• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Efek Positif Kebahagiaan Bagi Kesehatan

Ini Efek Positif Kebahagiaan Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Setiap manusia di dunia ini pastinya ingin selalu merasakan kebahagiaan. Sumber kebahagiaan bisa datang dari mana saja dan setiap orang bisa menciptakan kebahagiaannya sendiri.  Nah, apa pun yang datang dari hal positif tentu menghasilkan hal yang positif pula. Seperti halnya kebahagiaan, rasa sukacita ini ternyata mampu mendatangkan manfaat untuk kesehatan.

Orang yang selalu merasa bahagia tentunya jarang mengalami stres. Seperti yang kita tahu, stres adalah kondisi yang mampu mendatangkan berbagai penyakit. Selain itu, orang yang selalu bahagia dinilai punya umur yang lebih panjang. Benarkah demikian? Simak penjelasan berikut ini. 

Baca juga: Stres Berat, Tubuh akan Alami Hal Ini

Efek Positif Kebahagiaan untuk Kesehatan

Kebahagiaan bergantung pada positive affection (PA) atau pengaruh positif yang diterima seseorang. PA mengacu pada pengalaman emosi positif, mulai dari emosi yang bergairah tinggi, seperti kebahagiaan, kegembiraan hingga emosi bergairah rendah, seperti ketenangan dan kepuasan.

Melansir dari Psychology Today, studi yang menilai hubungan antara pengaruh positif dan kesehatan menunjukkan bahwa seseorang yang banyak memperoleh kata-kata positif berkorelasi dengan panjangnya umur orang tersebut. 

Bukan hanya kata-kata saja, hal lain yang memengaruhi kadar positive affection seseorang adalah senyum. Penelitian lain menunjukkan, senyuman alami mampu memengaruhi otak dan terbukti mempercepat pemulihan penyakit kardiovaskular dan menurunkan risiko penyakit jantung koroner. 

Baca juga: Jangan Abaikan Stres, Ini Cara Mengatasinya

PA juga mempengaruhi perkembangan virus, contohnya yang umum adalah flu. Penelitian mengungkapkan bahwa seseorang yang memiliki PA lebih rendah lebih banyak mengalami gejala penyakit saat terserang virus. Sementara mereka yang memiliki PA yang lebih tinggi ternyata lebih resisten terhadap virus.

PA dapat memprediksi fungsi fisik dan cedera di masa depan. PA yang lebih tinggi dinilai mampu menurunkan risiko kelemahan pada lansia dan menurunkan risiko cedera pada orang dewasa yang lebih muda. Selain itu, seseorang yang mengidap nyeri kronis seperti rheumatoid arthritis melaporkan bahwa mereka hanya merasakan gejala nyeri yang lebih ringan ketika mereka bahagia. 

Tips yang Bisa Dilakukan agar Lebih Bahagia

Setiap orang pasti memiliki tolak ukur kebahagiaannya sendiri. Namun, sebenarnya tidak sulit kok untuk mendapatkan kebahagiaan. Ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk merasa bahagia, seperti melakukan olahraga atau hobi yang disukai, menghabiskan waktu di luar ruangan, mempelajari hal baru atau makan-makanan bergizi yang kamu sukai. 

Baca juga: Merasa Susah Bahagia? Coba Lakukan Ini

Namun, kebahagiaan juga bisa diperoleh dari hal-hal kecil sepele seperti bercengkrama dan bersenda gurau dengan orang-orang di sekitar. Jadi, lakukan apa pun yang membuat kamu senang asalkan hal tersebut positif dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. Apabila kamu punya pertanyaan lain mengenai kondisi kesehatan, kamu bisa menanyakannya ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat aplikasi, kamu dapat menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2020. The Health Benefits of Happiness
Healthline. Diakses pada 2020. How Being Happy Makes You Healthier