine Emulsi 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Konstipasi yang Perlu Dihindari
- Kurang konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur.
- Sering menunda-nunda keinginan untuk buang air besar.
- Kurang minum air putih sehingga tubuh mengalami dehidrasi ringan.
3. Microlax Gel 5 ml
Microlax Gel adalah obat pencahar berbentuk gel yang dimasukkan langsung melalui anus (rektal). Mengandung sodium lauryl sulfoacetate, sodium citrate, sorbitol, dan PEG 400, obat ini bekerja cepat dalam 5 hingga 15 menit dengan cara menurunkan tegangan permukaan feses dan menyerap air ke dalamnya sehingga feses langsung melunak.
Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Microlax Gel 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Mengatasi Konstipasi Secara Alami
Selain menggunakan obat-obatan laksatif, kamu juga bisa meredakan susah buang air besar dengan beberapa langkah alami berikut:
- Meningkatkan Asupan Serat: Konsumsi buah-buahan seperti pepaya, apel, pir, serta sayuran hijau secara rutin.
- Mencukupi Kebutuhan Cairan: Minumlah air putih minimal 8 gelas atau sekitar 2 liter sehari untuk membantu melunakkan feses.
- Aktif Bergerak: Olahraga ringan seperti jalan cepat atau bersepeda dapat membantu merangsang otot-otot di saluran pencernaan agar bekerja lebih aktif.
Studi Terkait
Sebuah studi klinis yang dipublikasikan dalam Journal of Gastroenterology and Hepatology pada tahun 2026 menunjukkan bahwa penggunaan laktulosa (kandungan utama Dulcolactol) secara konsisten terbukti efektif meningkatkan frekuensi buang air besar mingguan pada pasien konstipasi kronis. Studi ini juga menyoroti bahwa laktulosa aman digunakan dalam jangka menengah karena memiliki profil tolerabilitas yang baik dan tidak memicu sindrom usus malas.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika sembelit yang kamu alami berlangsung lebih dari dua minggu, terasa sangat menyakitkan, atau disertai dengan gejala demam serta feses berdarah, segera hubungi dokter. Kamu bisa berkonsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis medis yang akurat.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?”
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
- ✅ Dokter tersedia 24 jam.
- ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Bisa dicover asuransi.
- ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
- ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
- ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!
“Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?”
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Mengatasi susah buang air besar kini jauh lebih praktis dan cepat. Jika kamu membutuhkan penanganan segera, kamu bisa langsung beli obat online di Halodoc dan pesananmu akan diantar langsung ke rumah dengan aman dan terjaga kerahasiaannya.
Referensi
BPOM RI. Diakses pada 2026. Informasi Produk Dulcolactol.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Lactulose (Oral Route) – Stool Softeners and Laxatives.
WebMD. Diakses pada 2026. Lactulose Solution – Uses, Side Effects, and More.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. WHO Model List of Essential Medicines for Constipation Management.
Journal of Gastroenterology and Hepatology. Diakses pada 2026. Efficacy and Safety of Lactulose in Chronic Constipation: A Clinical Review.
FAQ
Apakah Dulcolactol aman dikonsumsi oleh wanita hamil?
Ya, Dulcolactol yang mengandung laktulosa umumnya dinilai aman untuk wanita hamil karena bahan aktif ini bekerja secara lokal di usus dan minimal diserap ke dalam aliran darah tubuh. Meski demikian, pastikan untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsinya.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan Dulcolactol untuk bekerja?
Sebagai pencahar osmotik, Dulcolactol memerlukan waktu sekitar 24 hingga 48 jam untuk memberikan efek melunakkan feses. Efek ini tidak terjadi secara instan karena laktulosa harus melewati proses pencernaan dan dipecah oleh bakteri usus terlebih dahulu.
Apakah obat Dulcolactol menyebabkan ketergantungan?
Dulcolactol tidak menyebabkan ketergantungan fisik seperti laksatif stimulan. Namun, penggunaan obat pencahar jenis apa pun dalam jangka panjang tanpa pengawasan dokter sangat tidak dianjurkan untuk mencegah ketidakseimbangan elektrolit.
Apa efek samping yang mungkin timbul setelah minum Dulcolactol?
Beberapa orang mungkin mengalami efek samping ringan berupa perut kembung, sering buang angin (flatulensi), atau kram perut ringan di awal penggunaan. Jika dosis terlalu tinggi, diare ringan juga bisa terjadi.





