• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hal-Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Alami Giardiasis

Hal-Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Alami Giardiasis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Sistem pencernaan yang sehat dapat menimbulkan banyak dampak positif pada tubuh. Hal tersebut dapat memaksimalkan penyerapan nutrisi-nutrisi yang masuk ke tubuh dan memperlancar buang air besar. Bahkan, saluran cerna yang sehat dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak-anak.

Namun, mungkin saja sistem pencernaan kamu terserang infeksi oleh parasit yang terkandung di dalam makanan. Salah satu gangguan yang dapat terjadi adalah giardiasis. Selain itu, seseorang yang mengidap giardiasis dapat mengalami gejala yang mirip dengan penyakit lain. Maka dari itu, kamu harus tahu hal apa saja yang dapat terjadi pada tubuh sangat mengalami gangguan pada sistem pencernaan tersebut!

Baca juga: Penyebab Anak-Anak Rentan Mengalami Giardiasis

Gejala yang Timbul saat Mengidap Giardiasis

Giardiasis adalah gangguan pada sistem pencernaan yang menyebabkan diare yang ditimbulkan oleh parasit jenis Giardia. Parasit sendiri adalah organisme yang berada dalam tubuh makhluk lain untuk bertahan hidup. Setelah seseorang terinfeksi oleh parasit tersebut, penularannya dapat melalui kotoran dan makanan yang terkontaminasi. Saat berada di luar tubuh, parasit tersebut dapat bertahan dalam hitungan minggu hingga bulan.

Lalu, hal apa saja yang dapat terjadi pada tubuh saat mengidap giardiasis?

Beberapa orang yang terinfeksi oleh parasit giardia tidak menimbulkan gejala apa pun, tetapi masih membawa parasit tersebut dan dapat menularkannya kepada orang lain melalui tinja. Namun, gejalanya dapat muncul dalam waktu satu hingga tiga minggu setelah terpapar. Berikut ini beberapa hal yang dapat terjadi pada seseorang yang mengidap giardiasis:

  • Diare yang encer, terkadang berbau busuk yang mungkin juga berminyak.
  • Mengalami kram perut dan kembung.
  • Mual dengan atau tanpa muntah.
  • Intoleransi baru terhadap susu dan makanan olahan susu.
  • Kehilangan selera makan.
  • Penurunan berat badan.

Beberapa gejala dapat timbul disebabkan oleh perubahan secara bertahap pada lapisan usus karena infeksi parasit tersebut. Hal tersebut dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap lemak, sehingga kotoran mungkin lebih banyak lemak selama terjadi infeksi. Maka dari itu, kotoran yang keluar dapat melayang di air dan berbau busuk.

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait gejala lainnya yang dapat timbul saat seseorang mengidap giardiasis. Beberapa fitur pada aplikasi Halodoc, seperti Chat atau Voice/Video Call, dapat dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung dengan ahli medis. Caranya mudah sekali, download aplikasinya sekarang juga!

Baca juga: Perlu Tahu 7 Gangguan Pencernaan dari yang Ringan Sampai Berat

Penyebab dari Giardiasis

Parasit penyebab penyakit ini dapat hidup di usus manusia dan hewan. Sebelum parasit tersebut masuk ke dalam tinja, makhluk tersebut terbungkus dalam cangkang keras sehingga dapat bertahan hidup di luar usus selama berbulan-bulan. Saat menjadi inang, cangkang tersebut dapat larut dan parasit bergerak bebas di dalam tubuh. Hal ini dapat terjadi karena beberapa hal berikut:

1. Menelan Air yang Terkontaminasi

Salah satu penyebab dari giardiasis adalah mengonsumsi air yang telah terkontaminasi parasit penyebabnya. Parasit tersebut dapat ditemukan pada danau, kolam, sungai, bahkan sumber-sumber air lainnya. Maka dari itu, ada baiknya untuk mengonsumsi air yang sudah matang agar dapat memastikan semua parasit penyebab gangguan saluran pencernaan tersebut hilang sepenuhnya.

2. Mengonsumsi Makanan yang Telah Terkontaminasi

Gangguan ini juga dapat ditularkan melalui makanan, baik dari sumber bahannya maupun mencuci dengan air yang telah terkontaminasi. Selain itu, kamu juga dapat tertular giardiasis saat tidak mencuci tangan secara menyeluruh. Karena biasanya makanan dimasak sebelum disajikan, maka kemungkinan untuk terserang gangguan pada sistem pencernaan ini lebih kecil dibandingkan saat meminum air yang sudah terkontaminasi.

Baca juga: Susah BAB Bisa Jadi Tanda Wasir?

Nah, itulah pembahasan terkait hal yang dapat terjadi saat seseorang mengidap giardiasis. Maka dari itu, jika kamu mengalami semua hal tersebut ada baiknya langsung memeriksakan diri ke dokter. Dengan begitu, penanganan lebih cepat dapat dilakukan agar komplikasi yang berbahaya dapat dihindari.

Referensi:
CDC. Diakses pada 2020. Parasites - Giardia.
Health Harvard Publishing. Diakses pada 2020. Giardiasis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Giardia infection (giardiasis).