Ad Placeholder Image

Furosemide Obat Apa? Harga dan Kegunaan [Update 2026]

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Furosemide Obat Apa? Harga & Kegunaan [Update 2026]

Furosemide Obat Apa? Harga dan Kegunaan [Update 2026]Furosemide Obat Apa? Harga dan Kegunaan [Update 2026]

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan kaki atau tangan yang membengkak secara tiba-tiba? Kondisi ini dalam dunia medis sering disebut sebagai edema, yaitu penumpukan cairan berlebih di dalam jaringan tubuh. Penumpukan cairan ini bukan hanya mengganggu penampilan, tetapi bisa menjadi indikasi adanya masalah pada organ vital seperti jantung, ginjal, atau hati. Untuk mengatasi hal ini, dokter biasanya meresepkan golongan obat diuretik, salah satunya adalah Furosemide.

Furosemide bekerja dengan cara membantu ginjal membuang kelebihan garam dan air melalui urine. Selain untuk mengatasi pembengkakan, obat ini juga sangat krusial dalam mengontrol tekanan darah tinggi (hipertensi). Mengingat fungsinya yang sangat kuat dalam memengaruhi keseimbangan elektrolit tubuh, memahami furosemide obat apa harga dan bagaimana cara kerjanya menjadi sangat penting agar pengobatan berjalan efektif dan aman.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan Furosemide memerlukan pengawasan medis yang ketat. Kesalahan dosis atau penggunaan tanpa indikasi yang tepat dapat menyebabkan dehidrasi hingga gangguan ginjal yang serius. Oleh karena itu, edukasi mengenai profil obat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia yang memiliki prevalensi hipertensi dan penyakit degeneratif cukup tinggi.

Nah, mau tahu apa saja pilihan Furosemide dan informasi lengkap mengenai kegunaannya? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Furosemide yang Ampuh

Berikut adalah beberapa produk Furosemide yang tersedia di apotek dan sering diresepkan oleh dokter. Pastikan kamu selalu berkonsultasi untuk mendapatkan dosis yang tepat sesuai kondisi kesehatanmu.

1. Furosemide 40 mg 10 Tablet

Furosemide 40 mg adalah sediaan generik yang mengandung zat aktif Furosemide. Sebagai golongan loop diuretic, obat ini bekerja pada bagian ginjal yang disebut Lengkung Henle untuk menghambat penyerapan kembali natrium dan klorida. Hal ini memicu peningkatan produksi urine sehingga cairan berlebih dalam tubuh dapat dikeluarkan.

Manfaat utamanya adalah mengatasi edema yang berkaitan dengan gagal jantung kongestif, sirosis hati, dan penyakit ginjal. Selain itu, obat ini juga efektif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi ringan hingga sedang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa untuk Edema: Dosis awal 20-80 mg sebagai dosis tunggal. Jika perlu, dosis dapat ditingkatkan perlahan.
  • Dewasa untuk Hipertensi: 40 mg dua kali sehari, disesuaikan dengan respons pasien.
  • Anak-anak: Dosis harus ditentukan oleh dokter berdasarkan berat badan anak.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Furosemide 40 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Lasix 40 mg 10 Tablet

Lasix merupakan salah satu merek dagang Furosemide yang diproduksi oleh Sanofi dan sudah sangat dikenal luas di dunia medis. Kandungan utamanya adalah Furosemide 40 mg. Obat ini bekerja sangat cepat (onset cepat) dalam mengeluarkan cairan, sehingga sering menjadi pilihan utama dalam kondisi darurat medis seperti edema paru akut.

Manfaat Lasix meliputi penanganan retensi cairan pada pasien dengan gangguan fungsi jantung dan pemeliharaan tekanan darah agar tetap stabil guna mencegah risiko stroke dan serangan jantung.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: Umumnya 1/2 hingga 1 tablet sehari, sebaiknya diminum pagi hari agar tidak mengganggu waktu tidur karena frekuensi buang air kecil yang meningkat.
  • Dosis maksimal dan durasi terapi bergantung pada instruksi spesifik dari dokter spesialis.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lasix 40 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengonsumsi Furosemide
  1. Minumlah obat ini di pagi hari untuk menghindari terbangun di malam hari karena keinginan buang air kecil.
  2. Konsumsi makanan tinggi kalium seperti pisang atau kentang, karena Furosemide dapat menyebabkan kadar kalium dalam darah menurun.
  3. Lakukan pengecekan tekanan darah secara rutin secara mandiri di rumah.

3. Farsix 40 mg 10 Tablet

Farsix mengandung Furosemide 40 mg yang diproduksi oleh Fahrenheit. Obat ini memiliki profil farmakokinetik yang efektif untuk membantu pasien yang mengalami penumpukan cairan akibat sindrom nefrotik atau gangguan fungsi hati kronis. Dengan berkurangnya cairan, beban kerja jantung akan menjadi lebih ringan.

Manfaat obat ini sangat terasa bagi pasien yang merasa sesak napas akibat cairan yang menumpuk di paru-paru (edema paru) atau perut (asites).

Dosis dan aturan pakai:

  • Dosis awal dewasa: 20-40 mg sebagai dosis tunggal.
  • Jika digunakan untuk hipertensi kronis, dosis mungkin diberikan dalam rentang yang lebih kecil namun rutin setiap hari.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Farsix 40 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Uresix 40 mg 10 Tablet

Uresix adalah pilihan lain dari Furosemide yang sering digunakan untuk manajemen jangka panjang pasien gagal jantung. Obat ini bekerja secara poten untuk memastikan ekskresi air dan elektrolit berjalan optimal sesuai kebutuhan klinis pasien.

Manfaat utama Uresix adalah mengurangi bengkak pada tungkai bawah dan mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular pada pasien hipertensi yang tidak merespons obat diuretik golongan lain.

Dosis dan aturan pakai:

  • Sesuai instruksi dokter, biasanya dimulai dari dosis terendah 20 mg hingga 40 mg per hari.
  • Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan, namun disarankan untuk konsisten di waktu yang sama setiap hari.

Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Uresix 40 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Efek Samping dan Kapan Harus ke Dokter

Meskipun sangat bermanfaat, Furosemide memiliki beberapa efek samping yang perlu diwaspadai. Karena obat ini memicu pengeluaran urine dalam jumlah banyak, risiko dehidrasi adalah hal yang paling umum terjadi. Gejalanya meliputi mulut kering, rasa haus yang berlebihan, dan pusing saat berdiri mendadak (hipotensi ortostatik).

1. Ketidakseimbangan Elektrolit

Furosemide tidak hanya membuang air, tetapi juga mineral penting seperti kalium, magnesium, dan natrium. Jika kadar kalium terlalu rendah (hipokalemia), kamu mungkin akan merasakan kram otot, lemas, atau detak jantung yang tidak teratur. Dokter biasanya akan menyarankan cek darah rutin untuk memantau kadar elektrolit ini.

2. Kapan Harus Mengubungi Medis?

Jika kamu mengalami gejala alergi berat seperti ruam kulit yang luas, pembengkakan pada wajah, atau kesulitan bernapas setelah minum obat, segera cari bantuan medis. Selain itu, jika terjadi penurunan pendengaran secara tiba-tiba (telinga berdenging), segera hentikan penggunaan karena Furosemide dalam dosis tinggi bersifat otoksik atau dapat merusak pendengaran.

Studi Mengenai Furosemide dan Gagal Jantung

The New England Journal of Medicine menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan diuretik loop seperti Furosemide tetap menjadi lini pertama dalam manajemen pasien dengan gagal jantung akut untuk mengurangi gejala sesak napas secara cepat. Studi tersebut menekankan pentingnya titrasi dosis yang tepat untuk menghindari gangguan fungsi ginjal akut.

Penelitian lain menunjukkan bahwa pemberian Furosemide pada pagi hari secara signifikan menurunkan angka rawat inap ulang pada pasien hipertensi yang memiliki kecenderungan retensi cairan. Relevansinya adalah pasien harus disiplin dalam jadwal minum obat agar efektivitas hemodinamik tubuh tetap terjaga.

Penting bagi kamu untuk selalu mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi obat-obatan keras ini. Jangan pernah menambah atau mengurangi dosis secara mandiri karena risiko komplikasi jantung dan ginjal sangat nyata. Jika kamu merasa bengkak tidak kunjung surut atau tekanan darah tetap tinggi meskipun sudah minum obat, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat dengan cara beli obat online di Halodoc. Produk yang tersedia dijamin 100% asli dan akan diantar langsung ke rumahmu.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc. Pastikan kamu melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang akurat.

Punya Keluhan Pembengkakan atau Darah Tinggi? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti kaki bengkak atau tekanan darah yang sulit turun, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Furosemide (Oral Route) Precautions.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Furosemide Tablets: Side Effects and Dosage.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Daftar Obat Esensial Nasional: Furosemid.
WebMD. Diakses pada 2026. Furosemide – Uses, Side Effects, and Warnings.
WHO. Diakses pada 2026. Model List of Essential Medicines for Hypertension and Edema.

FAQ

1. Furosemide obat apa harga berapa di apotek?

Furosemide adalah obat diuretik untuk membuang cairan berlebih. Harganya sangat terjangkau, mulai dari kisaran Rp2.000 hingga Rp20.000 per strip tergantung merek dan dosisnya.

2. Apakah Furosemide bisa menyebabkan lemas?

Ya, karena obat ini membuang cairan dan elektrolit, kamu bisa merasa lemas jika kekurangan kalium atau mengalami dehidrasi ringan.

3. Bolehkah meminum Furosemide sebelum tidur?

Sangat tidak disarankan karena akan membuat kamu bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air kecil, yang akhirnya mengganggu kualitas tidur malammu.

4. Apakah penderita sakit ginjal boleh minum Furosemide?

Furosemide sering digunakan untuk pasien ginjal, namun dosisnya harus sangat ketat dipantau oleh dokter karena ginjal yang rusak memiliki sensitivitas berbeda terhadap obat ini.