• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gejala Ejakulasi Dini yang Harus Pria Tahu

Gejala Ejakulasi Dini yang Harus Pria Tahu

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Ejakulasi dini terjadi ketika seorang pria berejakulasi lebih cepat selama hubungan intim. Ejakulasi dini adalah kondisi yang umum terjadi dengan banyak faktor pemicu. Beberapa gejala ejakulasi dini adalah hampir selalu ejakulasi dalam satu menit penetrasi, tidak dapat menunda ejakulasi selama hubungan intim di hampir sepanjang waktu, dan merasa tertekan dan frustrasi, sehingga cenderung menghindari keintiman seksual.

Pengobatan, konseling, dan teknik berhubungan intim yang menunda ejakulasi atau kombinasi dari semuanya dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan seks untuk kamu dan pasangan. Informasi selengkapnya ada di bawah ini!

Mengenal Gejala Ejakulasi Dini

Banyak pria merasa bahwa mereka memiliki gejala ejakulasi dini, tetapi gejalanya tidak memenuhi kriteria diagnostik untuk ejakulasi dini. Sebaliknya orang-orang ini mungkin memiliki ejakulasi dini variabel alami yang mencakup periode ejakulasi cepat serta periode ejakulasi normal.

Baca juga: 5 Cara Alami Ejakulasi Dini

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, gejala utama dari ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi selama lebih dari satu menit setelah penetrasi. Namun, masalahnya mungkin terjadi di semua situasi seksual, bahkan selama masturbasi.

Ejakulasi dini dapat diklasifikasikan sebagai:

1.Primer 

Ejakulasi dini seumur hidup yang terjadi sepanjang atau hampir sepanjang waktu dimulai dengan pertemuan seksual pertama.

  1. Sekunder

Ejakulasi dini terjadi setelah kamu memiliki pengalaman seksual sebelumnya tanpa masalah ejakulasi.

Bicarakan dengan dokter jika kamu mengalami ejakulasi lebih cepat dari yang dinginkan di sebagian besar hubungan seksual. Biasanya pria merasa malu mendiskusikan masalah kesehatan seksual, tetapi jangan biarkan hal itu menghalangi kamu berbicara dengan dokter. Ejakulasi dini adalah masalah umum dan dapat diobati.

Baca juga: 5 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Lama Tidak Berhubungan Intim

Bagi sebagian pria, percakapan dengan dokter mungkin membantu mengurangi kekhawatiran tentang ejakulasi dini sekaligus menambah informasi seksual yang benar. Informasi selengkapnya mengenai dampak ejakulasi dini bisa ditanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc.  

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini dapat menyebabkan masalah dalam kehidupan pribadi, termasuk stres dalam hubungan. Ejakulasi dini juga kadang-kadang dapat membuat pembuahan sulit bagi pasangan yang mencoba untuk memiliki bayi, jika ejakulasi terjadi sebelum penetrasi.

Faktor psikologis menjadi penyebab ejakulasi dini, ini termasuk pengalaman seksual traumatis, pelecehan seksual, citra tubuh yang buruk, depresi, kekhawatiran akan ejakulasi dini, serta perasaan bersalah yang meningkatkan kecenderungan untuk tergesa-gesa saat berhubungan intim.

Kemudian, ada juga penyebab-penyebab lain seperti disfungsi ereksi. Pria yang cemas tentang mendapatkan atau mempertahankan ereksi selama hubungan seksual mungkin membentuk pola terburu-buru untuk berejakulasi, yang bisa sulit diubah.

Banyak pria dengan ejakulasi dini juga memiliki masalah dengan kecemasan. Baik secara khusus tentang kinerja seksual maupun terkait dengan masalah lain. Perawatan untuk ejakulasi dini akan bervariasi tergantung pada penyebab dan apakah ejakulasi seumur hidup atau hanya sesekali. 

Tergantung bagaimana kondisimu, biasanya dokter ataupun ahli medis akan memberikan penanganan tergantung dari kondisi. Kamu bisa melakukan latihan kegel yang dirancang untuk memperkuat dasar panggul. 

Caranya adalah menghentikan buang air kecil di tengah aliran. Ini adalah tindakan yang dibutuhkan melatih kandung kemih. Kontraksikan otot dengan kuat dan tahan selama 10 detik. Ulangi 10 kali, tiga kali sehari.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Premature Ejaculation.
Better Health Channel. Diakses pada 2020. Premature Ejaculation.