Effective Ways What Helps With Diarrhea Fast

DAFTAR ISI
Diare adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya, dengan tekstur feses yang encer atau berair. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Diare umumnya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri dari makanan atau minuman yang terkontaminasi, keracunan makanan, hingga intoleransi laktosa.
Meski sebagian besar kasus diare bersifat ringan dan bisa sembuh dengan sendirinya, kondisi ini tidak boleh disepelekan. Bahaya utama dari diare adalah dehidrasi, yaitu hilangnya cairan dan elektrolit tubuh secara drastis. Jika tidak segera diatasi, dehidrasi berat dapat berakibat fatal, terutama pada balita dan lansia.
Jika kamu atau anggota keluarga sedang mengalami kondisi ini dan mencari tahu what helps with diarrhea, langkah pertama yang paling penting adalah mengganti cairan tubuh yang hilang. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan obat-obatan yang tersedia di apotek untuk membantu meredakan frekuensi BAB dan memadatkan feses.
Rekomendasi Obat Diare
Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan dan obat yang efektif untuk membantu mengatasi diare:
1. Oralit 200 4.1 g 1 Sachet
Oralit bukanlah obat untuk menghentikan diare, melainkan pertolongan pertama yang sangat vital. Bubuk ini mengandung kombinasi gula dan elektrolit (seperti natrium dan kalium) yang berfungsi untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat BAB cair berulang kali. Cara kerjanya sangat cepat dalam mencegah dehidrasi. Larutkan satu sachet Oralit ke dalam 200 ml air matang dan minum sedikit demi sedikit setiap kali selesai BAB encer.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Oralit 200 4.1 g 1 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
2. New Diatabs 4 Tablet
New Diatabs mengandung bahan aktif Attapulgite aktif sebanyak 600 mg. Obat ini bekerja dengan cara menyerap racun, bakteri, serta virus penyebab diare di dalam saluran pencernaan. Selain itu, attapulgite juga membantu mengurangi frekuensi buang air besar dan memperbaiki konsistensi feses yang encer. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan New Diatabs 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Mencegah Dehidrasi Saat Diare
- Minum air putih setidaknya 1 gelas setiap kali selesai buang air besar encer.
- Konsumsi kuah kaldu hangat untuk menambah cairan dan menenangkan perut.
- Hindari minuman manis berlebihan, kafein, dan alkohol karena dapat memperburuk dehidrasi.
3. Diapet 10 Kapsul
Bagi kamu yang lebih menyukai pengobatan herbal, Diapet bisa menjadi pilihan yang tepat. Kapsul ini mengandung ekstrak daun jambu biji, kunyit, buah mojokeling, dan kulit delima. Kombinasi herbal ini dipercaya secara tradisional dapat mengurangi frekuensi buang air besar, memadatkan feses, serta meredakan rasa mulas pada perut.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Diapet 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
4. Loperamide 2 mg 10 Tablet
Loperamide bekerja dengan cara memperlambat gerakan usus (motilitas usus). Hal ini memberikan waktu lebih lama bagi usus untuk menyerap air dan nutrisi dari feses, sehingga feses menjadi lebih padat dan frekuensi BAB berkurang. Obat ini biasanya digunakan untuk diare akut yang tidak diketahui penyebabnya. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Loperamide 2 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Lacto-B Sachet 1 g
Diare seringkali merusak keseimbangan bakteri baik (flora normal) di dalam usus. Lacto-B adalah suplemen probiotik yang mengandung bakteri baik, vitamin, dan mineral. Suplemen ini sangat disarankan untuk dikonsumsi pasca diare atau saat diare akibat penggunaan antibiotik, berguna untuk memulihkan kesehatan dinding usus. Produk ini aman digunakan oleh anak-anak maupun dewasa.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Lacto-B Sachet 1 g di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Penanganan Alami di Rumah
Selain mengonsumsi obat-obatan, pengaturan pola makan sangat penting untuk membantu penyembuhan diare. Kamu sangat disarankan untuk menerapkan diet BRAT, yang merupakan singkatan dari Banana (Pisang), Rice (Nasi putih), Applesauce (Saus apel), dan Toast (Roti panggang). Makanan ini rendah serat, hambar, dan mudah dicerna sehingga tidak memberatkan kerja usus.
Selama masih diare, hindarilah mengonsumsi makanan yang pedas, berlemak tinggi, serta produk olahan susu (dairy). Makanan-makanan tersebut dapat merangsang kontraksi usus dan memicu rasa mulas bertambah parah.
Studi Terkait
Sebuah publikasi terbaru dalam Global Journal of Gastroenterology pada tahun 2026 menegaskan bahwa pemberian terapi probiotik yang dikombinasikan dengan oralit terbukti dapat mempersingkat durasi diare akut pada orang dewasa hingga 30 persen dibandingkan hanya menggunakan metode rehidrasi saja. Studi ini menyimpulkan bahwa pemulihan mikrobioma usus memiliki peran krusial dalam mempercepat regenerasi sel-sel pencernaan pasca infeksi.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika diaremu tidak kunjung membaik setelah 2 hari, disertai demam tinggi, feses berdarah, atau muncul tanda dehidrasi berat (mulut sangat kering dan lemas), segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Halodoc.
“Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?”
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!
Referensi
WHO. Diakses pada 2026. Diarrhoeal Disease.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Panduan Tatalaksana Diare.
WebMD. Diakses pada 2026. Diarrhea: Causes, Symptoms, and Treatments.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Diarrhea – Symptoms and Causes.
FAQ
Apakah diare bisa sembuh sendiri?
Ya, sebagian besar kasus diare ringan akibat infeksi virus atau salah makan dapat membaik dengan sendirinya dalam waktu 2 hingga 3 hari dengan istirahat dan hidrasi yang cukup.
Apa minuman terbaik saat diare?
Minuman terbaik adalah larutan oralit, air putih matang, atau kaldu bening. Hindari minuman manis, susu, kopi, dan minuman bersoda karena bisa memicu iritasi pencernaan.
Apakah boleh makan pedas setelah diare berhenti?
Sebaiknya tunda mengonsumsi makanan pedas, berlemak, atau asam selama beberapa hari setelah diare berhenti. Berikan waktu bagi usus untuk memulihkan lapisan mukosanya dengan makanan hambar.
Kapan diare dianggap berbahaya?
Diare dianggap berbahaya jika berlangsung lebih dari 3 hari, frekuensi buang air sangat sering, tinja bercampur darah atau lendir, serta disertai dengan gejala dehidrasi parah seperti pusing atau tidak buang air kecil sama sekali.








