Ad Placeholder Image

Embrio: Tahap Awal Kehidupan yang Perlu Kamu Tahu

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 21 September 2026

Embrio adalah tahap awal perkembangan manusia setelah pembuahan sel telur oleh sperma.

Embrio: Tahap Awal Kehidupan yang Perlu Kamu TahuEmbrio: Tahap Awal Kehidupan yang Perlu Kamu Tahu

DAFTAR ISI


Embrio adalah tahap awal perkembangan manusia setelah sel telur dan sperma berhasil menyatu. Pada fase ini, terjadi perubahan cepat yang menjadi dasar pembentukan organ, plasenta, dan jaringan pendukung kehamilan.

Perkembangan embrio umumnya dihitung berdasarkan usia kehamilan sejak hari pertama menstruasi terakhir. Karena setiap kehamilan dapat berkembang dengan kecepatan berbeda, pemeriksaan kehamilan tetap penting untuk memantau kondisi ibu dan janin.

Tahap Awal Perkembangan Embrio

Pada sekitar dua minggu pertama setelah pembuahan, sel yang telah membelah bergerak menuju rahim dan mulai menempel pada lapisan rahim. Proses ini disebut implantasi dan menjadi awal terbentuknya hubungan antara embrio, plasenta, serta tubuh ibu.

Memasuki minggu ketiga hingga keempat, embrio mulai mengalami pembentukan lapisan sel yang nantinya berkembang menjadi otak, saraf, jantung, pembuluh darah, dan berbagai organ lain. Tabung saraf yang menjadi cikal bakal otak dan sumsum tulang belakang juga mulai terbentuk pada fase ini.

Pada minggu kelima hingga kedelapan, bentuk embrio berubah semakin jelas. Jantung mulai berkembang dan aktivitasnya dapat terlihat melalui pemeriksaan ultrasonografi pada waktu tertentu, meskipun waktu terlihatnya dapat berbeda-beda. Lengan, tungkai, wajah, serta organ dalam juga mulai terbentuk.

Periode awal ini termasuk fase yang sensitif terhadap alkohol, rokok, infeksi, paparan zat berbahaya, dan obat tertentu. Oleh sebab itu, penggunaan obat atau suplemen selama kehamilan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter.

Tips Menjaga Kehamilan Awal

  • Jadwalkan pemeriksaan kehamilan sesuai anjuran dokter.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang dan cukup minum air.
  • Hindari rokok, alkohol, dan paparan zat kimia berbahaya.
  • Jangan mengonsumsi obat bebas, jamu, atau suplemen tanpa berkonsultasi.
  • Beristirahat cukup dan lakukan aktivitas fisik sesuai kondisi kehamilan.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter jika mengalami perdarahan dari vagina, nyeri perut hebat atau menetap, pusing berat, demam, muntah terus-menerus, atau keluar cairan yang tidak biasa. Keluhan tersebut tidak selalu menandakan masalah serius, tetapi perlu dinilai secara langsung.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan arahan sesuai kondisi kehamilan.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Embryonic Development and Early Pregnancy
WHO. Diakses pada 2026. Pregnancy
WebMD. Diakses pada 2026. First Trimester of Pregnancy
BPOM RI. Diakses pada 2026. Informasi Keamanan Obat dan Kehamilan
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pelayanan Antenatal

FAQ

Kapan embrio mulai terbentuk?

Embrio mulai terbentuk setelah pembuahan dan implantasi di dinding rahim. Dalam perhitungan usia kehamilan, fase ini berada pada minggu-minggu awal kehamilan.

Apakah detak jantung embrio selalu terlihat pada pemeriksaan pertama?

Tidak selalu. Waktu terlihatnya aktivitas jantung dapat berbeda berdasarkan usia kehamilan, metode pemeriksaan, dan kondisi masing-masing kehamilan.

Apakah semua obat aman untuk kehamilan awal?

Tidak semua obat aman digunakan selama kehamilan, terutama pada fase awal pembentukan organ. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi obat, vitamin, atau suplemen apa pun.